Kementan Pacu Korporasi Kedelai Kabupaten Cianjur Terus Berkembang

Kementan Pacu Korporasi Kedelai Kabupaten Cianjur Terus Berkembang
Sekretariat Jenderal Tanaman Pangan, dan Direktorat Aneka Kacang dan Umbi Melakukan Kunjungan Lapangan ke Lahan Korporasi Kedelai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) Melalui Sekretariat Jenderal Tanaman Pangan (Sesdit) dan Direktorat Aneka Kacang dan Umbi (Akabi) melakukan Kunjungan Lapangan ke Lahan Korporasi kedelai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat untuk memantau pelaksanaan korporasi kedelai, Rabu, (21/6).

Kegiatan korporasi kedelai mulai tanam di bulan Maret lalu, sudah di panen mulai bulan Mei kemarin.

Hasil panen sebagian sudah diopkup sebagai Calon Benih oleh offtaker CV. Unggul Jaya dan sampai hari ini sudah masuk sebesar 61,2 ton untuk benih, sedangkan hasil panen yang tidak bisa dijadikan benih di jual sebagai kedelai konsumsi ke UPH yang sudah ditunjuk sebagai mitra yaitu UPH Sederhana.

Hasil ubinan di lokasi Korporasi Kedelai Tahun 2023 dari 2,5 meter persegi menghasilkan 10 kg kotor, 10 kg X 30% = 3 kg, 3 kg X 1600 konversi 36% = 1,7 ton/hektar biji kering, lebih besar dari provitas sebelumnya yaitu 1,4 ton/ha.

Pelaksanaan kegiatan korporasi petani menuju pertanian presisi komoditi kedelai sendiri dilaksanakan di Keltan Lembur Sawah, Desa Kertajaya, Kec. Tanggeng, seluas 100 Ha lahan korporasi dan 100 lahan pertanian reguler total 200 ha, luas pertanaman kedelai di kab. Cianjur seluas 7.500 ha.

Selain mengunjungi lahan korporasi, Tim juga memonitoring pertanaman kedelai di Kec. Sindangbarang dengan luasan 40 ha, dengan umur tanam 30 HST.

Direktur Akabi, Enie Tauruslina Amarullah di lain kesempatan mengatakan, “Kita harus meningkatkan produksi kedelai dengan pola terintegrasi hulu hilir, dan saling bersinergi dukungan pemerintah daerah, offtaker dan kelompok tani,” jelasnya.

Pada tahun 2023, dengan berbagai tantangan iklim El Nino kami tetap berupaya untuk mengejar luas tanam dan produksi dapat mencapai target.

Meski demikian, pengembangan kedelai lokal sangat bergantung dan saling terkait dengan musim dan kesiapan benihnya. Karena itu, benih yang disiapkan adalah benih unggul, kata Suwandi, Dirjen Tanaman Pangan di kesempatan yang berbeda.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jabar mengucapkan terima kasih kepada Kementan melalui Direktorat Akabi atas bantuan sarana produksi kedelai untuk para petani di provinsi Jawa Barat.

“Semoga dengan adanya bantuan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan para petani,” ucap Ceceng Rustandi selaku ketua kelompok Lembur Sawah yang selalu memberikan semangat pada anggota kelompoknya. (ND)

# Jaya Akabi
# Jaya Negriku

Redaksi dan Informasi pemasangan iklan