VOCANOVA 2026 Digelar di BBPMKP Ciawi, Dorong Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda Pertanian
Para peserta kompetisi Vocational Agriculture Competition and Innovation (VOCANOVA) 2026 berfoto bersama usai acara yang berlangsung di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor, Rabu (4/11/2026)

VOCANOVA 2026 Digelar di BBPMKP Ciawi, Dorong Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda Pertanian

Pilarpertanian - Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian, menyelenggarakan ajang kompetisi Vocational Agriculture Competition and Innovation (VOCANOVA) 2026 di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor, pada 3–5 November 2026.


Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) serta Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, inovasi, dan prestasi di bidang pendidikan vokasi pertanian.


VOCANOVA 2026 diikuti oleh tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pendidikan vokasi pertanian, yakni Polbangtan Bogor, Polbangtan Yogyakarta-Magelang, Polbangtan Malang, Polbangtan Medan, Polbangtan Gowa, Polbangtan Manokwari, dan PEPI. Sebanyak 69 peserta dialokasikan untuk mengikuti berbagai kategori perlombaan.


Kompetisi tahun ini menghadirkan empat kategori utama, yaitu Inovasi dan Karya, Cerdas Cermat, Video Kreatif, serta Teaching Factory (TEFA). Keempat kategori tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan teknis, kreativitas, komunikasi, serta penerapan pembelajaran vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA).



Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa, 3 November 2026, dengan registrasi peserta, pembukaan, dan technical meeting. Pada kesempatan tersebut, panitia memberikan penjelasan mengenai mekanisme perlombaan, ketentuan penilaian, jadwal pelaksanaan, serta kebutuhan teknis masing-masing kategori.


Pada kategori Inovasi dan Karya, mahasiswa dan dosen diberikan kesempatan mempresentasikan hasil inovasi teknologi dan karya yang dikembangkan. Penilaian meliputi kreativitas atau kebaruan inovasi, teknik penyajian dan penguasaan materi, muatan kearifan serta potensi lokal, hingga manfaat dan dampak keberlanjutan inovasi. Kategori ini juga memberikan kesempatan kepada lima hingga tujuh mahasiswa terbaik untuk melaju ke babak final yang dilaksanakan secara terbuka.


Sementara itu, kategori Cerdas Cermat menguji wawasan dan pengetahuan mahasiswa melalui tiga tahapan, yakni penyisihan, semifinal, dan final. Materi pertanyaan mencakup pertanian umum, wawasan kebangsaan, program utama Kementerian Pertanian, penyuluhan pertanian, agribisnis, serta teknologi pertanian dan peternakan.


Pada kategori Video Kreatif, peserta ditantang menyampaikan pesan dan gagasan melalui karya audiovisual yang menarik, komunikatif, dan inovatif. Penilaian mencakup kreativitas, orisinalitas, kekuatan pesan, kualitas visual dan audio, alur cerita, citra positif pendidikan vokasi pertanian, serta potensi video sebagai media promosi. Selain itu, tingkat keterlibatan audiens melalui jumlah suka dan komentar di Instagram Pusdiktan turut menjadi indikator penilaian dan penentuan penghargaan Video Favorit.


Adapun kategori Teaching Factory (TEFA) memberikan ruang bagi masing-masing Polbangtan dan PEPI untuk memperlihatkan implementasi pembelajaran berbasis produksi dan layanan. Peserta melakukan presentasi sekaligus demonstrasi produk atau model pembelajaran TEFA, dengan penilaian yang mencakup inovasi pembelajaran, kesesuaian capaian pembelajaran, penerapan prinsip Teaching Factory, keterlibatan DUDIKA, manfaat pembelajaran, serta keberlanjutan pengembangan.


Seluruh rangkaian kompetisi melibatkan dewan juri yang berasal dari unsur pimpinan dan pejabat BPPSDMP, dosen Polbangtan dan PEPI, serta praktisi profesional sesuai bidang perlombaan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memastikan proses penilaian berlangsung secara objektif dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.


Puncak kegiatan VOCANOVA 2026 akan dilaksanakan melalui Malam Penganugerahan pada Rabu, 4 November 2026. Pada kesempatan tersebut akan diumumkan para juara I, II, dan III dari masing-masing kategori perlombaan, termasuk penghargaan Video Favorit.


Melalui VOCANOVA 2026, BPPSDMP terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan vokasi pertanian yang kompetitif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan sektor pertanian. Ajang ini sekaligus menjadi sarana memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan vokasi dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing, dan siap mendukung pembangunan pertanian nasional.(AgW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan, dan mempercepat swasembada pangan nasional. Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, transformasi pertanian dilakukan melalui pembenahan pupuk bersubsidi, penguatan harga hasil panen, modernisasi pertanian, dan optimalisasi lahan. Capaian dan kebijakan tersebut dibahas […]

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Pilarpertanian – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap daya beli petani di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, penguatan harga komoditas, hingga penghentian impor singkong disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan ekonomi di wilayah perdesaan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah kebijakan Presiden […]

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mengoptimalkan lahan melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) untuk meningkatkan produksi padi dan mendukung swasembada pangan. Upaya ini diwujudkan melalui Gerakan Tanam CSR 2026 di Desa Karang Petani, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (21/10/2026). Kegiatan ini mendorong pemanfaatan lahan baru agar segera ditanami. Di […]

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Pilarpertanian – Penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI) menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas anggaran, mencegah penyimpangan, dan memastikan program berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan independen, pemetaan risiko, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan menjadi kunci tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, […]

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar Malam Puncak Pertemuan Teknis Nasional Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) 2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Kamis (29/10/2026) malam. Acara puncak ini dihadiri oleh seluruh perwakilan dari 13 kabupaten lokasi proyek HDDAP, jajaran kementerian, mitra pembangunan, serta stakeholders terkait […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP Cetak Rekor 132,60 di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP Cetak Rekor 132,60 di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Pilarpertanian – Kesejahteraan petani menunjukkan perkembangan positif dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Terbaru, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Oktober 2026 mencatatkan rekor tertinggi 132,60, nilainya naik 1,13 persen dibandingkan September. Kenaikan ini menunjukkan harga hasil pertanian yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan pengeluaran yang harus mereka […]

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

Pilarpertanian – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memicu krisis pangan global, Indonesia patut bersyukur karena kondisi pangan nasional relatif aman. Ketika sedikitnya 33 negara mulai mendorong masyarakatnya menyiapkan persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat, Indonesia memiliki kekuatan produksi pangan dalam negeri dan […]

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Zhang Zhu mengapresiasi capaian sektor pertanian Indonesia dan menyepakati penguatan kerja sama dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, terutama dalam peningkatan produksi, transfer teknologi, dan pengembangan komoditas strategis. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang perdagangan dan investasi […]

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengungkap skema dugaan penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dibeli melalui aplikasi resmi Bulog, kemudian diduga disalahgunakan dengan cara dikemas ulang (repacking) menjadi kemasan 50 kilogram. Penelusuran BULOG menemukan pembelian dilakukan oleh mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang terdaftar, […]