Kementan Bersama BPKP, Polri dan Kejaksaan Sepakat Perkuat Sinergi Jaga Pangan
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo Saat Memberikan Sambutan dalam Acara Rapat Koordinasi Pengawasan Bidang Ketahanan Pangan di Auditorium Utama Kementerian Pertanian, DKI Jakarta.

Kementan Bersama BPKP, Polri dan Kejaksaan Sepakat Perkuat Sinergi Jaga Pangan

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pengawas Keuangan Pemerintah (BPKP), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri serta Kejaksaan RI sepakat untuk memperkuat pengawasan internal pada semua program pembangunan sektor pertanian.


Sinergi dan kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo mengenai tata kelola yang efektif serta mampu mendukung kesejahteraan petani di masa mendatang. Karena itu perlu sinergi dan kolaborasi di semua lini. Termasuk para penegak hukum baik yang ada di internal kementerian/lembaga maupun BPKP, Polri dan Kejaksaan.


“Pengawasan itu sangat penting. Itu gunanya APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah). APIP itu harus diberi power yang kuat dan ujungnya ada di BPKP, di Polri dan di Kejaksaan. Karena itu dibutuhkan kebersamaan seperti ini dan saya berharap tidak ada anak buah saya yang masuk penjara,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dalam rapat koordinasi pengawasan bidang ketahanan pangan yang digelar di Auditorium Utama Kementan, Rabu, 20 April 2022.


SYL mengatakan, selama ini Kementan fokus menjaga ketersediaan 12 bahan pokok. Diantaranya beras, cabai, bawang, daging sapi, ayam potong, telur ayam, minyak goreng dan gula pasir. Semua komoditas itu wajib tersedia secara merata di seluruh Indonesia.



“Dari 11 negara yang paling sukses dalam menghadapi covid ini adalah Indonesia, Bapak. Dan pertanian menjadi penyanggahnya. Nah tugas kita itu kan menyangkut ketersediaan. Alhamdulillah kita bisa jaga 12 komoditas ini secara baik di seluruh Indonesia,” katanya.


Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang sangat penting, yang harus dijaga bersama agar produksi dan produktivitasnya tetap mengalami peningkatan. Apalagi Kementan adalah Kementerian yang paling strategis dalam berbangsa dan bernegara.


“Saya katakan mau tidak mau ketahanan pangan itu menjadi hal yang penting. Karena itu kita perlu sinergi dan membangun kebersamaan. Kalau semua ini bisa kita lakukan maka ke depan kita akan menghasilkan ketahanan pangan yang efektif. Apalagi bagi saya pertanian itu sangat strategis dan bisa membantu petani secara langsung,” katanya.


Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri, Brigjen Cahyono Wibowo mengatakan bahwa pengawasan pada sektor pertanian perlu ditingkatkan lebih jauh untuk menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional.


“Bareskrim Polri menindaklanjuti tentang apa yang menjadi arahan Presiden. Dalam arti kita sama-sama APIP menjaga program-program di semua kementerian dan lembaga. Apalagi disini (sektor pangan) ada program kualitas makanan bergizi, program peningkatan produktivitas dan program kesejahteraan petani. Semua harus kita awasi bersama,” katanya.


Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Amir Yanto mengatakan bahwa urusan pangan harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut hak hidup banyak orang. Karena itu perlu dilakukan identifikasi, koordinasi dan sinergi secara transparan antara aparat penegak hukum dengan pengawas internal kementerian.


“Saya yakin masalah pangan ini tidak bisa ditangani hanya Kementan saja. Kita perlu terlibat dan turun langsung membantu petani agar tetap berproduksi. Disinilah peran kita, dimana kejaksaan merupakan institusi yang menyelenggarakan penegakan hukum,” katanya.


Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian, Jan S Maringka menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi ini merupakan komitmen dan langkah kongkrit Kementan dalam melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya penyalahgunaan.


“Disinilah fungsi pengawasan kami sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan. Karena itu kita perlu sinergi APIP dan APH antar kepolisian kejaksaan, BPKP, Bapak, agar pembangunan tepat waktu dan tepat sasaran. Rakor ini diharapkan dapat menjadi momentum dengan hati yang bersih untuk meningkatkan good goverment yang lebih baik,” ujarnya.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

DPR Apresiasi Kementan Tangani Wabah PMK Secara Cepat

DPR Apresiasi Kementan Tangani Wabah PMK Secara Cepat

Pilarpertanian – Anggota Komisi IV DPR RI, Sutrisno mengapresiasi upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam melakukan penanganan penyakit muka dan kuku (PMK) secara cepat dan tepat. Menurutnya, upaya tersebut meliputi pemberian obat dan pendampingan terhadap para peternak yang dilakukan secara responsif hampir di semua daerah. “Saya selaku wakil rakyat terima kasih karena Pak Menteri dalan waktu […]

Dorong Jeruk Sambas ke Pasar Ekspor, Kementan Gelar Bimbingan Teknis Bujangseta

Dorong Jeruk Sambas ke Pasar Ekspor, Kementan Gelar Bimbingan Teknis Bujangseta

Pilarpertanian – Sesuai dengan arah kebijakan pembangunan hortikultura yaitu peningkatan daya saing melalui peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk hortikultura, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura memiliki langkah strategis berupa pengembangan Kampung Hortikultura. Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto senantiasa berpesan pada seluruh jajarannya dan pelaksana kegiatan di daerah bahwa Kampung Hortikultura harus berskala ekonomi dan […]

Respon Cepat Kendalikan PMK, Mentan SYL Bantu Obat-Obatan di Sumedang

Respon Cepat Kendalikan PMK, Mentan SYL Bantu Obat-Obatan di Sumedang

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Sutrisno melihat secara langsung pengobatan terhadap hewan ternak yang terkonfirmasi positif penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Menurut SYL, pengobatan ini merupakan upaya pemerintah dalam merespon PMK secara cepat agar tidak menular terhadap hewan lainnya. “Proses […]

Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat untuk Agribisnis

Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat untuk Agribisnis

Pilarpertanian – Kepala BPPSDMP, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr Menyampaikan tujuan dari pelatihan sejuta petani dan penyuluh guna meningkatkan kompetensi petani dan penyuluh di Indonesia dalam proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta dapat memanfaatkan KUR dalam usaha taninya. “Kita harus membangun sistem agribisnis nasional yang kokoh dan kuat, sehingga petani dan seluruh praktisi […]

Dukung Percepatan Penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), Ditjen Tanaman Pangan Gelar Bimtek SRIKANDI

Dukung Percepatan Penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), Ditjen Tanaman Pangan Gelar Bimtek SRIKANDI

Pilarpertanian – Guna mempercepat implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), Sekretariat Direktorat jenderal Tanaman Pangan menggelar bimbingan teknis yang diikuti seluruh staf yang menangani surat-menyurat di lingkup Sekretariat Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, di Bogor, Jumat (19/5/2022). “Aplikasi SRIKANDI merupakan aplikasi publik yang harus diimplementasikan di semua Kementerian/Lembaga termasuk di Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, […]

Kementan Dorong Pengendalian Hayati Dalam Mendukung Kesehatan Tanah dan Mengurangi Efek Rumah Kaca

Kementan Dorong Pengendalian Hayati Dalam Mendukung Kesehatan Tanah dan Mengurangi Efek Rumah Kaca

Pilarpertanian – Pemanasan Global berdampak negatif terhadap banyak sektor, termasuk pertanian. Terjadinya banjir dan longsor, kekeringan yang panjang pada musim kemarau, serta musim yang tidak menentu memberikan dampak terhadap produktivitas pertanian. Ironisnya, pertanian turut menyumbang gas rumah kaca (GRK) yang memicu pemanasan global. Berdasarkan hal tersebut, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menyelenggarakan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi […]

Tahun Ini, Ekspor Pertanian Sulawesi Utara Sudah Capai Rp 2,9 Triliun

Tahun Ini, Ekspor Pertanian Sulawesi Utara Sudah Capai Rp 2,9 Triliun

Pilarpertanian – Sulawesi Utara terus membuktikan kontribusinya terhadap kinerja ekspor pertanian Indonesia. Pada tahun 2021, ekspor pertanian Sulawesi Selatan mencapai Rp 5,8 triliun. Sementara pada tahun ini, hingga 20 Mei 2022, ekspor pertanian mencapai Rp 2,9 triliun. “Bangsa dan negara harus memiliki daya tahan dalam menghadapi tantangan multi dimensi yang meliputi aspek geografis, kekayaan alam, […]

Kementan, UGM dan Pemerintah Daerah Canangkan Bangkitkan Kedelai Lokal Di Klaten

Kementan, UGM dan Pemerintah Daerah Canangkan Bangkitkan Kedelai Lokal Di Klaten

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian bersama Bupati Klaten, Wakil Dekan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Kelompok Tani Mardi Tani, melakukan kegiatan Gerakan Tanam Kedelai dalam rangka peningkatan produksi melalui penerapan Teknologi Smart Agriculture Enterprise (SAE) UGM, di Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (21/5/22). Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi, yang hadir melalui daring […]

Pastikan Bebas dari PMK, Mentan Tinjau Peternakan Sapi di Banten

Pastikan Bebas dari PMK, Mentan Tinjau Peternakan Sapi di Banten

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo sigap langsung meninjau peternakan sapi di Provinsi Banten. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan sapi dalam kondisi sehat terbebas dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) khususnya dalam menyambut kebutuhan qurban Idul Adha. “Hari ini kita bersyukur kepada Allah dari laporan Kadis dan apa yang kita lihat di […]