Suara Kementan Upaya Satu Pintu Data dan Informasi Kementerian Pertanian
Foto : Kementerian Pertanian Melalui Biro Humas dan Informasi Publik Melakukan Sosialisasi Suara Kementan pada Internal dan Kalangan Praktisi Kehumasan.

Suara Kementan Upaya Satu Pintu Data dan Informasi Kementerian Pertanian

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian melalui Biro Humas dan Informasi Publik melakukan sosialisasi Suara Kementan pada internal dan kalangan praktisi kehumasan. Program ini merupakan bentuk grand design strategi komunikasi untuk mengkoordinasikan sumber daya yang ada untuk memberikan informasi yang lebih deras, akurat dan efektif. Dengan harapan makin terbukanya akses informasi program dan kinerja yang sedang dijalankan.


Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan, suara kementan adalah strategi untuk menguatkan narasi dari sektor pertanian untuk semua program dan kegiatan yang dilakukan dapat dipahami publik secara baik.


“Saya kira isu pertanian menjadi perhatian serius dan sorotan yang sangat intens dari media dan diskusi yang hangat di medsos. Nah kita ingin jawaban yang kita berikan kian akurat, lantang dan masif, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada” ujar Kuntoro, Jumat, 22 Oktober 2021.


Kuntoro mengatakan, suara Kementan adalah semangat aksi bersama sebagai satu kesatuan kanal informasi yang ada. Saya ingin ke depan informasi publik yang dihasilkan adalah informasi yang lantang, jernih, satu kesatuan dalam satu aksi satu suara. Sinergi kehumasan Kementan, sehingga tidak ada lagi jawaban yang parsial, katanya.



Sebagai dukungan terhadap grand design ini, Pimpinan Redaksi (Pimred) Republika, Irfan Junaidi mengatakan bahwa suara Kementan adalah platform yang harus didukung oleh semua pihak untuk menciptakan iklim informasi yang sehat.


“Intinya kita harus menyatukan hati. Apalagi humas ini kan ujungnya informasi Kementan yang harus menajamkan informasi publik,” katanya.


Bagi media Republika, isu pertanian adalah menu utama pemberitaan yang harus disajikan kepada masyarakat secara komprehensif. Isu ini menjadi penting karena berkaitan dengan kehidupan manusia.


“Isu Kementan itu sangat dasar, prinsipil dan penting. Apalagi isu ini menyangkut kehidupan. Nah, suara Kementan adalah gagasan cerdas yang sangat bagus dan harus kita support. Suara Kementan sangat efektif untuk memenuhi informasi masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Akademisi sekaligus Peneliti Komunikasi dari Universitas Tirtayasa, Yoki Yusanto mengatakan, dalam ilmu komunikasi publik selama ini mengenal buzzer sebagai kelompok pendistribusian informasi yang sering dianggap negatif.


“Padahal buzzer dalam komunikasi juga dianggap sebagai kelompok positif yang mendapat payung aturan dari pemerintah. Jadi tidak selamanya buzzer negatif. Untuk itu, saya berharap ada banyak buzzer yang mencerahkan informasi positif di pemerintah, termasuk di pertanian,” katanya.


Yoki menilai segi keberhasilan program pemerintah yang seringkali secara sengaja diganggu kelompok tertentu dengan menggunakan senjata media sosial. Namun disisi lain, pemerintah pada dasarnya juga bisa menggunakan buzzer positif, yaitu dengan mencerahkan program kerja nyata melalui media mainstream.


“Mitigasi di media sosial itu harus aktif dilakukan, dan pemerintah harus mencerahkan informasi positif pada publik,” tutupnya.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Perhelatan ODICOFF : Kementan Jajaki Kerja Sama Pengembangan Bawang Bombai Indonesia-Belanda

Perhelatan ODICOFF : Kementan Jajaki Kerja Sama Pengembangan Bawang Bombai Indonesia-Belanda

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melakukan kunjungan ke berbagai negara dalam rangka mendorong ekspor produk pertanian. Gelaran kunjungan yang bertajuk One Day with Indonesian Coffee, Fruits and Floriculture (ODICOFF) diharapkan mampu mendorong ekspor dan pengenalan produk pertanian secara global, sesuai dengan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang digaungkan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo. […]

Terus Tingkatkan Produksi, Kementan Gunakan Benih Unggul Bersertifikat

Terus Tingkatkan Produksi, Kementan Gunakan Benih Unggul Bersertifikat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus melakukan upaya dalam pencapaian sasaran produksi tanaman pangan. Salah satu upaya dalam pencapaian sasaran produksi tanaman pangan adalah melalui peningkatan produktivitas diantaranya dengan penggunaan benih varietas unggul bersertifikat. Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementan, Takdir Mulyadi menjelaskan penggunaan benih varietas unggul bersertifikat yang dibarengi dengan penerapan teknologi yang tepat telah terbukti […]

Potensi Singkong di Flores, Pengungkit Kesejahteraan Petani Nusa Tenggara Timur

Potensi Singkong di Flores, Pengungkit Kesejahteraan Petani Nusa Tenggara Timur

Pilarpertanian – Pemerintah melakukan upaya percepatan diversifikasi pangan salah satunya dengan pengolahan singkong menjadi bahan pangan bernilai ekonomis. Menurut Ketua Koperasi Produsen Mitra Tani Sejahtera Tommy Djari, potensi tersebut dapat membangun kemitraan dalam mengembangkan singkong. Tommy yang juga pelaku usaha ini semakin tertarik dengan singkong karena kondisi tanah dan alam di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara […]

Mentan SYL Pimpin Patroli Laut Awasi Pangan Berbahaya

Mentan SYL Pimpin Patroli Laut Awasi Pangan Berbahaya

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memimpin patroli laut di perairan Jakarta Utara, Kamis, 25 November 2021. Dalam kegiatan ini Mentan berpatroli bersama dengan anggota Polairud Mabes Polri untuk memastikan pengawasan keluar masuknya produk pangan nasional sebelum tiba di gudang karantina Pelabuhan Tanjung Priok. “Patroli ini untuk memastikan berbagai aktivitas kita dalam rangka […]

Kementan Dorong Singkong Sebagai Pangan Alternatif

Kementan Dorong Singkong Sebagai Pangan Alternatif

Pilarpertanian – Ubi kayu merupakan salah satu komoditi tanaman pangan yang kaya akan manfaat. Ubi kayu atau sering disebut juga singkong, kini tidak hanya untuk pangan pokok, tapi bahan baku pakan ternak, kosmetik, farmasi, hingga energi. Singkong diperkenalkan dan ditanam di Indonesia oleh bangsa Portugis pada abad ke 16 dan pada tahun 1810 pemerintah Hindia […]

Mentan : Kita Harus Berani Melompat untuk Genjot Ekspor

Mentan : Kita Harus Berani Melompat untuk Genjot Ekspor

Pilarpertanian – Meski pandemi, pertanian tetap berproduksi dan berkontribusi dalam neraca perdagangan. Nilai ekspor sektor pertanian relatif tumbuh positif setiap bulannya, bahkan dari tahun lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pada saat melepas ekspor pertanian senilai 568,7 miliar rupiah di Pelabuhan Peti Kemas JICT Tanjung Priok (25/11). “Tak tanggung-tanggung ekspor kali […]

Kunyit Si Penyumbang Devisa, Produksinya Aman untuk Kebutuhan Dalam Negeri

Kunyit Si Penyumbang Devisa, Produksinya Aman untuk Kebutuhan Dalam Negeri

Pilarpertanian – Terhitung semenjak Covid-19 merebak, orang mencari kunyit sebagai alternatif pengobatan sekaligus untuk menjaga daya tahan tubuh. Tanaman ini juga dikenal sebagai bumbu dapur yang banyak diminati pasar dalam negeri maupun luar negeri. Penjualannya tidak hanya sebatas produk segar namun juga dalam bentuk simplisia. Sentra terbesar kunyit tersebar di Jawa Timur (53,5 %), Jawa […]

Kementan: Stok Jagung Nasional Diperkuat Di Sentra Produksi

Kementan: Stok Jagung Nasional Diperkuat Di Sentra Produksi

Pilarpertanian – Tanaman jagung merupakan jenis tanaman pangan yang tumbuh di banyak wilayah di Indonesia. Dengan berbagai jenisnya, jagung menjadi sumber pakan, konsumsi dan bahan baku industri. Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan tren kebutuhan jagung nasional terus meningkat untuk kebutuhan berbagai kebutuhan, utamanya untuk pakan ternak, industri pangan dan konsumsi. Karenanya pemerintah secara serius […]

Kementan Fasilitasi Pembentukan Korporasi Pertanian

Kementan Fasilitasi Pembentukan Korporasi Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus memperkuat sektor pertanian di tengah dampak pandemi Covid-19 agar pangan tidak bergantung pada impor dan mampu berdaulat pangan di negeri sendiri. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah pengembangan kelembagaan petani berbentuk korporasi berbasis kawasan yang difasilitasi melalui pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) untuk mewujudkan pertanian yang mandiri, maju dan modern. […]