Balitbangtan Dukung Rencana Aksi Perbaikan Kualitas Lingkungan Pertanian

Pilar Pertanian Jumat, 12/07/2019 07:13 WIB
Balitbangtan Dukung Rencana Aksi Perbaikan Kualitas Lingkungan Pertanian Foto: Foto Bersama di Depan Gedung Peneliti Balingtan Saat Kunjungan.
Pilar Pertanian - Pertanian masa depan adalah pertanian berkelanjutan, berlanjut untuk saat ini, saat yang akan datang, dan untuk selamanya. Ke depan pembangunan pertanian dihadapkan berbagai tantangan yang semakin berat. Ketahanan pangan dan keamanan pangan menjadi isu global yang terus mengemuka, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari kita semua.

Untuk menyiapkan bahan rekomendasi kebijakan terkait dengan permasalahan yang dihadapi sektor pertanian dalam menghadapi perubahan iklim, Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Kementerian Pertanian, Ir. Pending Dadih Permana, M.Ec. Dev, bersama Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) menjalin kesepakatan untuk memajukan pertanian yang ramah lingkungan dan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Pending Dadih Permana atau yang akrab disapa Bapak Dadih dalam kunjungannya ke Balingtan di Jakenan Pati pada Kamis, 11 Juli 2019 mengemukakan bahwa sasaran Kementan, Indonesia sebagai lumbung pangan dunia di tahun 2045 bukan hal mustahil akan dapat kita capai seperti yang sering disampaikan Bapak Menteri Pertanian Dr. Andi Amran Sulaiman. Ada 3 sumber daya yang dimana Indonesia kaya akan hal itu. Ketiga hal tersebut yaitu lahan, sumber daya air, dan energi matahari yang berlimpah. Negara kita mempunyai semua persyaratan teknis teknologi budidaya, yang dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk membuat pertanian kita go internasional.
Namun akhir-akhir ini kita dihadapkan pada kendala lingkungan yang sangat menyita perhatian publik, walaupun sumbangan sektor pertanian terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) relatif kecil yaitu 1,3%, kita tetap berkontribusi pada kondisi lingkungan yang semakin tercemar dan pemanasan global saat ini. Program pemerintah terkait peningkatan produksi masih kurang di barengi dengan aspek lingkungan.

Selanjutnya Dadih Pending Permana berharap Balingtan ikut berperan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan di bidang lingkungan pertanian. Balingtan melalui tupoksi nya sebagai Balai yang melaksanakan penelitian terkait emisi GRK dan penanggulangan pencemaran bahan agrokmia dan pestisida harus membantu Kementerian Pertanian untuk menyusun bahan kajian sebagai rekomendasi untuk kebijakan terkait bidang lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut Kepala Balingtan Ir. Mas Teddy Sutriadi, MSi siap mendukung setiap kebijakan Kementan di bidang lingkungan dengan menyiapkan informasi dan teknologi ramah lingkungan yang telah dihasilkan serta pendampingannya.

Di awali dengan pulau Jawa, Dadih Pending akan melibatkan swasta untuk berkontribusi dalam memperbaiki kondisi lahan pertanian, baik secara maupun terkait penyediaan anggarannya. Ada banyak mitra yang bersedia mendukung Rencana Aksi perbaikan kualitas lingkungan tersebut.

Mari kita lakukan sekarang. Tidak ada besok atau lusa, harus sekarang. Ayo Kita bersama merumuskan hal di atas untuk mendukung perbaikan kualitas lingkungan pertanian yang kita cintai ini, tutup beliau. (OIR)

Redaksi: redaksi[at]pilarpertanian.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]pilarpertanian.com
Baca Juga
Newsfeed
  • {{ idnTime(feeds.publishdate) }}
MOST POPULAR