Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal
Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Budidaya Kopi yang Dilaksanakan di Desa Laga Lete, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Pilarpertanian - Upaya pengembangan potensi varietas lokal kopi di Kabupaten Sumba Barat Daya terus diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budidaya Kopi yang dilaksanakan di Desa Laga Lete, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya.


Dalam kegiatan tersebut, Nani Suwarni, Pemeriksa PVT Ahli Madya, menyampaikan materi mengenai kebijakan dan mekanisme pendaftaran varietas lokal, khususnya untuk komoditas kopi yang memiliki potensi menjadi kekayaan sumber daya genetik dan identitas daerah.


Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya melakukan inventarisasi dan pendaftaran varietas lokal sebagai langkah awal dalam memberikan pengakuan dan pendaftaran terhadap varietas yang telah berkembang dan dibudidayakan secara turun-temurun oleh masyarakat.


“Varietas lokal merupakan bagian dari kekayaan pertanian daerah yang perlu didokumentasikan dan didaftarkan. Pendaftaran varietas lokal menjadi penting agar keberadaan dan karakteristik varietas dapat tercatat secara resmi serta memberikan dasar bagi pengembangan dan pemanfaatannya secara berkelanjutan,” ujar Nani Suwarni.



Lebih lanjut disampaikan bahwa proses pendaftaran perlu didukung dengan informasi yang memadai mengenai asal-usul varietas, nama varietas, karakteristik tanaman, sebaran geografis, serta pihak atau masyarakat yang memelihara dan mengembangkan varietas tersebut. Data tersebut menjadi bagian penting dalam proses identifikasi dan dokumentasi varietas lokal.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Nandang Sudrajat, serta mendapat dukungan dari Kepala BBPP Kupang, Roby Darmawan, dan Kepala Sekolah SMKPP Negeri Kupang, Bogart K. Watuwaya. Kegiatan diikuti oleh para petani, kelompok tani (poktan), serta penyuluh pertanian lingkup Kabupaten Sumba Barat Daya.


Kegiatan Bimtek juga menghadirkan Novie Pranata Erdiansyah, SP., M.Si., peneliti agronomi dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (RPN), yang menyampaikan materi mengenai pengembangan budidaya kopi. Materi diarahkan pada peningkatan pemahaman peserta terhadap aspek teknis budidaya, pengelolaan tanaman, dan upaya peningkatan produktivitas, pengolahan pascapanen serta mutu kopi.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut turut didampingi oleh Andi Dharmawan (RPN) yang memberikan praktik pengolahan kopi instan, mulai dari proses penyangraian, penggilingan, hingga menghasilkan bubuk kopi.


Potensi kopi Sumba Barat Daya dinilai cukup besar untuk dikembangkan, tidak hanya dari sisi produksi dan mutu, tetapi juga melalui penguatan identitas varietas lokal. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, petani, peneliti, dan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) diperlukan agar potensi varietas lokal dapat terdokumentasi dan dimanfaatkan secara optimal.


Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan kopi Sumba Barat Daya. Petani dan kelompok tani menjadi pelaku utama pengembangan di lapangan, penyuluh berperan dalam pendampingan teknologi dan kelembagaan, sementara dukungan pemerintah, lembaga pendidikan vokasi, serta peneliti diperlukan untuk memperkuat kapasitas dan inovasi.


Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan budidaya kopi yang baik, tetapi juga mendorong hilirisasi komoditas perkebunan sebagaimana yang dicanangkan Kementerian Pertanian. Sejalan dengan hal tersebut, varietas kopi lokal yang memiliki karakteristik khas dan potensial diharapkan dapat segera diidentifikasi, didokumentasikan, dan ditindaklanjuti melalui proses pendaftaran varietas lokal.


Melalui kegiatan ini, Kabupaten Sumba Barat Daya diharapkan mampu mengembangkan kopi sebagai komoditas unggulan daerah dengan tetap menjaga keberadaan sumber daya genetik lokal. Pendaftaran varietas lokal dan peningkatan kualitas budidaya menjadi dua hal yang saling melengkapi dalam membangun industri kopi daerah yang berkelanjutan dan memiliki daya saing.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

Pilarpertanian – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memicu krisis pangan global, Indonesia patut bersyukur karena kondisi pangan nasional relatif aman. Ketika sedikitnya 33 negara mulai mendorong masyarakatnya menyiapkan persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat, Indonesia memiliki kekuatan produksi pangan dalam negeri dan […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP Cetak Rekor 132,60 di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP Cetak Rekor 132,60 di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Pilarpertanian – Kesejahteraan petani menunjukkan perkembangan positif dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Terbaru, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Oktober 2026 mencatatkan rekor tertinggi 132,60, nilainya naik 1,13 persen dibandingkan September. Kenaikan ini menunjukkan harga hasil pertanian yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan pengeluaran yang harus mereka […]

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan, dan mempercepat swasembada pangan nasional. Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, transformasi pertanian dilakukan melalui pembenahan pupuk bersubsidi, penguatan harga hasil panen, modernisasi pertanian, dan optimalisasi lahan. Capaian dan kebijakan tersebut dibahas […]

Kementan Percepat Tanam CSR dan Oplah, Antisipasi Dampak El Niño

Kementan Percepat Tanam CSR dan Oplah, Antisipasi Dampak El Niño

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat pemanfaatan lahan hasil program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimalisasi Lahan (Oplah) untuk mendukung peningkatan produksi pangan nasional. Melalui Gerakan Tanam Serempak, Kementan mendorong lahan yang telah dibangun dan disiapkan segera ditanami agar produktif. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga […]

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengungkap skema dugaan penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dibeli melalui aplikasi resmi Bulog, kemudian diduga disalahgunakan dengan cara dikemas ulang (repacking) menjadi kemasan 50 kilogram. Penelusuran BULOG menemukan pembelian dilakukan oleh mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang terdaftar, […]

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar Malam Puncak Pertemuan Teknis Nasional Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) 2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Kamis (29/10/2026) malam. Acara puncak ini dihadiri oleh seluruh perwakilan dari 13 kabupaten lokasi proyek HDDAP, jajaran kementerian, mitra pembangunan, serta stakeholders terkait […]

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Pilarpertanian – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap daya beli petani di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, penguatan harga komoditas, hingga penghentian impor singkong disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan ekonomi di wilayah perdesaan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah kebijakan Presiden […]

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Zhang Zhu mengapresiasi capaian sektor pertanian Indonesia dan menyepakati penguatan kerja sama dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, terutama dalam peningkatan produksi, transfer teknologi, dan pengembangan komoditas strategis. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang perdagangan dan investasi […]

VOCANOVA 2026 Digelar di BBPMKP Ciawi, Dorong Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda Pertanian

VOCANOVA 2026 Digelar di BBPMKP Ciawi, Dorong Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda Pertanian

Pilarpertanian – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian, menyelenggarakan ajang kompetisi Vocational Agriculture Competition and Innovation (VOCANOVA) 2026 di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor, pada 3–5 November 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) serta Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia […]