DPR RI Apresiasi Program Food Estate di Sumba Tengah
Anggota Komisi IV DPR RI Mengunjungi Lokasi Bantuan Pengolahan Padi atau Rice Milling Unit dan Pengering Bantuan Kementerian Pertanian di Desa Umbu Pabal Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, NTT.

DPR RI Apresiasi Program Food Estate di Sumba Tengah

Pilarpertanian - Rabu pagi(13/7/22), beberapa anggota DPR RI Komisi IV mengunjungi lokasi bantuan pengolahan padi atau Rice Milling Unit (RMU) dan pengering (Vertikal Dryer) bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) di desa Umbu Pabal Selatan Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat Kabupaten Sumba Tengah. Kunjungan ini bertujuan melihat langsung perkembangan dari Food Estate (FE) yang sudah dilakukan sekaligus masa reses sidang V komisi IV DPR.


“Kami (DPR RI) datang kesini memang sengaja untuk melihat perkembangan program yang dilakukan oleh mitra kami (Kementan) sudah sejauh mana” ucap Edward Tanur anggota komisi IV DPR RI.


Edward menambahkan, sebagai mitra, dia mengapresiasi dan mendukung Kementan dengan program FE agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat NTT khususnya Sumba Tengah.


Dryer yang diberikan Kementan terbukti sangat membantu petani disaat musim hujan, dan sudah mampu memproduksi beras sendiri. Edward berharap masyarakat lebih semangat dan lebih giat bertani lagi, tidak boleh bantuan yang diberikan mangkrak atau tidak termanfaatkan.



Untuk permasalahan ketersediaan air dan irigasi yang petani keluhkan, Edward berjanji akan berusaha memperjuangkan di parlemen dengan pihak terkait seperti Kementerian PUPR.


Angka Kemiskinan di Sumba Tengah Turun


Program FE perlahan mulai menunjukkan hasil yang positif, hal ini dibuktikan dengan turunnya angka kemiskinan yang sebelumnya tahun 2020 sebesar 34,49% dan tahun 2021 menjadi 34,27% turun 0,22%, Penurunan ini paling signifikan di seluruh kabupaten/kota di NTT.


“Penurunan ini dipengaruhi dengan adanya program Food Estate, produksi padi meningkat dari 3,4 ton/Ha menjadi 5,1 ton/Ha, jagung yang semula cuma 1-3 ton menjadi 5 ton/Ha” ungkap Umbu Eda Pajangu, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah.


Umbu Eda Panjangu menjelaskan petani sekarang sudah bisa menikmati hasil panen yang cukup memuaskan. Walau banyak pihak yang menilai keberhasilan program FE tidak signifikan, tetapi nyatanya ada perubahan kultur cara bertani dari yang tradisional menjadi modern sehingga menghemat biaya produksi, membangkitkan semangat dan antusias petani tegasnya.


Umbu Eda Panjangu mengucapkan terima kasih atas perhatian yang besar dari DPR RI dan Kementan. Perlahan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah pusat dalam mensejahterakan petani semakin meningkat.


Suwandi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan menyikapi hasil FE, dia berharap program food estate di Sumba Tengah mampu menggerakkan roda ekonomi keluarga petani, umumnya masyarakat Sumba Tengah yang selama ini bergantung pada sektor pertanian.


Kedepannya, program Kementan ini mampu berkontribusi besar terhadap peningkatan indeks perekonomian di Kabupaten Sumba Tengah.


Suwandi meminta dukungan semua pihak terlebih DPR RI untuk bisa membantu Kementan dalam hal program dan anggaran yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Cegah Penurunan Kualitas Beras, Petani Kota Waringin Timur Maksimalkan Penggunaan Mesin Pengering Bantuan Pemerintah Tahun 2013

Cegah Penurunan Kualitas Beras, Petani Kota Waringin Timur Maksimalkan Penggunaan Mesin Pengering Bantuan Pemerintah Tahun 2013

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) konsisten memberikan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan produksi dan nilai jual produk tanaman pangan. Pemerintah pun sangat ketat melakukan pengawasan agar penggunaan bantuan tersebut benar-benar optimal. Kali ini Gapoktan Sinar Harapan, Desa Lampuyang, Kec. Teluk Sampit pada tahun 2013 menerima bantuan vertical dryer […]

Strategi Itjen Kementan Wujudkan Kalbar Zero PMK Melalui Fungsi Pengawasan Intern

Strategi Itjen Kementan Wujudkan Kalbar Zero PMK Melalui Fungsi Pengawasan Intern

Pilarpertanian – Inspektorat Jenderal Kementan siap menjalankan Fungsi Pengawasan Intern terhadap penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kalimantan Barat secara cepat sehingga pada bulan Agustus mendatang wilayah tersebut mampu menjadi daerah hijau atau zero PMK. “Penanganan PMK harus berjalan efektif dan sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada. Dalam hal ini pengawasan intern dari […]

Mentan SYL Siap Laksanakan Perintah Presiden Tanam Jagung di Papua, NTT dan Maluku

Mentan SYL Siap Laksanakan Perintah Presiden Tanam Jagung di Papua, NTT dan Maluku

Pilarpertanian – Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) siap melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo dalam melakukan penanaman jagung di wilayah Papua Barat, NTT, Maluku Utara dan Kalimantan Utara. Diketahui, total luas area yang akan ditanam nantinya mencapai 141.000 hektare dan 86.000 diantaranya merupakan lahan baru. “Hari ini kami dapat kepastian dari Bapak Presiden […]

Lewat FFD, Ratusan Petani Kebumen Digembleng Program CSA Kementan

Lewat FFD, Ratusan Petani Kebumen Digembleng Program CSA Kementan

Pilarpertanian – Pertanian di Kabupaten Kebumen terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya lantaran gencarnya program pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program pertanian cerdas atau Climate Smart Agriculture (CSA). CSA adalah paket teknologi ramah lingkungan program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan […]

Irjen Kementan dan Forkopimda Sanggau Siap Menjaga Pangan Untuk Masa Depan

Irjen Kementan dan Forkopimda Sanggau Siap Menjaga Pangan Untuk Masa Depan

Pilarpertanian – Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan), Jan Samuel Maringka bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sanggau siap membangun kolaborasi bersama dalam menjaga pangan nasional. Di antaranya dengan meningkatkan produksi pertanian dan memperketat pengawasan makanan yang memiliki potensi berbahaya bagi kesehatan manusia. “Yang pasti bagi kami kedaulatan pangan itu harus menjadi komitmen bersama. Dan […]

Menko Perekonomian Nilai Positif Bibit Jagung Hibrida Kementan

Menko Perekonomian Nilai Positif Bibit Jagung Hibrida Kementan

Pilarpertanian – Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai positif penyediaan bibit unggul jagung hibrida Kementerian Pertanian (Kementan) yang mampu berproduksi hingga 13,7 ton perhektare. Menurut Menko, penanaman jagung harus dimaksimalkan baik di lahan intensifikasi maupun ekstensifikasi. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas Senin (1/8). “Pemerintah sudah mendorong bibit unggul jagung yang […]

Petani Bantul Siap Penuhi Benih Genjah Kebutuhan IP 400/OPIP Secara Insitu

Petani Bantul Siap Penuhi Benih Genjah Kebutuhan IP 400/OPIP Secara Insitu

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mengupayakan peningkatan produksi padi untuk menjamin ketersediaan beras nasional secara berdaulat. Salah satu terobosan yang saat ini tengah dilakukan yaitu melalui pola tanam padi dengan indeks pertanaman (IP) 400 yang dikelola dalam klaster kawasan berbasis korporasi petani. Penerapan pola tanam padi IP 400 merupakan salah satu langkah meningkatkan produksi sehingga […]

KSP Moeldoko Dukung Kementan Kembangkan Pangan Lokal

KSP Moeldoko Dukung Kementan Kembangkan Pangan Lokal

Pilarpertanian – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mendukung upaya Kementerian Pertanian dalam mengembangkan pangan lokal seperti sagu dan sorgum. Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan mengingat saat ini dunia tengah menghadapi krisis pangan akibat berbagai persoalan. Karena itu, Moeldoko mengajak masyarakat Indonesia untuk melakukan penanaman baik di lahan sempit maupun di pekarangan. “Saya sudah […]

5 Strategi Kementan Tingkatkan Produksi Gula Konsumsi Nasional

5 Strategi Kementan Tingkatkan Produksi Gula Konsumsi Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus melakukan upaya peningkatan produksi gula konsumsi melalui pola ekstensifikasi maupun intensifikasi. Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melakukan olah tanah, tanam dan panen tebu di Desa Pasirbungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Menurut Mentan, olah tanah, tanam dan panen tebu yang dilakukan hari ini, Jumat (29/7) […]