DPR Apresiasi Kementan Terkait Capaian dan Target Peningkatan Produksi 2023
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Andi Akmal Pasluddin Mengatakan Bahwa Kementerian Pertanian Sudah Tepat dalam Bertindak karena Indonesia Selama Tiga Tahun Mampu Memenuhi Kebutuhan Sendiri Tanpa Melakukan Import dari Luar Negeri.

DPR Apresiasi Kementan Terkait Capaian dan Target Peningkatan Produksi 2023

Pilarpertanian - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengapresiasi capaian dan target peningkatan produksi Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2023 mendatang. Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Nasdem, Sulaeman Hamzah. Menurut dia, apa yang dilakukan Kementan sudah sangat tepat karena pada tiga tahun terakhir, Indonesia mampu memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa melakukan importasi.


“Kami mengapresiasi capaian dan peningkatan target produksi tahun 2023 mendatang. Apalagi ada beberapa komoditas impor seperti daging sapi, kedelai dan tebu yang akan dipenuhi dari dalam negeri. Untuk itu kami mendorong Kementan menerapkan strategi substitusi dengan bahan lokal,” ujar Sulaeman dalam rapat dengar pendapat bersama jajaran eselon 1 Kementan, Selasa, 15 November 2022.


Sulaeman mengatakan target peningkatan produksi nasional harus dilakukan mengingat kondisi dunia saat ini sedang tidak sehat akibat dampak krisis dunia yang menjadi momok bagi semua negara. Hal inilah yang juga akan berdampak langsung pada kondisi dan produksi nasional.


“Yang pasti target dan produksi dalam negri akan terganggu dengan adanya krisis global ini seperti perubahan iklim dan dampak perang yang membuat pertumbuhan ekonomi global melambat. Karena itu, peningkatan produksi sudah sangat tepat dan harus ada skema tambahan anggaran untuk peningkatan komoditas lainnya,” katanya.



Disisi lain, Sulaeman mendorong Kementan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan produktivitas pertanian melalui program perluasan area tanam untuk memperkuat ketersediaan pangan nasional. “Kita sepakat sektor pertanian harus diperkuat untuk menjaga pertumbuhan pangan dunia,” katanya.


Anggota Komisi IV lainnya dari Fraksi PKS, Andi Akmal Pasluddin menilai bahwa data dan neraca yang ada di Kementan sudah sangat oke alias positif. Hal ini karena Kementan menggunakan data yang dikeluarkan BPS. Karena itu, ke depan yang perlu dipersiapkan adalah penyerapan Bulog terhadap padi hasil panen raya petani.


“Saya kira perlu kita tegaskan bahwa kalau kita lihat data ya, data pangan kita positif bahkan ada kelebihan. Kan kalau kita tidak percaya data BPS lantas kita percaya data siapa? saya sih sederhana aja. Oleh karena itu, sekali lagi kita mendorong agar penyerapan ini segera dilakukan dan minimal 1 juta ton di gudangnya Bulog. Kalau Bulog tidak bisa kan ada RNI dan nanti kita compare dengan data Bapanas,” katanya.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan SYL Buka Jambore Hortikultura 2022: Buah dan Sayur Indonesia Harus Mendunia

Mentan SYL Buka Jambore Hortikultura 2022: Buah dan Sayur Indonesia Harus Mendunia

Pilarpertanian – Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian menggelar acara Jambore Hortikultura 2022. Kegiatan dihelat mulai Jumat – Minggu, 2 – 4 Desember 2022. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), turut hadir sekaligus membuka acara bersama Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto. SYL menjelaskan, pihaknya mengapresiasi capaian komoditas hortikultura selama beberapa tahun terakhir. Di tengah pandemi dua […]

Mentan SYL Dorong Buah & Sayur Indonesia Tembus Mancanegara

Mentan SYL Dorong Buah & Sayur Indonesia Tembus Mancanegara

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus mendorong produk pertanian Indonesia, terutama buah dan sayur untuk bisa menembus pasar mancanegara. SYL pun bercerita tentang harga buah dan sayur tropis yang dihargai mahal di luar negeri. “Kemarin di Washington saya lihat harga durian dihargai 1,5 juta rupiah di sana. Dengan tingginya nilai buah dan […]

Isu Impor Beras, Ekonom Indef Ingatkan Bapanas Soal Ini

Isu Impor Beras, Ekonom Indef Ingatkan Bapanas Soal Ini

Pilarpertanian – Komoditas beras memiliki posisi yang amat strategis. Sebagai bahan pangan utama masyarakat, beras cukup ‘sensitif’ terhadap gejolak pasar. Isu-isu yang menyebabkan kenaikan seperti ketersediaan stok, harga, hingga impor sangat berpengaruh di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Agus Herta Sumarto ketika dimintai keterangannya seputar rencana impor […]

Kementan Luncurkan Logo UMKM Hortikultura

Kementan Luncurkan Logo UMKM Hortikultura

Pilarpertanian – Penumbuhan UMKM merupakan salah satu upaya Kementerian Pertanian dalam mendukung peningkatan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19, termasuk UMKM produk olahan hortikultura. Untuk menjamin kualitas produk olahan yang dihasilkan oleh UMKM Hortikultura binaan, Direktorat Jenderal Hortikultura memberikan penanda khusus berupa sebuah logo pada setiap produk olahan yang dihasilkan. “UMKM yang menjadi binaan Ditjen Hortikultura […]

LPPNU Jatim Minta Polemik Beras Dihentikan, Buat Apa Impor Kalau CBP Sudah Terpenuhi

LPPNU Jatim Minta Polemik Beras Dihentikan, Buat Apa Impor Kalau CBP Sudah Terpenuhi

Pilarpertanian – Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Jawa Timur, Ahmad Yani meminta polemik wacana impor beras segera dihentikan. Menurutnya, kebijakan impor tidak perlu dilakukan mengingat beras Indonesia yang ada di penggilingan dan masyarakat sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun mendatang. “Terkait dengan polemik ini, apakah semahal itu koordinasi antar lembaga. […]

PKEPP: Impor Beras Rugikan Petani

PKEPP: Impor Beras Rugikan Petani

Pilarpertanian – Rencana kebijakan impor beras dinilai bisa merugikan para petani. Memasuki musim panen yang notabene akhir Desember hingga Januari 2023 nanti, beleid itu dinilai harus dikaji ulang. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Pusat Kajian Ekonomi Pertanian dan Pangan (PKEPP), Ahmad Albana dalam satu perbincangan dengan awak media, Senin (1/12). Albana menegaskan jika impor beras bukanlah […]

Kementerian Pertanian Pecahkan Rekor MURI Nguleg Bawang Putih Terbanyak dan Serentak

Kementerian Pertanian Pecahkan Rekor MURI Nguleg Bawang Putih Terbanyak dan Serentak

Pilarpertanian – Dalam Gebyar Bawang Putih Nusantara di acara Jambore Hortikultura 2022, Rekor MURI untuk kategori Nguleg Sambal Serentak berhasil dipecahkan. Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyampaikan rasa kagum dan bangganya atas animo peserta. “Tadinya kami menargetkan 5.000 peserta hadir online se-Nusantara. Namun, tidak disangka peserta tembus hingga 7.695 dari berbagai kota/kabupaten/provinsi,” ujar Prihasto, Jumat […]

Pengunjung Jambore Hortikultura 2022 Dibuat Takjub oleh Jamur Keabadian

Pengunjung Jambore Hortikultura 2022 Dibuat Takjub oleh Jamur Keabadian

Pilarpertanian – Perhelatan akbar Kementerian Pertanian yang bertajuk Jambore Hortikultura 2022 yang dibuka oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo Jumat (2/12) ternyata menarik minat dan antusias pengunjung. Diperkirakan lebih dari 2.000 pengunjung memadati area Jambore yang berada di Margo Hotel Depok pada hari pertama. Acara yang direncanakan menjadi event tahunan tersebut akan digelar hingga Minggu […]

Pengenalan Teknologi Perbanyakan Benih Hortikultura pada Jambore Hortikultura

Pengenalan Teknologi Perbanyakan Benih Hortikultura pada Jambore Hortikultura

Pilarpertanian – Inovasi teknologi perbanyakan Hortikultura senantiasa dinamis mengikuti perkembangan zaman. Hal ini dikarenakan keterbatasan sumber entris terutama untuk buah lokal sehingga perlu ada terobosan perbanyakan vegetatif yang efektif dan efisien. Selain itu pengambilan entris dari pohon induk tunggal (PIT) secara massif dapat merusak PIT sendiri. “Selain itu kendala yang sering terjadi di dalam proses […]