BPS: Stok Beras April 2022: 10,15 Juta Ton dan Tiap Bulan Ada Panen
Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah (Kedua dari Kanan) Mengatakan Bahwa Stok Beras di Seluruh Institusi Cenderung Mengalami Peningkatan Bulan April Dibanding Bulan Mei 2022.

BPS: Stok Beras April 2022: 10,15 Juta Ton dan Tiap Bulan Ada Panen

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) merilis survei cadangan beras nasional (SCBN) 2022. Survei ini meliputi penghitungan ketersediaan cadangan beras di tingkat rumah tangga, penggilingan, pedagang beras, bulog, horeka, industri dan pengolahan.


“Berdasarkan hasil survei, stok beras nasional periode 31 Maret 2022 mencapai 9,11 juta ton beras. Kemudian pada 30 April 2022 meningkat 10,15 juta ton dan stok pada bulan Juni 2022 menjadi 9,71 juta ton,” ujar Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah, Senin, 8 Agustus 2022.


Habibullah mengatakan, stok beras pada bulan Juni 2022 sebagian besar berada di institusi rumah tangga yang mencapai 6,6 juta ton, kemudian di pedagang 1,04 juta ton, BULOG 1,11 juta ton, penggilingan 0,69 juta ton dan di horeka maupun industri sebesar 0,28 juta ton.


“Secara umum, rata-rata stok beras di seluruh institusi cenderung mengalami peningkatan pada periode 30 April 2022 dibandingkan periode 31 Maret 2022,” katanya.



Ditambahkan Habibullah, rata-rata stok beras di rumah tangga dan produsen mencapai kurang lebih 390-443 kilogram per rumah tangga produsen, atau lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata stok beras di rumah tangga konsumen yang hanya 9-10 kilogram per rumah tangga konsumen.


“Hasil SCBN22 telah mengkonfirmasi posisi surplus beras periode 2019 smpai dengan Juni 2022 dengan menggunakan KSA BPS. Stok beras kita mencukupi dan akan terus bertambah seiring dengan adanya panen tiap bulan hingga akhir Desember 2022. Indonesia Swasembada Beras,” katanya.


Habibullah mengatakan, survei ini sekaligus menyamakan data antar lintas kementerian dan lembaga sehingga data stok beras nasional bisa digunakan sebagai pijakan dalam mengambil keputusan.


“Survei ini kami lakukan pada bulan Juni 2022 yang digelar di 34 provinsi meliputi 490 kabuputen/kota dengan jumlah sampel 47.817 sampel yang terdiri dari 14.100 sampel rumah tangga dan 33.717 sampel non rumah tangga dengan melibatkan 1.900 orang petugas sebagai enumerator,” katanya.


Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan bahwa survei data ini menjadi penting untuk menentukan program penguatan produksi ke depan. Apalagi, di saat negara-negara di dunia tengah menghadapi ancaman krisis global.


“Saya dan jajaran dinas di-challenge terus, dimana ada dua hal setelah 2019 sampai hari ini: tidak ada impor beras umum. Kemudian, produksi data BPS KSA selalu meningkat dari tahun ke tahun dan menunjukkan surplus. Tapi saya ditambah tugas lagi yang harus diwujudkan bareng-bareng yaitu produktivitas harus naik, bahkan supaya lebih tinggi lagi dari yang sekarang, stok dan sebarannya terdata dengan baik” katanya.


Suwandi berharap, kolaborasi Kementan dan BPS dapat terus ditingkatkan untuk kepentingan bangsa yang lebih besar. Harapannya ini bisa dimanfaatkan bagi semua pihak dalam rangka mengambil keputusan dan mempunyai gambaran yang utuh tentang kondisi perberasan nasional.


“Dari sisi produksi sudah terlihat melalui data KSA, dari sisi konsumsi juga pendataannya sudah ada. Dari saat ini terlihat kondisi dan persebarannya,” ucapnya.


Perlu diketahui, produksi beras nasional pada tahun 2019 mencapai 31,31 juta ton, meningkat di tahun 2020 menjadi 31,36 juta ton dan di tahun 2021 sebesar 31,33 juta ton. Disisi lain, ekspor pertanian dari tahun ke tahun juga mengalami kenaikan yang diikuti kenaikan NTP maupun NTUP.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kiyai Said Aqil Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kiyai Said Aqil Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Pilarpertanian – Mantan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj mengajak masyarakat Indonesia untuk menguatkan sistem ketahanan pangan nasional yang kini mulai terdampak akibat krisis global. Menurutnya, apabila kondisi pangan terganggu maka bukan tidak mungkin stabilitas keamanan dan krisis politik juga akan terganggu. “Tidak lama lagi kalau benar akan terjadi krisis yang luar biasa dan […]

Komitmen Tingkatkan Ekspor, Alpukat Pameling Siap Dukung Menuju Indonesia Emas

Komitmen Tingkatkan Ekspor, Alpukat Pameling Siap Dukung Menuju Indonesia Emas

Pilarpertanian – Komitmen untuk siap bersaing di pasar internasional disampaikan oleh Dirjen Hortikultura, Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc saat berkunjung di Desa Krain, Pulosari, Pasuruan (Kamis, 15/9/2022). Menuju pasar ekspor tersebut untuk merespon tingginya konsumsi alpukat secara global. Menurutnya, nilai ekspor Indonesia ke luar negeri saat ini masih kurang maksimal. Disebutkannya, ekspor […]

Gairah Pangan Lokal Substitusi Impor, Kementan Genjot Produksi Singkong

Gairah Pangan Lokal Substitusi Impor, Kementan Genjot Produksi Singkong

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) sangat serius menyiapkan berbagai terobosan guna memperkuat produksi pangan untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim ekstrim dan geopolitik konflik Rusia-Ukraina. Salah satunya menggenjot produksi singkong sebagai pangan substitusi gandum dan komoditas lainnya untuk bahan dasar pada industri makanan dan bahan baku industri pakan. Langkah utama yang menentukan keberhasilan peningkatan […]

Kementan dan Bank Dunia Bersinergi Bangun Pertanian Berketahanan Iklim

Kementan dan Bank Dunia Bersinergi Bangun Pertanian Berketahanan Iklim

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) dan Bank Dunia bersinergi dalam melakukan pembangunan pertanian yang berketahanan iklim dan rendah emisi karbon. Upaya ini dilakukan dalam menyusun langkah adaptasi sistem pertanian dan pangan nasional yang tangguh terhadap berbagai potensi goncangan. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan Bank Dunia memegang peran penting saat ini dalam mendukung pembangunan sektor […]

Kementan Intensif Pantau dan Kendalikan Hama Di Subang

Kementan Intensif Pantau dan Kendalikan Hama Di Subang

Pilarpertanian – Memasuki Musim Tanam (MT) 2022/2023, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Ditjen Tanaman Pangan intensif memantau serta mengendalikan hama dan penyakit tanaman atau yang disebut juga dengan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Sementara ini, upaya pengendalian OPT diintensifkan di wilayah pantura Jawa Barat, seperti Subang, Indramayu dan Cirebon sebagai daerah endemis Wereng […]

Perkuat Pertanian Berkelanjutan, Kementan Gencarkan Penggunaan Bahan Organik

Perkuat Pertanian Berkelanjutan, Kementan Gencarkan Penggunaan Bahan Organik

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggalakkan penggunaan bahan organik untuk pembangunan pertanian berkelanjutan sehingga pertanian terus berproduksi walau dihadapkan tantangan perubahan iklim ekstrim global dan lainnya. Salah satunya dengan mengajarkan pembuatan asam humat dari eceng gondok untuk menyehatkan dan perlindungan tanaman secara alami. Sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi pada masyarakat petani, Kementan menyelenggarakan Bimbingan […]

Mentan SYL Minta Mahasiswa PEPI Bangun Sektor Pangan Yang Lebih Kuat

Mentan SYL Minta Mahasiswa PEPI Bangun Sektor Pangan Yang Lebih Kuat

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meminta mahasiswa Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI) ikut membangun sektor pangan nasional yang jauh lebih kuat. Dia ingin, mahasiswa menjadi garda terdepan dalam menjadikan pertanian sebagai kekuatan utama membangun bangsa dan negara. “Kita berharap mahasiswa PEPI lebih berkualitas di bidang pertanian dan enjiniring pertanian. Tentu saja […]

Kementan Dukung Petani Aceh Giat Ber-PHT

Kementan Dukung Petani Aceh Giat Ber-PHT

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya membangkitkan kembali budidaya tanaman yang sehat dan ramah lingkungan di tengah mahalnya sarana produksi seperti pupuk dan pestisida kimia. Salah satu upaya yang terus ditempuh adalah dengan memasifkan budidaya tanaman sehat sesuai dengan prinsip-prinsip Pengelolaan Hama Terpadu (PHT). Seperti halnya petani di tanah rencong, tepatnya di Aceh Utara […]

Produksi Benih Padi Inpari Nutrizinc, Simalungun Siap Atasi Stunting

Produksi Benih Padi Inpari Nutrizinc, Simalungun Siap Atasi Stunting

Pilarpertanian – Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita, akibat kekurangan nutrisi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak anak dalam kandungan. Kondisi ini baru akan terlihat ketika anak menginjak usia dua tahun. Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa, karena mengganggu pertumbuhan fisik […]