Pilar Pertanian

Berita Pertanian Aktual

07 July 2020

Jelang Idul Adha, Pasokan Pangan di Pasar Mitra Tani Cukup

Jelang Idul Adha, Pasokan Pangan di Pasar Mitra Tani Cukup
Foto : Pasokan Pangan di Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) Cukup dan Mampu Memenuhi Kebutuhan Pangan Jelang Idul Adha.

Pilarpertanian - Mengantisipasi kenaikan kebutuhan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha yang tiba di akhir Juli 2020, pasokan pangan di Pasar Mitra Tani Kementerian Pertanian dalam kondisi cukup dan aman.

“Pasokan pangan kita ke pasar mitra tani ini cukup dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri, pada Senin (6/7).

Lebih lanjut dijelaskan Risfaheri, berbagai komoditas pangan pokok seperti beras, daging ayam, minyak goreng, gula pasir tersedia dengan harga yang terjangkau untuk mengantisipasi naiknya kebutuhan.

“Harga di pasar mitra tani berada di bawah harga pasar sehingga kita harapkan dapat menstabilkan harga,” jelas Risfaheri.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Distribusi Pangan, Inti Pertiwi, mengungkapkan, pihaknya mendapat bahan pangan dari gapoktan.

“Di Pasar Mitra Tani Pasar Minggu, pasokan kami cukup, Beras 16,2 ton, Bawang Merah 8,4 ton, Bawang Putih 6,6 ton, Minyak Goreng 12.137 Pcs, Telur Ayam 15,4 ton, Cabai Merah Keriting 6 ton, Cabai Rawit Merah 5 ton, Gula Pasir 22,2 ton, Daging Ayam 6,6 ton, Daging Sapi 8,4 ton, ini cukup untuk kebutuhan pangan jelang Idul Adha,” jelas Inti.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi memastikan ketersediaan pangan dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Idul Adha bahkan hingga akhir Tahun 2020.

Agung mencontohkan, komoditas beras sebagai pangan utama diperkirakan mengalami surplus sebesar 6,1 juta ton pada Desember 2020. Surplus tersebut berasal dari selisih produksi beras dengan kebutuhan pada tahun berjalan ditambah dengan carry over stock tahun sebelumnya.

Dijelaskan Agung, sesuai arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), pihaknya mengupayakan stabilisasi pasokan dan harga pangan khususnya bagi 11 komoditas pangan utama, berkoordinasi dengan dinas pangan provinsi secara rutin.

“Kita rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan,” pungkas Agung.(ND)

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *