Pilar Pertanian

Berita Pertanian Aktual

24 January 2017

Tingkatkan Produksi Ternak, Pemerintah Manfaatkan LP Nusakambangan

Tingkatkan Produksi Ternak, Pemerintah Manfaatkan LP Nusakambangan

Pilarpertanian - Guna meningkatkan produksi ternak tanah air, Kementerian Pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengupayakan sejumlah langkah strategis, salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM tentang pendampingan teknis produk ternak dan pakan ternak di Lembaga Pemasyarakatan (LP).
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
 
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Langkah kerjasama yang diawali dengan penandatanganan MoU antara Ditjen PKH dan Ditjen Pemasyarakatan di kantor pusat Ditjen Pemasyarakatan Hukum dan HAM, Gambir, Jakarta Pusat.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
 
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan I Ketut Diarmita mengatakan bahwa langkah kerjasama ini sangat penting untuk dilakukan mengingat besarnya potensi yang ada. Terutama pemanfaatan lahan pertanian yang ada di setiap LP yang ada.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
 
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
“Kita lakukan langkah kerjasama ini, guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan di setiap LP yang ada dan meningkatkan skill dari warga binaan dalam sektor pertanian,” demikian kata I Ketut Diarmita di Jakarta, Senin (23/1/2017).
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
 
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Yang menjadi prioritas pada saat ini, lanjut Ketut, pemanfaatan lahan dan memaksimalkan warga binaan di LP Nusakambangan. Pasalnya LP Nusakambangan memiliki lahan yang cukup luas dan di dalamnya memiliki keragaman sumber pakan ternak yang sangat banyak.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Menurutnya, LP Nusakambangan merupakan lokasi yang memiliki peluang yang besar untuk dijadikan sebagai zona pembibitan dan produk ternak yang bebas dari penyakit. Maka untuk bisa menjalankan program ini penting untuk terlebi dahulu melakukan MOU dengan kementerian terkait. 
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
 
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
“Dengan adanya MoU nota kesepahaman tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan Pulau Nusakambangan sebagai kawasan penghasil bibit dan sapi siap potong guna memenuhi kebutuhan pangan asal ternak,” demikian katanya.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
 
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Adapun ruang lingkup nota kesepahaman tersebut mencakup tiga hal. Pertama, pendampingan produksi ternak dan pakan ternak. Kedua, peningkatan SDM petugas pemasyarakatan dan warga binaan pemasyarakatan. Ketiga, sosialisasi pelaksanaan kegiatan kerjasama.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
 
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Dengan adanya langkah kerjasama tersebut, diharapkan potensi yang ada di setiap LP yang ada serta kreativitas dari setiap warga binaan dapat disalurkan di sektor pertanian dan peternakan yang menjadi program bersama tersebut.

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *