Pusat PVTPP Kementan Dorong Peningkatan Kualitas Permohonan Hak PVT
Kegiatan PVTPP on Talk Series Ke-97 tentang Uji BUSS dalam Permohonan Hak PVT.

Pusat PVTPP Kementan Dorong Peningkatan Kualitas Permohonan Hak PVT

Pilarpertanian - Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan kualitas permohonan Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). Upaya ini diimplementasikan melalui kegiatan PVTPP on Talk (PoT) Series ke-97 yang bertajuk Kupas Tuntas Uji BUSS Dalam Permohonan Hak PVT.


“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman calon pemohon Hak PVT mengenai pengertian dan prinsip dasar pengujian substantif atau BUSS. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan para pemohon dapat mengisi formulir permohonan Hak PVT secara lebih tepat dan sesuai ketentuan,” demikian dikatakan Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryati saat membuka kegiatan PVTPP on Talk (PoT) tersebut secara daring, Jumat (5/6/2026).


Ia menjelaskan berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 tentang PVT, suatu varietas hanya dapat memperoleh Hak PVT apabila memenuhi seluruh unsur BUSS (Baru, Unik, Seragam, Stabil). Varietas tersebut harus terbukti baru, memiliki keunikan yang dapat dibedakan secara jelas dari varietas lain yang telah dikenal umum, menunjukkan tingkat keseragaman yang memadai, serta memiliki karakter yang stabil setelah diperbanyak secara berulang.


“Pengujian BUSS merupakan instrumen penting untuk memastikan bahwa varietas yang diberikan perlindungan benar-benar merupakan hasil pemuliaan yang memiliki identitas jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” terangnya.



“Keberadaan sistem PVT tidak hanya bertujuan melindungi hak pemulia, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan produktivitas, kualitas, daya saing, dan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai mekanisme dan persyaratan pemberian hak PVT menjadi sangat penting bagi seluruh pemangku kepentingan,” pinta Leli.


Lebih lanjut Leli mengatakan masih banyak pihak yang menganggap Uji BUSS hanya sebagai salah satu tahapan administratif dalam proses permohonan. Padahal, pengujian tersebut merupakan inti dari pemeriksaan substantif yang menentukan kelayakan suatu varietas untuk memperoleh perlindungan Hak PVT.


Oleh karena itu, sambungnya, pemahaman mengenai prinsip-prinsip BUSS menjadi sangat penting bagi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemulia tanaman, peneliti, akademisi, perusahaan benih, serta petugas yang terlibat dalam proses pemeriksaan dan pengelolaan sistem PVT. Melalui peningkatan pemahaman tersebut, diharapkan kualitas permohonan Hak PVT yang diajukan akan semakin baik, sehingga proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan akuntabel.


“Melalui kegiatan PVTPP On Talk Series kali ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konsep dasar BUSS, metode pengujiannya, penggunaan karakteristik dalam penilaian keunikan, keseragaman, dan kestabilan, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemeriksaan substantif di lapangan. Dengan begitu, diharapkan kualitas permohonan hak PVT yang diajukan juga semakin baik sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” tandas Leli.


Perlu diketahui, hingga saat ini, sejak layanan PVT dibuka pada tahun 2004, telah tercatat sebanyak 1.255 permohonan Hak PVT dan 874 sertifikat Hak PVT telah diterbitkan. Target penerbitan sertifikat/surat penolakan Hak PVT tahun 2026 sebanyak 70 varietas dan sampai dengan bulan Mei 2026, Pusat PVTPP Kementan telah menerbitkan sebanyak 48 sertifikat atau 68,57%.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Pilarpertanian – Generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun pertanian modern, inovatif, dan berkelanjutan. Untuk mendorong peran tersebut, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kementerian Pertanian, menyelenggarakan Workshop on Empowering Young Leaders for a Sustainable Food and Agriculture Future di Auditorium PEPI, Tangerang, Rabu (14/10/2026), yang juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Menjadi bagian dari […]

Kementan Percepat Tanam CSR 2026, Pastikan Lahan Segera Produktif

Kementan Percepat Tanam CSR 2026, Pastikan Lahan Segera Produktif

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian mempercepat penanaman pada lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2026 untuk memastikan lahan yang telah dikonstruksi dan diolah segera produktif. Percepatan ini penting agar investasi pemerintah dalam pembukaan lahan baru memberikan manfaat nyata bagi petani, meningkatkan indeks pertanaman (IP), dan memperkuat produksi pangan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Serempak […]

Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak masyarakat Toraja untuk mengambil bagian dalam memperkuat sektor pertanian nasional melalui pengembangan komoditas unggulan daerah. Pemerintah siap mendukung pengembangan kopi, jambu mete, kelapa, kakao, hingga lada agar potensi pertanian setempat dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Musyawarah […]

Jaga Produksi Pangan, Kementan Optimalkan Ratusan Pompa Air di Tegal

Jaga Produksi Pangan, Kementan Optimalkan Ratusan Pompa Air di Tegal

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat mitigasi kekeringan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, melalui optimalisasi pompanisasi untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Langkah ini dilakukan guna membantu petani mempertahankan produktivitas lahan dan menekan risiko kehilangan hasil panen di tengah ancaman El Nino. Melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan telah mendistribusikan 627 […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencetak rekor tertinggi pada September 2026, menembus 131,11 atau naik 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan ini menunjukkan harga yang diterima petani tumbuh lebih cepat daripada biaya yang harus mereka keluarkan. Gabah, karet, cabai rawit, dan kelapa sawit menjadi komoditas utama yang mendorong penguatan tersebut. Deputi Bidang Statistik […]

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Pilarpertanian – Inovasi pembangunan pertanian tidak hanya diwujudkan melalui penerapan teknologi, tetapi juga melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi petani. Salah satunya adalah penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen yang berlaku sejak 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah pemerintah untuk menekan biaya produksi sekaligus memperkuat fondasi usaha tani dalam […]

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, PVTPP Dampingi Pengembangan PM-AAS di Sukabumi, Produktivitas Padi Capai 11,2 Ton per Hektare

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, PVTPP Dampingi Pengembangan PM-AAS di Sukabumi, Produktivitas Padi Capai 11,2 Ton per Hektare

Pilarpertanian – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian, terus mendorong penguatan produksi pangan melalui pendampingan kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan pengembangan teknologi budidaya padi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Upaya ini menunjukkan hasil awal yang menjanjikan melalui panen perdana penerapan Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran. Pada […]

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Emrus: Mentan Amran Satu-satunya Menteri Berkinerja Terbaik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Emrus: Mentan Amran Satu-satunya Menteri Berkinerja Terbaik

Pilarpertanian – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendapat sorotan positif dari pakar komunikasi politik Emrus Sihombing. Dalam evaluasinya terhadap kinerja kabinet, Emrus menilai Kementerian Pertanian sebagai satu-satunya kementerian yang menunjukkan kinerja baik dan menonjol. “Menteri yang bagus kinerjanya belum tampak, kecuali […]

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyepakati pemberian beasiswa bagi hingga 20 mahasiswa Palestina sebagai bentuk dukungan konkret Indonesia terhadap generasi muda Palestina. Kesepakatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Palestina di bidang pendidikan, pertanian, serta sosial dan keagamaan. Kesepakatan itu disampaikan Mentan Amran saat menerima Utusan Khusus […]