Pilar Pertanian

Berita Pertanian Aktual

07 July 2020

BKP Kementan Selenggarakan Bimtek Khusus Kearsipan

BKP Kementan Selenggarakan Bimtek Khusus Kearsipan
Foto : Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Riwantoro (Masker Hitam) Saat Menyelenggarakan Bimbingan Teknis Khusus Kearsipan.

Pilarpertanian - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) khusus para arsiparis dan pengadministrasi umum. Kegiatan ini dilaksanakan pada sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengawasan kearsipan internal yang dilakukan oleh tim audit dari Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kementan pada pekan lalu.

Sekretaris BKP, Riwantoro mengatakan kearsipan sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Pertama, hal ini ia buktikan sewaktu menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan maupun selama beberapa tahun terakhir di BKP.

“Pengalaman dalam beberapa kali kasus persidangan dapat dimenangkan dari dokumen arsip yang terbukti sah dan meyakinkan. Bayangkan kalau arsip tidak rapi atau tidak ketemu, bisa celaka,” demikian papar Riwantoro saat membuka Bimtek khusus kearsipan yang diikuti 41 peserta terdiri dari 7 fungsional arsiparis dan 34 staf administrasi umum di Lt.2 Gedung BKP Kanpus Kementan, di Jakarta, kemarin Senin (6/07/20).

Kedua, Riwantoro menjelaskan pentingnya kearsipan yakni arsip kelihatannya sepele dalam bentuk kertas, foto, ataupun video, akan tetapi sangat penting. Karena itu, penguatan tim arsip harus benar-benar diwujudkan, walau arsip terkadang diabaikan tapi kepentingannya luar biasa.

Ketiga, lanjutnya, melalui kegiatan Bimtek tersebut para administrasi umum dan para arsiparis bisa meningkatkan kemampuan dalam bidang arsip sehingga kedepan, Kementan khususnya BKP terus dapat melakukan perbaikan dalam bidang arsipnya. Karena sebaiknya arsip ini dimulai dari tenaga administrasi umum di bidangnya masing-masing.

“Kalau di bidangnya sudah tidak rapih pasti ke atasnya menjadi tidak rapih. Ada yang terkadang membuat surat yang penting substansinya padahal ada tatacara penulisan itu, yakni tata naskah dinas,” jelas Riwantoro.

Oleh karena itu, menurut Riwantoro Bimtek ini penting dilaksanakan 2 hingga 3 kali setahun. Selain untuk menampung aspirasi, juga meningkatkan diskusi supaya kearsipan di BKP bisa lebih baik lagi.

“Untuk itu saya sangat berharap kepada Subbag Kearsipan, Biro Umum Sekretariat Jenderal untuk bisa memfasilitasi dan terus melakukan pembinaan kepada para administrasi umum dan arsiparis di BKP,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala bagian (Kabag) Umum BKP, Hasyim Ashari yang juga merupakan panitia Bimtek menambahkan penyelenggaraan Bimtek bertujuan untuk memberikan pemahaman bersama tentang sosialisasi Permentan No.30 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kearsipan, selain itu juga tentang tata cara pengelolaan arsip.(BB)

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *