Potensi Oplah 240.000 Ha di Kalbar, Mentan Amran Yakin Swasembada Pangan dan Ekspor Jadi Kenyataan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Melakukan Kunjungan Kerja ke Sambas, Kalimantan Barat.

Potensi Oplah 240.000 Ha di Kalbar, Mentan Amran Yakin Swasembada Pangan dan Ekspor Jadi Kenyataan

Pilarpertanian - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memaparkan optimalisasi lahan (oplah) dari potensi lahan seluas 240.000 hektare di Kalimantan Barat (Kalbar) sebagai langkah strategis untuk mencapai swasembada pangan dan membuka peluang ekspor ke negara tetangga, seperti Malaysia.


“Kalbar merupakan bagian negara kita yang berada di perbatasan Malaysia. Dulu 6-7 tahun lalu di sini shortage, setelah rintis bangun sawah sekarang sudah surplus. Berikutnya bagaimana kita bisa ekspor dari sini dengan hitungan potensi 240 ribu hektare dan tanam tiga kali,” kata Mentan Amran dalam kunjungan kerjanya di Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (21/11/2024).


Mentan Amran menjelaskan bahwa dari kalkulasi pengelolaan 240.000 hektare dengan indeks pertanaman tiga kali maka dapat dihasilkan produksi beras sebanyak 2 juta ton. Jumlah ini tidak hanya mencukupi kebutuhan masyarakat Kalimantan Barat, tetapi dapat menjadi kekuatan Indonesia untuk ekspor dan memenuhi kebutuhan beras negara lain.


“Mimpi kita 240 ribu hektare dengan tiga kali tanam berarti sekitar 700 ribu hektare yang diolah. Minimal padi yang didapat 5 ton/ha berarti produksi 3,5 juta ton padi atau sekitar 2 juta ton beras. Kebutuhan beras Kalbar 400 ribu, sisanya bisa untuk dalam negeri atau ekspor ke negara tetangga,” rincinya.



Dengan target pencapaian tersebut, kata Mentan Amran, bukan tidak mungkin Indonesia dapat menjadi pemain utama penyangga pangan dunia. “Kalau ini terjadi maka mimpi besar kita menjadi lumbung pangan dunia bisa terwujud,” ungkapnya.


Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak cepat untuk melakukan oplah dengan menggunakan pertanian modern, seperti benih unggul serta alat dan mesin pertanian (alsintan). Tidak hanya itu, Kementan mendorong peran generasi muda dalam program brigade pangan untuk membangun pertanian Indonesia.


“Alsintan dan bibit akan kami tambah sesuai kebutuhan lapangan. Kemudian ada anak muda yang dibina dan dibimbing untuk mengelola lahan. Bayangkan performa kinerja kita ke depan untuk menuju swasembada pangan,” kata Mentan Amran.


Selain itu, Mentan Amran mengingatkan pentingnya kolaborasi dan saling bahu-membahu untuk mewujudkan mimpi besar Indonesia swasembada pangan. “Presiden Prabowo memerintahkan kita untuk swasembada pangan secepat-cepatnya. Kita tidak kalah dari negara lain. Ini bisa kita rebut kalau kita bersatu dan bekerja sama,” pungkasnya.


Dengan berbagai program unggulan pemerintah dan sinergitas diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memenuhi kebutuhan pangan nasional, bahkan menjadikan Indonesia sebagai kekuatan utama di pasar internasional.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan aturan baru agar buruh tani di seluruh Indonesia dapat mengakses bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebijakan ini disiapkan untuk memastikan keterbatasan status atau ketentuan administratif tidak lagi menjadi penghalang bagi buruh tani yang membutuhkan alat produksi di lapangan. Rencana tersebut disampaikan Mentan Amran saat meninjau […]

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Pilarpertanian – Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menyambut baik penjelasan juru bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengenai mekanisme dukungan Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pascabencana hidrometeorologi di Aceh. “Penjelasan yang disampaikan Pemerintah Aceh sudah tepat dan sejalan dengan data yang kami miliki. Ini menunjukkan komunikasi yang […]

Kementan Kembali Cetak Tenaga Muda Profesional Bidang Pertanian

Kementan Kembali Cetak Tenaga Muda Profesional Bidang Pertanian

Pilarpertanian – Jakarta ; Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan upaya untuk mencetak tenaga-tenaga muda yang terampil, adaptif dan menguasai teknologi pertanian modern. Salah satunya ditandai dengan Wisuda Nasional 1.532 lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Gedung Kementan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). “Ini adalah anak-anak kita yang […]

Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI, Cetak SDM Unggul Pertanian

Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI, Cetak SDM Unggul Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mewisuda sebanyak 1.532 lulusan pendidikan tinggi vokasi pertanian pada Wisuda Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, para lulusan Polbangtan dan PEPI merupakan SDM […]

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga beras harus sama dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Mentan Amran setelah mengecek langsung ketersediaan beras di Alor, Sabtu (8/8). Mentan Amran memerintahkan Bulog dan jajaran terkait menjaga stok serta memastikan tidak ada lagi lonjakan harga hingga […]

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi khusus kepada Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berani menyuarakan persoalan masyarakat di daerah asalnya hingga mendorong pemerintah turun langsung melihat kondisi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Sabtu (8/8), […]

Kado Kemerdekaan RI ke-81, Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia

Kado Kemerdekaan RI ke-81, Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia

Pilarpertanian – Indonesia mencatat momentum bersejarah menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya setelah berhasil mencapai swasembada beras, Indonesia kembali membuka keran ekspor beras ke negara tetangga, Malaysia, dengan pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan ekspor beras ke Malaysia menjadi kabar baik bagi Indonesia sekaligus […]

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa persoalan mafia beras bukan semata-mata soal besaran keuntungan pelaku usaha, melainkan praktik penipuan yang merugikan masyarakat dalam skala sangat besar. Penegasan tersebut disampaikan di Mentan di hadapan 5.155 mahasiswa baru Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Tahun Akademik 2026/2027 usai memberikan kuliah umum, Kamis (6/8). Dalam kesempatan […]

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran, Kerja Gotong Royong Antar Indonesia Capai Swasembada

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran, Kerja Gotong Royong Antar Indonesia Capai Swasembada

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajaran Kementerian Pertanian atas kerja keras mempercepat swasembada pangan nasional. Melalui pembenahan regulasi, kemudahan akses pupuk hingga penguatan produksi, pemerintah berhasil mempercepat target swasembada yang semula ditetapkan empat tahun menjadi hanya satu tahun. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang […]