Peringatan Hari Tanah Sedunia

Pilar Pertanian Selasa, 04/12/2018 02:28 WIB · 49 kali dilihat
Peringatan Hari Tanah Sedunia Foto. Saat memperingati Hari Tanah Sedunia di BBSDLP

Pilar - Bertempat di Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor dilaksanakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Tanah Sedunia tahun 2018, pada tanggal 4-5 Desember 2018.

Hari Tanah Sedunia (World Soil Day) diperingati setiap tahun oleh para anggota PBB, termasuk Indoneia. Ini adalah tahun ketiga peringatan, setelah tahun 2016 dan tahun 2017.

Acara dibuka oleh Bapak Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian yang juga sebagai plt Kepala Badan Litbang Pertanian.

Sebelumnya softopening disampiakan Bapak Sekretaris Badan Litbang Pertanian.

Acara tersebut Dihadiri oleh semua perguruan tinggi fakultas Pertanian dan para pakar dari dunia seperti dari belanda, afrika, amerika untuk kedepannya, alih fungsi pasti terjadi termasuk di kita, lahan sawah terutama di jawa sekitar 60, 10 ribu hektar sawah, mau tidak mau harus kita tingkatkan kualitas tanah yang ada.

"Jadi tantangan meningkatkan produktivitas dan indeks tanam dengan cari sub ibligasi sehingga yang tadinya di tanam satu kali bisa jadi dua kali, 2019 akan buka rawa 1 juta hektar utk meningkatkan produksi " ucap Dedi selaku kepala BBSDLP.

Hari Tanah Sedunia diperingati setiap 5 Desember bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik akan arti penting tanah untuk memastikan keberlanjutan kehidupan di planet bumi.

Tanah mempunyai 7 fungsi utama yaitu produksi biomassa, termasuk pertanian dan kehutanan, menyediakan nutrisi dan air yang bersih, menjaga biodiversity, sebagai lahan bagi kita untuk beraktivitas, sumber bahan mentah untuk aneka keperluan, menyimpan karbon, dan menjaga warisan arkeologi dan geologi
Lanjut Syukur kita harus optimis karena kita punya pakar pakar yang luar biasa, adanya peringatan hari Tanah sedunia untuk memperluas pengetahuan sedini mungkin dan juga untuk minat para kalangan muda.

"Kita mulai tanamkan betapa pentingnya tanah ke pada anak2 usia dini, harus dijaga sebaik mungkin jangan terkena polusi karna bisa memengaruhi kehidupan kita". Ucap Syukur

Mengenalkan tanah dan pertanian ke generasi muda serta peningkatan kemampuan masyarakat pada teknologi pengelolaan lahan dan isu-isue terkini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran betapa pentingnya tanah untuk kehidupan khususnya untuk penyedian pangan, bahan agroindustri dan peningkatan ekspor non-migas.