Integrated Farming Berbasis Jagung Salah Satu Program Superprioritas Kementan
Salah Satu Pengembangan Sistem Usahatani Jagung dengan Integrated Farming.

Integrated Farming Berbasis Jagung Salah Satu Program Superprioritas Kementan

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian saat ini tengah menggencarkan sistem pertanian terpadu/Integrated Farming, khususnya untuk sektor tanaman jagung. Integrated Farming ini merupakan salah satu program superprioritas Menteri Pertanian Bapak Syahrul Yasin Limpo. Integrated Farming berbasis jagung ini merupakan pengembangan sistem usahatani jagung yang mengintegrasikan beberapa usaha tanaman lain (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan) dan peternakan yang dikelola secara terpadu dan serasi serta berorientasi ekonomi dan ekologis, dapat memberikan nilai tambah kepada petani. Dengan sistem pertanian terintegrasi, petani dapat pula mengupayakan pendapatan lain dari sektor pendukung tanaman utamanya.


Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Takdir Mulyadi dalam Webinar Bimtek Propaktani Episode 262 tanggal 30 Desember 2021 menyampaikan bahwa pengembangan pertanian terpadu (integrated farming) berbasis jagung merupakan pengembangan pola tanam jagung yang mengintegrasikan beberapa usaha pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan) yang dikelola secara terpadu dan serasi serta berorientasi ekonomi dan ekologis.


“Sampai saat ini, usulan dari Dinas Provinsi/Kabupaten untuk kegiatan Integrated Farming seluas 13.389 hektar di 33 Provinsi, 508 Kab dengan luas lahan yang telah dipolygon seluas 4.498 Ha. Integrated Farming selain dari pendanaan stimulant Bantuan Pemerintah, juga dengan memanfaatkan KUR Perbankan, Program Makmur PIHC, Asuransi, riset, bimtek, sertifikasi, regulasi,” kata Takdir.


Syarat integrated farming antara lain letak strategis/pinggir jalan raya, lahan clear and clean di lokasi eksisting atau lahan baru, dikelola oleh keltan dan SDM yang aktif, diutamakan satu hamparan, dikembangkan sebagai demfarm show window teknologi, bisa dijadikan agro wisata. Integrated Farming berbasis jagung, didukung sayuran, pisang, kelapa, itik, ayam dan disiapkan sistem irigasi/embung, pompa, dan alsin.



Bahwa prinsip integrated farming ini berada dalam suatu kawasan atau hamparan, “Limbah kegiatan adalah input untuk kegiatan lainnya. Dengan demikian, dapat menjaga keseimbangan ekosistem dan mendorong konservasi habitat dengan menerapkan pertanian organik,“ ujar Takdir.


Hal ini juga harus didukung dengan Inovasi kebijakan KUR sektor pertanian adalah meningkatkan KUR tanpa agunan tambahan dari Rp 50 juta menjadi Rp 100 juta, pemberian fasilitas KUR khusus untuk kelompok (cluster) komoditas pertanian dan komoditas produktif lainnya dengan perusahaan mitra sebagai Bapak Angkat (off-taker) serta relaksasi ketentuan KUR di masa pandemi berupa penundaan pembayaran pokok, perpanjangan jangka waktu dan penambahan limit KUR.


Beberapa wilayah sudah berjalan dengan program Integrated Farming ini. Bupati Wajo Amran Mahmud menyatakan bahwa Integrated Farming System (Sistem Pertanian Terpadu) merupakan salah satu dari 25 Program Kerja Nyata. Program ini dicanangkan pada bulan Februari 2019 dimana Sistem Pertanian Terpadu berorientasi pada Agrowisata dan Agroedukasi. Kawasan Pertanian Terpadu adalah milik Pemda seluas 20 Ha terletak di Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.


Heri Susanto Wakil Bupati Kabupaten Gunung Kidul, menyebutkan Integrated Farming di Kabupaten Gunungkidul berlokasi di Kelurahan Bendung, Kapanewon Semin. “Potensi eksisting adalah luas lahan 24 Ha lokasi di dusun Garotan, Gobeh, Dringo & Widoro“ kata Heri. Komoditas utamanya adalah jagung dan komoditas hortikultura bawang merah, cabai, sayuran, dan buah semusim. Dalam pelaksanaannya terdapat dukungan pemerintah baik pusat maupun daerah.


Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi menyampaikan, bahwa IF ini harus disosialisasikan kepada petani dengan bahasa yang lebih sederhana yaitu pertanian terpadu, ”Agar mudah di cerna dan petani lebih paham akan program yang kita maksud, namun demikian, istilah integrated farming juga harus tetap hidup dan perlu dikenalkan sebagai bentuk edukasi kepada mereka,“ jelas Suwandi. Ia menekankan bahwa Integrated Farming yang dianjurkan untuk satu kabupaten adalah minimal 2 titik masing-masing seluas 20 ha dengan penanganan intensif, “Tetapi itu bukan harga mati, pelaksanaannya bersifat fleksibel menyesuaikan dengan keadaan dan potensi wilayah, andai lahan yang tersedia 11,5 ha maka itupun bisa dijadikan sebagai tempat kegiatan Pertanian Terpadu,“ tuturnya. Ini akan dijadikan sebagai show windows maka perlu diupayakan agar lokasi strategis, mudah diakses, serta jalan yang cukup luas, bila memungkinkan jadikan sebagai Agrowisata agar sumber penghasilan petani bisa bertambah. (YouTube/PropaktaniTV) (ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Maksimalkan Program Utama, Kementan Dorong SDM Berkualitas Melalui Agenda Intelektual

Maksimalkan Program Utama, Kementan Dorong SDM Berkualitas Melalui Agenda Intelektual

Pilarpertanian – Program utama yang dijalankan Kementerian Pertanian harus mendapatkan dukungan berupa agenda intelektual agar lebih maksimal. Tentunya upaya ini juga di dukung dengan SDM yang berkualitas. Hal tersebut disampaikan dalam Koordinasi Pelaksanaan Proyek PHLN Lingkup Pusat Penyuluhan Pertanian TA 2022 yang dilangsungkan di Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/1/2022). Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan […]

Kalsel Dukung Kementan Tingkatkan Produksi Padi dan Antisipasi Perubahan Iklim 2022

Kalsel Dukung Kementan Tingkatkan Produksi Padi dan Antisipasi Perubahan Iklim 2022

Pilarpertanian – Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menjamin ketersediaan pangan khususnya padi sebagai komoditas strategis di masa pandemi dan menghadapi dampak perubahan iklim 2022 disambut positif pemerintah daerah. Salah satunya, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menyiapkan langkah strategis guna mengantisipasi dampak perubahan iklim sehingga optimis meningkatkan produksi padi 2022. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan […]

Benih Sumber Kehidupan, Bagaimana Hasilkan Benih Unggul Bermutu

Benih Sumber Kehidupan, Bagaimana Hasilkan Benih Unggul Bermutu

Pilarpertanian – Propaktani Direktorat Jenderal Tanaman Pangan terus gencar melakukan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) secara daring. BTS Propaktani ini cukup efektif dalam menyebarluaskan informasi pertanian, khususnya untuk komoditas tanaman pangan dan bisa menjangkau banyak partisipan di seluruh Indonesia. Sudah ratusan ribu partisipan mengikuti melalui zoom dan kanal Youtube Propaktani TV. Selama 3 jam di […]

Budi Daya Padi Ramah Lingkungan Solusi Pulihkan Kesuburan Tanah, Tingkatkan Provitas

Budi Daya Padi Ramah Lingkungan Solusi Pulihkan Kesuburan Tanah, Tingkatkan Provitas

Pilarpertanian – BTS (Bimbingan Teknis Sosialisasi) Propaktani yang diselenggarakan setiap hari, pada episode ke 281 Tanggal 12 Januari 2022 mengangkat Tema Menarik Budi Daya Padi Ramah Lingkungan. Acara yang diinisiasi Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian merupakan upaya nyata untuk mencerahkan para petani terkait dengan inovasi dan teknologi budi daya pertanian, dan juga ajang bertukar pikiran, […]

Stafsus Wapres: Pertanian Adalah Aspek Penting Dalam Menghadapi Gejolak dan Krisis Pandemi

Stafsus Wapres: Pertanian Adalah Aspek Penting Dalam Menghadapi Gejolak dan Krisis Pandemi

Pilarpertanian – Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI yang juga sekaligus Ketua Umum Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani), Guntur Subagja mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan aspek penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan gejolak krisis pandemi covid-19 yang terus berkepanjangan. Apalagi, Indoensia baru saja dilanda serangan varian baru omicron. “Karena itu kita harus merubah mindset […]

Kementan Gencarkan Hilirisasi Komoditas Singkong Bernilai Jual Tinggi

Kementan Gencarkan Hilirisasi Komoditas Singkong Bernilai Jual Tinggi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) di tahun 2022 selain fokus meningkatkan produksi, juga gencar melakukan hilirisasi produk pangan lokal yang bernilai ekonomi tinggi. Salah satunya pengembangan produk aneka olahan singkong guna menggairahkan sektor perekonomian masyarakat pedesaan dan nasional. Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menuturkan upaya nyata untuk meningkatkan semangat petani singkong yakni menghadirkan hilirisasi. Pasalnya, […]

Valorisasi Tanaman Lokal untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Pertanian

Valorisasi Tanaman Lokal untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Pertanian

Pilarpertanian – Bimtek Sosialisasi (BTS) Propaktani Episode 283 tanggal 13 Januari 2022 ini cukup menarik dan menyita perhatian para partisipan. Dengan mengangkat tema Valorisasi Tanaman Pertanian meningkatkan Nilai tambah, menghadirkan para pakar/ahli dari SITH ITB. Dalam kesempatan ini, acara dibuka dengan sambutan Dekan STIH ITB, Dr. Endah Sulistyawati. Dalam sambutannya, Endah mengatakan bahwa dirinya dan […]

Banyak Keunggulan, Kementan Bangkitkan Pengembangan Budi Daya Koro Pedang

Banyak Keunggulan, Kementan Bangkitkan Pengembangan Budi Daya Koro Pedang

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi nasional dengan membangkitkan hingga memperluas pengembangan komoditas yang memiliki pontesi ekonomi. Tak banyak yang tahu, koro pedang merupakan komoditas tanaman pangan yang terlupakan namun memiliki banyak khasiat dan keunggulan terutama secara ekonomi sehingga menjadi perhatian untuk dikembangkan. Dirjen Tanaman Pangan menyebutkan koro […]

Lampung Siap Genjot Pertanaman Jadi 4 Kali Setahun dan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim

Lampung Siap Genjot Pertanaman Jadi 4 Kali Setahun dan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim

Pilarpertanian – Menghadapi tantangan pencapaian target produksi pangan di tahun 2022, Kementerian Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung beserta Dinas Pertanian Se-Kabupaten/Kota di provinsi Lampung melakukan rapat koordinasi percepatan tanam (Kamis, 13/01/2022) untuk menentukan langkah bersama pencapaian target produksi tahun 2022. Dalam rakor yang diselenggarakan secara virtual tersebut, Direktur Jenderal […]