70% Pemberitaan Tempo Negatif terhadap Kementan, Pengamat: Fakta Cukup untuk Pidana, Tapi Gugatan Perdata Paling Tepat
Indonesia pada Tahun 2025 Mengalami Surplus Beras Menurut Data Badan Pusat Statistik yang Didukung oleh Data FAO.

70% Pemberitaan Tempo Negatif terhadap Kementan, Pengamat: Fakta Cukup untuk Pidana, Tapi Gugatan Perdata Paling Tepat

Pilarpertanian - Gugatan perdata Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap Tempo atas unggahan visual “Poles-poles Beras Busuk” (16 Mei 2025) dinilai sebagai langkah yang proporsional dalam sengketa pers.


Pengamat Debi Syahputra menegaskan, pilihan perdata menunjukkan penghormatan Kementan terhadap kemerdekaan pers, meski secara hukum materi yang dimiliki cukup untuk dijadikan laporan pidana.


“Fakta yang dimiliki Kementan sebenarnya cukup untuk laporan pidana, tapi pilihan perdata menunjukkan penghormatan pada kemerdekaan pers. Ini jalur yang tepat untuk menguji proporsionalitas pemberitaan tanpa mengkriminalisasi media,” kata Debi di Jakarta, Selasa(16/9).


Debi menilai persoalan ini tak lepas dari pola pemberitaan Tempo yang menurutnya cenderung tidak proporsional dan sering cenderung menghakimi. Berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya, lebih dari 70% pemberitaan Tempo seringkali menyudutkan Mentan Amran dan kebijakan sektor pertanian dari sisi negatif.



Berdasarkan riwayat pemberitaan menurut Debi, kasus ini bukan yang pertama kali terjadi. Tempo pada 2019 juga dinyatakan melanggar etik Dewan Pers melalui PPR No. 45/PPR-DP/X/2019 terkait artikel ‘Gula-gula Dua Saudara’. Pada saat itu, Kementan juga membawa kasus ini ke jalur hukum dengan tuntutan 100 miliar tapi kemudian dibatalkan.


“Tempo ibaratnya residivis dalam pelanggaran etik jurnalistik. Putusan Dewan Pers sudah jelas, tapi pola serupa diulang lagi. Sudah dimaafkan tapi diulang kembali. Wajar kalau akhirnya digugat iktikad dari Tempo. Apakah memang bagian jurnalistik atau ada maksud lain?” tambah Debi.


Menurut Debi, langkah mengajukan gugatan hukum perdata yang diambil oleh Kementan sudah tepat. Apalagi sebelumnya Kementan sudah mengambil jalur pengaduan melalui Dewan Pers sebagai representasi dari swa regulasi.


“Publik perlu menelaah lebih lanjut, apakah Tempo sudah secara sungguh-sungguh melaksanakan Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi (PPR) Dewan Pers? Kalau Kementan sampai mengajukan tuntutan hukum, kemungkinan besar mereka menilai Tempo tidak menjalankan rekomendasi Dewan Pers,” ungkap Debi.


Debi secara pribadi menilai, opini yang dibangun Tempo pun tidak selaras dengan data faktual. Debi mengingatkan, kritik terhadap pemerintah memang diperlukan, tetapi harus proporsional dan berbasis fakta.


“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang juga didukung oleh data FAO, Indonesia tahun ini surplus beras. Terlebih dibuktikan bahwa Indonesia tahun ini tidak impor beras medium. Cadangan beras pemerintah yang dikelola oleh Bulog juga melimpah dan faktanya bisa dilihat berkualitas baik. Namun framing yang diangkat seolah sektor pertanian gagal total,” ujarnya.


Debi berpendapat, gugatan perdata yang diajukan Kementan sangat wajar. Karena yang dipertaruhkan oleh Kementan bukan semata soal reputasi institusi atau personal Menteri Pertanian. Menurutnya, gugatan Kementan dilakukan untuk melindungi kepentingan petani.


“Saya mengamati betul usaha Mentan Amran dalam melawan mafia pangan, dan saya rasa publik juga melihat langsung keberpihakan Mentan Amran terhadap petani. Narasi yang keliru justru meruntuhkan optimisme publik dan merugikan petani yang bekerja keras. Itu yang perlu diluruskan,” tegasnya.


Debi pun berharap kasus gugatan perdata terhadap Tempo ini menjadi pendidikan yang positif bagi korporasi media.


“Publik layak mendapat pemberitaan yang akurat, bukan framing yang melemahkan semangat petani maupun kepercayaan masyarakat,” pungkas Debi.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan yang berhasil menggagalkan upaya importasi ilegal beras dan garam. Menurut Mentan Amran, penindakan tersebut menjadi langkah penting untuk melindungi 115 juta petani Indonesia sekaligus menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional. “Pak Menkeu, Pak Dirjen, mewakili petani 115 juta orang saya […]

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Pilarpertanian – Generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun pertanian modern, inovatif, dan berkelanjutan. Untuk mendorong peran tersebut, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kementerian Pertanian, menyelenggarakan Workshop on Empowering Young Leaders for a Sustainable Food and Agriculture Future di Auditorium PEPI, Tangerang, Rabu (14/10/2026), yang juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Menjadi bagian dari […]

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Amran menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (24/9) pagi. Pertemuan tersebut berlangsung sebelum para petani melakukan aksi demonstrasi bertepatan dengan momentum Hari Tani Nasional. Mentan Amran langsung menemui para petani setelah mendengar kedatangan mereka seusai salat subuh. Ia memilih berdialog […]

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Pilarpertanian – Upaya pengembangan potensi varietas lokal kopi di Kabupaten Sumba Barat Daya terus diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budidaya Kopi yang dilaksanakan di Desa Laga Lete, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya. Dalam kegiatan tersebut, Nani Suwarni, Pemeriksa PVT Ahli Madya, menyampaikan materi mengenai kebijakan dan mekanisme pendaftaran varietas lokal, khususnya […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencetak rekor tertinggi pada September 2026, menembus 131,11 atau naik 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan ini menunjukkan harga yang diterima petani tumbuh lebih cepat daripada biaya yang harus mereka keluarkan. Gabah, karet, cabai rawit, dan kelapa sawit menjadi komoditas utama yang mendorong penguatan tersebut. Deputi Bidang Statistik […]

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Emrus: Mentan Amran Satu-satunya Menteri Berkinerja Terbaik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Emrus: Mentan Amran Satu-satunya Menteri Berkinerja Terbaik

Pilarpertanian – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendapat sorotan positif dari pakar komunikasi politik Emrus Sihombing. Dalam evaluasinya terhadap kinerja kabinet, Emrus menilai Kementerian Pertanian sebagai satu-satunya kementerian yang menunjukkan kinerja baik dan menonjol. “Menteri yang bagus kinerjanya belum tampak, kecuali […]

Jaga Produksi Pangan, Kementan Optimalkan Ratusan Pompa Air di Tegal

Jaga Produksi Pangan, Kementan Optimalkan Ratusan Pompa Air di Tegal

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat mitigasi kekeringan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, melalui optimalisasi pompanisasi untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Langkah ini dilakukan guna membantu petani mempertahankan produktivitas lahan dan menekan risiko kehilangan hasil panen di tengah ancaman El Nino. Melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan telah mendistribusikan 627 […]

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyepakati pemberian beasiswa bagi hingga 20 mahasiswa Palestina sebagai bentuk dukungan konkret Indonesia terhadap generasi muda Palestina. Kesepakatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Palestina di bidang pendidikan, pertanian, serta sosial dan keagamaan. Kesepakatan itu disampaikan Mentan Amran saat menerima Utusan Khusus […]

Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak masyarakat Toraja untuk mengambil bagian dalam memperkuat sektor pertanian nasional melalui pengembangan komoditas unggulan daerah. Pemerintah siap mendukung pengembangan kopi, jambu mete, kelapa, kakao, hingga lada agar potensi pertanian setempat dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Musyawarah […]