Kementan: Digitalisasi Perizinan Pestisida Harus Beri Kepastian bagi Industri
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Indra Zakaria Rayuzman Saat Menghadiri Kegiatan Pameran dan Seminar APROPI AgrochemBIZ Show 2026

Kementan: Digitalisasi Perizinan Pestisida Harus Beri Kepastian bagi Industri

Pilarpertanian - Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian, Indra Zakaria Rayuzman, menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan produk pestisida yang beredar memenuhi persyaratan mutu sekaligus memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.


Hal itu disampaikan Indra saat membuka Pameran dan Seminar APROPI AgrochemBIZ Show 2026 bertema “Menyediakan Pestisida Bermutu untuk Mendorong Kualitas Pangan”, Selasa, 15 September 2026.


Menurut Indra, tanggung jawab pemerintah tidak hanya berada pada aspek pengawasan produk pestisida, tetapi juga memastikan proses perizinan dapat berjalan efektif. “Kami terus mendorong transformasi pelayanan perizinan pertanian melalui pemanfaatan teknologi informasi dan penguatan proses bisnis,” ujar Indra.


Ia mengatakan digitalisasi pelayanan perizinan tidak boleh hanya dimaknai sebagai pemindahan proses manual ke dalam aplikasi. Digitalisasi harus mampu menyederhanakan proses, meningkatkan transparansi, mengurangi potensi kesalahan, mempercepat pelayanan, serta memberikan kepastian kepada pelaku usaha.



Indra menilai AgrochemBIZ Show 2026 memiliki nilai strategis karena tidak sekadar menjadi ajang pameran produk. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan inovasi, perkembangan teknologi, pemerintah, dan pelaku industri agrokimia.


“Kita perlu memberikan ruang bagi berkembangnya inovasi di bidang pestisida, biopestisida, biostimulan, teknologi formulasi serta berbagai teknologi pendukung pertanian,” katanya.


Ia menekankan perkembangan teknologi harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan pertanian saat ini sekaligus menghadapi tantangan sektor pertanian pada masa mendatang. Di sisi regulasi, Indra mengatakan Kementerian Pertanian tengah melakukan penyempurnaan dan revisi sejumlah regulasi untuk mengakomodasi perkembangan teknologi dan inovasi baru di sektor pertanian.


Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah perkembangan biostimulan yang dinilai memiliki potensi dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman serta menjadi bagian dari inovasi sarana produksi pertanian. “Dalam proses penyempurnaan regulasi tersebut, masukan dari para pelaku usaha, asosiasi, akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan menjadi sangat penting,” katanya.


Indra berharap regulasi yang dihasilkan nantinya mampu responsif terhadap perkembangan teknologi dan inovasi, tetapi tetap memberikan kepastian serta perlindungan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Ia juga mengapresiasi APROPI dan AgrochemBIZ atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah dengan industri, memperkenalkan perkembangan teknologi agrokimia, membangun jejaring, sekaligus membahas peluang pengembangan pertanian ke depan.


“Kegiatan ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk berbagi pengetahuan, teknologi, dan best practice, sekaligus mendorong harmonisasi regulasi dan standar penggunaan agrokimia yang aman dan efisien,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, Kementan berkolaborasi dengan APROPI melalui kehadiran booth layanan dan informasi perizinan pestisida. Indra mengatakan keberadaan booth tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan pemerintah dengan pelaku usaha sekaligus memperluas akses informasi mengenai pelayanan perizinan pestisida, mulai dari persyaratan, mekanisme, hingga perkembangan pelayanan.


Kementan juga menyediakan klinik konsultasi pendaftaran pestisida dalam AgrochemBIZ Show 2026. Menurut Indra, fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya penggunaan pestisida yang telah terdaftar.


“Pestisida terdaftar pasti aman. Pameran ini menjadi sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat luas,” katanya.


Indra meminta pelaku industri pestisida tidak melihat mutu hanya sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan administratif.


“Kepada seluruh pelaku industri pestisida, saya meminta agar mutu tidak dipandang sekadar sebagai persyaratan administratif. Jangan menjadikan mutu hanya sebagai persyaratan administratif tetapi sebagai komitmen perusahaan,” tegasnya.


Ia juga mendorong industri terus berinovasi dengan mengembangkan produk dan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan petani serta tantangan pertanian masa depan. Pada saat yang sama, pelaku usaha diminta meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi. Menurut Indra, kepatuhan merupakan bagian penting dalam membangun industri agrokimia yang sehat dan berkelanjutan.


Industri juga diharapkan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat dan petani mengenai penggunaan pestisida secara tepat, aman, dan efisien. “Komunikasi yang terbuka antara regulator dan industri akan membantu menciptakan regulasi dan pelayanan yang semakin baik,” katanya.


Indra mengajak seluruh pemangku kepentingan bersama-sama membangun industri agrokimia yang bermutu, inovatif, berdaya saing, patuh terhadap regulasi, dan berorientasi pada keberlanjutan. Menurutnya, seluruh upaya tersebut pada akhirnya harus bermuara pada penguatan sektor pertanian nasional.


“Yang paling penting, seluruh upaya tersebut harus bermuara pada satu tujuan: mewujudkan pertanian Indonesia yang produktif, mewujudkan swasembada berkelanjutan, serta menghasilkan pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat,” jelasnya.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Insiden Penembakan di Papua Pegunungan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Insiden Penembakan di Papua Pegunungan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga petugas dalam insiden penembakan yang menimpa rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9) sore. Berdasarkan informasi kepolisian, para korban tengah dalam perjalanan menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat setempat ketika rombongan […]

Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Mentan Amran Dorong Sawit Indonesia Naik Kelas Lewat Hilirisasi

Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Mentan Amran Dorong Sawit Indonesia Naik Kelas Lewat Hilirisasi

Pilarpertanian – Ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya tumbuh 5,49 persen sepanjang Januari–Juli 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut memperkuat kontribusi komoditas sawit dalam ekspor pertanian sekaligus menunjukkan besarnya potensi komoditas perkebunan Indonesia di pasar global. Pertumbuhan ekspor tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah memperkuat sektor sawit dari hulu hingga […]

Kementan Alokasikan AUTP untuk 100 Ribu Hektare, Lindungi Petani Hadapi El Nino

Kementan Alokasikan AUTP untuk 100 Ribu Hektare, Lindungi Petani Hadapi El Nino

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk melindungi 100 ribu hektare lahan pertanian pada 2026. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah mengantisipasi risiko gagal panen akibat kekeringan, banjir, maupun serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) di tengah potensi El Nino. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman beberapa saat lalu mengatakan […]

Mentan Amran Perintahkan Usut Dugaan Mahar Bantuan Alsintan: “Jangan Kasih Ampun!”

Mentan Amran Perintahkan Usut Dugaan Mahar Bantuan Alsintan: “Jangan Kasih Ampun!”

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memerintahkan aparat kepolisian mengusut dan menindak tegas dugaan pungutan atau mahar dalam penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani. Mentan Amran menegaskan, tidak boleh ada satu rupiah pun yang diminta kepada petani sebagai syarat memperoleh bantuan pemerintah. Perintah tersebut disampaikan Mentan Amran setelah mendengar langsung […]

Terharu dengar Kisah Maba Unismuh yang Ditinggal Ayah Sejak Kecil, Mentan Amran Langsung Beri Bantuan

Terharu dengar Kisah Maba Unismuh yang Ditinggal Ayah Sejak Kecil, Mentan Amran Langsung Beri Bantuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terharu mendengar kisah Harlen, mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) yang menjalani hidup sebagai piatu dan telah ditinggal ayah sejak kecil. Di tengah keterbatasan, Harlen tetap berjuang melanjutkan pendidikan dan tinggal di asrama karena tidak sanggup membayar biaya kos. Mentan Amran yang mendengar kisah tersebut langsung memberikan […]

Di Simposium KAHMI, Mentan Amran Tegaskan Kemandirian Pangan Jadi Benteng Lindungi Rakyat

Di Simposium KAHMI, Mentan Amran Tegaskan Kemandirian Pangan Jadi Benteng Lindungi Rakyat

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan fondasi penting untuk melindungi rakyat, terutama petani dan masyarakat kecil, dari berbagai gejolak global. Karena itu, pemerintah terus memperkuat swasembada pangan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan bangsa Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat menjadi keynote speaker pada Simposium Nasional Korps […]

Kementan Distribusikan 1.000 Pompa Air untuk Antisipasi Kekeringan di Grobogan

Kementan Distribusikan 1.000 Pompa Air untuk Antisipasi Kekeringan di Grobogan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 1.000 unit pompa air ke Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang berpotensi mengganggu produksi pangan. Pompa tersebut akan ditempatkan di 500 titik rawan kekeringan. Intervensi ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi tanaman yang sedang tumbuh atau standing crop, sekaligus membantu petani mempertahankan produksi selama musim […]

Drone Turun ke Sawah Konawe, Kementan Uji Pertanian Modern untuk Kejar Swasembada Pangan

Drone Turun ke Sawah Konawe, Kementan Uji Pertanian Modern untuk Kejar Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mempercepat swasembada pangan melalui optimalisasi lahan, peningkatan indeks pertanaman (IP), serta penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian. Langkah tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Bersama di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (14/9/2026). Kegiatan tanam dilaksanakan pada hamparan lahan CSR seluas 112 hektare. Pada […]

Dukung Unismuh Bangun Usaha dari Sektor Pertanian, Mentan Amran: Manfaatkan Lahan Produktif

Dukung Unismuh Bangun Usaha dari Sektor Pertanian, Mentan Amran: Manfaatkan Lahan Produktif

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuka peluang bagi mahasiswa dan alumni Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) untuk terjun langsung ke sektor pertanian melalui pemanfaatan lahan produktif. Kementerian Pertanian (Kementan) siap mendukung pengolahan tanah dan pendanaan untuk sejumlah komoditas strategis, seperti kakao, mete, dan jagung. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda […]