Tanam Diluar Musim, Nasa 29 Tumbuh Optimal di Kalteng

Pilar Pertanian Rabu, 07/11/2018 04:37 WIB · 47 kali dilihat
Tanam Diluar Musim, Nasa 29 Tumbuh Optimal di Kalteng Foto. Tanam jagung Nasa 29 di Kalteng dapat berproduksi dengan baik.

Pilar - Kegiatan Produksi Benih Jagung varietas Nakula Sadewa (Nasa) 29 untuk percepatan diseminasi Benih yang dilaksanakan BPTP Kalteng berjalan sukses.

Menurut Kepala BPTP Kalteng Dr. FF.Munier kegiatan perbenihan jagung yang dilaksanakan BPTP seluas 6 ha di desa Garantung Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau tergolong berhasil mengingat saat penanaman dilakukan di luar musim tanam yang semestinya, saat itu memasuki musim kemarau dan ketersediaan air yang sangat terbatas, sehingga dikhwatirkan pertumbuhannya tidak optimal.

Namun, Seni (5/11/2018) kami bangga dengan upaya yang dilakukan, panen benih jagung Nasa 29 mencapai 3.7 ton/ha. "Suatu hasil yang mengembirakan untuk tanam di luar musim", ungkap Kepala BPTP Kalteng.

Kepala BPSB Prov. Kalteng Ir.Yandi Sanden yang ikut hadir di kegiatan panen tersebut menyambut baik kegiatan panen jagung Nasa 29 ini, karena saat ini menurutnya semua kabupaten di Kalteng sedang berlomba-lomba mengembangkan jagung, sehingga ketersediaan benih Nasa 29 ini tentunya dapat memberikan semangat dan motivasi buat petani dan kelompok penangkar untuk meningkatkan produksi jagung di Kalteng.

Munurut penangung jawab kegiatan perbenihan jagung BPTP Kalteng Dr. Twenty Liana, Nasa 29 merupakan jagung isi tongkol ganda yang potensinya bila dikembangkan untuk jagung konsumsi dapat mencapai 13,5 ton/ha.

Sementara itu Marsudi (45 tahun), mewakili kelompok petani penangkar menyatakan bahwa petani sangat bersemangat untuk membudidayakan benih Nasa 29 ini. Kalau melihat hasilnya yang optimal ditanam di luar musim saja sudah tinggi katanya, apalagi di tanam disaat musim normal, dimana ketersediaan airnya yang cukup.

Namun Marsudi mengakui perlu upaya dan biaya yang lebih dikeluarkan mengingat penambahan biaya buat pengairan dan pompaniasasi.

Lebih lanjut dikatakaannya bahwa pasar jagung sangat menjanjikan, di Pelahaihari Kalimantan Selatan pedagang pengumpul besar disana bersedia menyerap 1.000 ton/musim tanam nya, dan harga jagung konsumsi saat ini berkisar Rp. 4.000/kg nya. Sedangkan untuk harga benih jagung di pasaran berkisar Rp. 40.000/kg nya. Suatu usaha yang cukup menjanjikan bagi Marsudi dan kelompok penangkar lainya.(Dedy Irwandi/Balitbangtan)