Kementan Dorong Potensi Durian Babel Sebagai Unggulan Nasional
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Leli Nuryati Saat Menjadi Juri Kontes Durian Tersebut di Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, Bangka Belitung.

Kementan Dorong Potensi Durian Babel Sebagai Unggulan Nasional

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) menyambut positif Kontes Durian Tingkat Provinsi Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Lewat kontes durian ini, Kementan dapat mengakselerasi pendaftaran dan pelepasan varietas unggul lokal secara nasional guna meningkatkan produksi dalam negeri bahkan ekspor.


“Kegiatan ini menjadi ajang pencarian varietas durian unggul lokal yang berpotensi untuk didaftarkan dan dilepas sebagai varietas resmi serta dikembangkan lebih lanjut di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” demikian kata Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Leli Nurryati yang hadir menjadi juri kontes durian tersebut di Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (9/7/2026).


“Selain kualitas buah, salah satu syarat utama peserta adalah varietas yang dilombakan belum pernah terdaftar maupun dilepas oleh pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi,” sambungnya.


Bersamaan, Staf Ahli Gubernur Kepulauan Babel Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Andri Nurtito mengatakan durian merupakan salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tak hanya itu, durian juga menjadi identitas kekayaan hayati Bangka Belitung sehingga harus terus dikembangkan melalui inovasi dan teknologi modern.



“Melalui kontes ini diharapkan dapat ditemukan varietas-varietas terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya.


Lebih lanjut Andri menekankan melalui penyelenggaraan kontes ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel berharap semakin banyak varietas durian lokal unggul yang terdokumentasi, terlindungi dan memiliki nilai tambah ekonomi bagi petani. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian sumber daya genetik lokal.


“Bahkan sekaligus dapat memperkuat posisi Bangka Belitung sebagai salah satu sentra durian unggulan di Indonesia,” terangnya.


Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Babel, Kurniawan menjelaskan kontes ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaring plasma nutfah dan varietas unggul lokal yang memiliki keunikan serta kualitas terbaik. Varietas-varietas durian yang terpilih nantinya akan difasilitasi untuk proses pendaftaran dan pelepasan varietas.


“Dengan demikian dapat memperoleh pengakuan resmi serta menjadi sumber benih yang dapat dikembangkan lebih luas,” tegasnya.


Turut hadir Bupati Bangka Barat, Markus, para petani, masyarakat setempat, serta peserta kontes dari berbagai daerah.


Sebagai informasi, proses penilaian dalam kontes durian ini dilakukan secara ketat oleh tim juri yang berasal dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Universitas Bangka Belitung, dan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bangka Belitung.


Penilaian dilakukan berdasarkan delapan kriteria utama, yaitu performa buah, warna daging buah, jumlah pongge, ketebalan kulit, kelezatan daging buah, tekstur daging buah, ketebalan daging buah, dan ukuran biji. Kriteria tersebut digunakan untuk memastikan varietas yang terpilih memiliki karakter unggul dan layak dikembangkan.


Setelah melalui proses penilaian, dewan juri menetapkan lima pemenang terbaik sebagai berikut:
Juara I: Durian Bebek (Nomor 05) asal Desa Beruas, Kabupaten Bangka Barat, dengan hadiah sebesar Rp11.500.000.
Juara II: Katon Wak Ulu (Nomor 25) asal Desa Pelangas, Kabupaten Bangka Barat, dengan hadiah sebesar Rp9.500.000.
Juara III: Klubi Mas (Nomor 01) asal Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah, dengan hadiah sebesar Rp7.000.000.
Harapan I: Katon (Nomor 32) asal Desa Air Belo, Kabupaten Bangka Barat, dengan hadiah sebesar Rp5.500.000.
Harapan II: Katon RJ (Nomor 41) asal Desa Tarang Gunung, Pelangas, Kabupaten Bangka Barat, dengan hadiah sebesar Rp3.500.000.


Kontes durian ini diikuti 52 peserta dari kabupaten/kota di Babel dan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para petani dan pecinta durian.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Didukung 26 Organisasi Kepemudaan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras Fortifikasi

Didukung 26 Organisasi Kepemudaan, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras Fortifikasi

Pilarpertanian – Upaya pemerintah membongkar dugaan praktik mafia beras fortifikasi mendapat dukungan kuat dari 26 organisasi kepemudaan nasional. Dalam pertemuan di kediamannya di Kalibata, Jakarta, Minggu (2/8), Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama para pimpinan organisasi kepemudaan sepakat mengawal penuntasan praktik yang dinilai merugikan petani sekaligus merampas hak masyarakat. Di hadapan para pemuda, Mentan […]

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Pilarpertanian – Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menyambut baik penjelasan juru bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengenai mekanisme dukungan Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pascabencana hidrometeorologi di Aceh. “Penjelasan yang disampaikan Pemerintah Aceh sudah tepat dan sejalan dengan data yang kami miliki. Ini menunjukkan komunikasi yang […]

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi khusus kepada Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berani menyuarakan persoalan masyarakat di daerah asalnya hingga mendorong pemerintah turun langsung melihat kondisi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Sabtu (8/8), […]

Hingga Agustus 2026, Kementan Terbitkan 889 Sertifikat Hak PVT Untuk Percepat Penyediaan Benih Unggul Baru

Hingga Agustus 2026, Kementan Terbitkan 889 Sertifikat Hak PVT Untuk Percepat Penyediaan Benih Unggul Baru

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini kembali menerbitkan Sertifikat Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) sebagai bentuk komitmen nyata untuk menyediakan benih varietas unggul baru guna mengakselerasi terwujudnya swasembada pangan nasional berkelanjutan. Berdasarkan data Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), jumlah sertifikat Hak PVT yang diterbitkan pada bulan Januari-Agustus 2026 sebanyak 63 sertifikat […]

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta dan memilih terbang langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8). Keputusan tersebut diambil setelah Amran mendengar langsung aspirasi mahasiswa asal Alor, Adriano Padama, saat mengisi kuliah umum di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Kamis (6/8). Dalam kesempatan tersebut, Adriano menyampaikan […]

Brigade Pangan Insan Cita Jayakerta Jadi Model Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian

Brigade Pangan Insan Cita Jayakerta Jadi Model Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus memperkuat pengembangan Brigade Pangan sebagai strategi percepatan modernisasi pertanian, peningkatan produktivitas, serta regenerasi petani untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan. Melalui penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan alat dan mesin pertanian, serta pengembangan sumber daya manusia pertanian, Brigade Pangan diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pertanian modern di berbagai daerah. Menteri Pertanian […]

Kementan Genjot Indeks Pertanaman Melalui Gerakan Tanam Serempak Oplah dan CSR

Kementan Genjot Indeks Pertanaman Melalui Gerakan Tanam Serempak Oplah dan CSR

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali melaksanakan Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (31/7/2026) sebagai upaya meningkatkan indeks pertanaman, memperkuat produksi pangan nasional, serta mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Kumapo, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, dan dilaksanakan secara serempak di 25 provinsi […]

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa persoalan mafia beras bukan semata-mata soal besaran keuntungan pelaku usaha, melainkan praktik penipuan yang merugikan masyarakat dalam skala sangat besar. Penegasan tersebut disampaikan di Mentan di hadapan 5.155 mahasiswa baru Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Tahun Akademik 2026/2027 usai memberikan kuliah umum, Kamis (6/8). Dalam kesempatan […]

Panen Perdana PM-AAS di Sidrap Lampaui Target, Hasil Capai 11,2 Ton per Hektare

Panen Perdana PM-AAS di Sidrap Lampaui Target, Hasil Capai 11,2 Ton per Hektare

Pilarpertanian – Penerapan Program Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) kembali membuktikan keberhasilannya dalam meningkatkan produktivitas padi nasional. Setelah sebelumnya mencatat hasil ubinan mencapai 10,43 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kini PM-AAS di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mencetak capaian yang lebih tinggi. Panen perdana di […]