Gelar Pangan Murah Kalsel, Kementan Bagikan Paket Sayuran Gratis
Gelar Pangan Murah oleh Direktorat Jenderal Hortikultura dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Depan Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Gelar Pangan Murah Kalsel, Kementan Bagikan Paket Sayuran Gratis

Pilarpertanian - Gelar Pangan Murah (GPM) Kementerian Pertanian masih terus berjalan di 34 provinsi di seluruh Indonesia hingga mendekati Idul Fitri nanti. Hal ini merupakan bentuk komitmen dari Kementan di bawah komando Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk terus menjaga serta mengawal ketersediaan dan harga bahan pangan pokok/strategis agar tetap stabil juga mencukupi kebutuhan masyarakat.


Diamanahkan menjadi penanggung jawab GPM di Pulau Kalimantan, Direktorat Jenderal Hortikultura bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel kembali menggelar GPM Pasar Murah Ramadhan di Provinsi Kalsel. GPM kali ini diselenggarakan di depan kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalsel, Banjarbaru, Rabu (27/4).


Saat dihubungi secara terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Kalsel atas kerja sama dan bantuannya sehingga acara GPM ini berlangsung lancar.


“Gelar Pangan Murah ini kami selenggarakan sebagai upaya dalam mengendalikan harga bahan pangan pokok menjelang Idul Fitri. Dengan begitu, masyarakat dapat membeli kebutuhan bahan pangan pokok dengan harga murah. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalsel atas kerja sama dan bantuannya dalam menyelenggarakan Gelar Pangan Murah,” ujar Prihasto.



Kepala Disbunak Kalsel, Suparmi menyatakan bahwa masyarakat sangat antusias menyambut GPM ini. Apalagi, bahan pangan pokok/strategis yang dijual di GPM dibanderol dengan harga yang lebih murah dari pasar.


“Hampir seluruh bahan pangan di Gelar Pangan Murah ini dijual dengan harga di bawah pasar. Masyarakat tentunya antusias sekali karena bisa membeli bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau,” papar Suparmi.


Kegiatan seperti GPM ini merupakan agenda tahunan SKPD lingkup pertanian menjelang Idul Fitri. Dari 30 stan lebih yang ada di GPM, hampir semuanya terjual habis hanya dalam beberapa jam. Adapun, bahan pangan pokok yang paling banyak diburu masyarakat, di antaranya telur, beras, ikan dan daging yang memang dijual murah. Selain menjual bahan pangan murah, Direktorat Jenderal Hortikultura melalui stan Dinas TPH Provinsi Kalsel juga turut membagikan paket sayuran segar kepada masyarakat yang hadir.


Salah satu pengunjung yang hadir di GPM, Saidah mengatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat baik dan perlu untuk diadakan secara rutin agar masyarakat bisa mengakses bahan pangan murah. Saidah juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada Mentan SYL, Kementan dan Pemprov Kalsel untuk GPM ini.


“Acara ini sangat baik sekali. Bagus. Barang yang dijual juga lengkap, semuanya ada. Ditambah ada pembagian sayuran gratis juga. Kami sangat berterima kasih sekali kepada Bapak Menteri, Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kalsel,” pungkas Saidah.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

DPR Apresiasi Kementan Tangani Wabah PMK Secara Cepat

DPR Apresiasi Kementan Tangani Wabah PMK Secara Cepat

Pilarpertanian – Anggota Komisi IV DPR RI, Sutrisno mengapresiasi upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam melakukan penanganan penyakit muka dan kuku (PMK) secara cepat dan tepat. Menurutnya, upaya tersebut meliputi pemberian obat dan pendampingan terhadap para peternak yang dilakukan secara responsif hampir di semua daerah. “Saya selaku wakil rakyat terima kasih karena Pak Menteri dalan waktu […]

Pengelolaan Arsip Kembali Raih Penghargaan Kategori AA dari ANRI

Pengelolaan Arsip Kembali Raih Penghargaan Kategori AA dari ANRI

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali meraih penghargaan kategori ‘Sangat Memuaskan’ tingkat Kementerian dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Sesuai hasil pengawasan kearsipan 2022, Kementan mendapatkan nilai 93,42 dengan kategori “AA”. Wakil Menteri Pertanian, Harvick Qolbi yang hadir mewakili Kementan mengatakan nilai pengawasan kearsipan mempunyai arti yang sangat penting, karena mencerminkan indeks kinerja penyelenggaraan kearsipan […]

Kementan Mendukung dan Mengkaji Inovasi Terbaru Untuk Produksi Tanaman Pangan

Kementan Mendukung dan Mengkaji Inovasi Terbaru Untuk Produksi Tanaman Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus berupaya melakukan peningkatan produksi khususnya dalam komoditas Tanaman Pangan, dalam mendukung peningkatan produksi tentunya harus diiringi dengan Inovasi, terbaru ditemukan suatu inovasi yang cukup murah, mudah dibuat, mudah juga diaplikasikan yaitu nutrisi biosaka. Untuk mensosialisasikan inovasi tersebut, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan mengadakan pembahasan menarik melalui Bimbingan Teknis […]

Kementan Dorong Pengendalian Hayati Dalam Mendukung Kesehatan Tanah dan Mengurangi Efek Rumah Kaca

Kementan Dorong Pengendalian Hayati Dalam Mendukung Kesehatan Tanah dan Mengurangi Efek Rumah Kaca

Pilarpertanian – Pemanasan Global berdampak negatif terhadap banyak sektor, termasuk pertanian. Terjadinya banjir dan longsor, kekeringan yang panjang pada musim kemarau, serta musim yang tidak menentu memberikan dampak terhadap produktivitas pertanian. Ironisnya, pertanian turut menyumbang gas rumah kaca (GRK) yang memicu pemanasan global. Berdasarkan hal tersebut, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menyelenggarakan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi […]

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat. Karena itu, SYL mengajak agar semua pihak turun langsung dan terlibat aktif dalam menekan jumlah penularan. Menurutnya, penyakit tersebut bisa disembuhkan melalui 3 strategi berikut ini. Pertama, kata SYL, Kementerian Pertanian mengajak untuk menerapkan […]

Kementan Dorong Jeneponto Tingkatkan Indeks Pertanaman

Kementan Dorong Jeneponto Tingkatkan Indeks Pertanaman

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong peningkatan Indeks (IP) Pertanaman sektor pertanian Kabupaten Jeneponto dari 100 menjadi 300 atau satu kali tanam menjadi tiga kali tanam setahun, bahkan ke depannya didorong menjadi empat kali setahun (IP 400). Karena itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan pencanangan tanam perdana lahan sawah biasa untuk Peningkatan […]

Pastikan Bebas dari PMK, Mentan Tinjau Peternakan Sapi di Banten

Pastikan Bebas dari PMK, Mentan Tinjau Peternakan Sapi di Banten

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo sigap langsung meninjau peternakan sapi di Provinsi Banten. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan sapi dalam kondisi sehat terbebas dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) khususnya dalam menyambut kebutuhan qurban Idul Adha. “Hari ini kita bersyukur kepada Allah dari laporan Kadis dan apa yang kita lihat di […]

Waspada Serangan Wereng dengan Pengendalian Alami

Waspada Serangan Wereng dengan Pengendalian Alami

Pilarpertanian – Memasuki masa akhir musim penghujan atau masa peralihan seperti sekarang ini, petani lebih dianjurkan agar lebih waspada dan teliti dalam melakukan pengamatan pada areal persawahannya. Pengamatan dini yang dilakukan oleh petani dapat menggiatkan adanya tindakan pencegahan awal atau preventif akan timbulnya serangan hama dan penyakit pada tanaman khususnya tanaman pangan. Ini yang diingatkan […]

Respon Cepat Kendalikan PMK, Mentan SYL Bantu Obat-Obatan di Sumedang

Respon Cepat Kendalikan PMK, Mentan SYL Bantu Obat-Obatan di Sumedang

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Sutrisno melihat secara langsung pengobatan terhadap hewan ternak yang terkonfirmasi positif penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Menurut SYL, pengobatan ini merupakan upaya pemerintah dalam merespon PMK secara cepat agar tidak menular terhadap hewan lainnya. “Proses […]