Kementan Targetkan Peningkatan Produktivitas Dengan Penerapan Teknologi
Penggunaan Alat Mesin Pertanian Sebagai Wujud Penerapan Teknologi Pertanian.

Kementan Targetkan Peningkatan Produktivitas Dengan Penerapan Teknologi

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045. Untuk mencapai tujuan tersebut, salah satu cara yang ditempuh adalah peningkatan produktivitas pangan nasional, Kementan senantiasa mendorong berbagai inovasi di sektor pertanian. Pengembangan inovasi yang dikembangkan oleh Kementan memiliki syarat penting, yaitu memenuhi unsur pemenuhan kebutuhan petani sebagai pengguna inovasi dan pelaku utama pertanian secara spesifik lokasi.


Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, saat menyampaikan keynote speech dalam Webinar Bimtek Propaktani menyebutkan tantangan yang dihadapi pertanian saat ini adalah penurunan luas lahan yang salah satunya dipicu oleh alih fungsi lahan pertanian. “Bisa lewat perbaikan agroinput, mekanisasi dan penanganan pascapanen yang mampu menekan losses,” sebutnya. Harapannya, tahun ini ada berbagai terobosan, peningkatan produktivitas dan memajukan pertanian dengan penerapan teknologi benih, alsintan dan manajemen korporasi.


Beberapa program telah jalan tahun ini seperti korporasi petani, perluasan areal tanam baru, kostraling serta food estate. “Semua bermuara di satu tujuan untuk meningkatkan produksi tanaman pangan serta mensejahterakan petani,” ujar Suwandi.


Terbukti produksi beras sebagai pangan pokok rakyat mampu meningkat tahun ini. BPS memperkirakan produksi padi tahun 2021 mencapai 31,69 juta ton beras. Produksi ini lebih tinggi 1,14% dari tahun 2020 dan lebih tinggi 1,21% dari tahun 2019. Perkiraan stok akhir tahun 2021 di atas 9 juta ton beras.



Sementara itu Prof. Hasil Sembiring, Peneliti Utama Balitbangtan, menyatakan bahwa Peningkatan Produksi Tanaman Pangan dapat dilakukan dengan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) yang harus menerapkan empat prinsip utama, yaitu 1) Terpadu (sumber daya tanaman, tanah, dan air dikelola dengan baik secara terpadu); 2) Sinergis (pemanfaatan teknologi terbaik, memperhatikan keterkaitan antar-komponen teknologi yang saling mendukung); 3) Spesifik Lokasi (memperhatikan kesesuaian teknologi dengan lingkungan fisik, sosial-budaya, dan ekonomi petani setempat); dan 4) Partisipatif (Petani berperan aktif memilih dan menguji teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat, dan meningkatkan kemampuan melalui proses pembelajaran di Laboratorium Lapangan).


Tentunya dukungan varietas unggul potensi hasil tinggi yang tahan terhadap hama penyakit utama padi dengan kualitas gabah/beras yang disukai petani merupakan salah satu kunci mencapai produktivitas tinggi. Demikian disampaikan oleh Yudi Sastro, Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi). “Varietas unggul berperan penting dalam mendukung peningkatan produktivitas nasional sehingga dukungan teknologi budi daya sangat diperlukan untuk meminimalkan senjang hasil antara potensi genetik varietas dan hasil di lapangan. Selain itu, dibutuhkan upaya percepatan adopsi VUB untuk menggantikan varietas lama agar peran varietas lebih optimal,”, papar Yudi Sastro. Hingga sekarang sudah ada 490 varietas padi dan 335 varietas jagung yang dilepas oleh Kementerian Pertanian.


Sementara itu Adi Setiawan, Ph.D, Akademisi Universitas Brawijaya, menjelaskan bahwa keanekaragaman hayati dalam sistem budi daya padi adalah dasar dari banyak jasa ekosistem untuk budi daya padi berkelanjutan. Hal ini memberikan potensi besar untuk sinergi, menghasilkan hasil yang lebih baik sebagai produktivitas pertanian secara keseluruhan. Akses ke pengetahuan dan investasi pengetahuan penting untuk pembangunan pertanian yang berkelanjutan sehingga harus ditekankan untuk pengembangan pertanian berkelanjutan lebih lanjut pada budi daya padi.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kunjungi Toraja Utara, Mentan SYL Ajak Maksimalkan Lahan Pertanian

Kunjungi Toraja Utara, Mentan SYL Ajak Maksimalkan Lahan Pertanian

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Rabu 19 Januari 2022. Di sana, Mentan mengikuti prosesi adat Rambu Solo, tradisi pemakaman Toraja, yang sampai sekarang masih dipertahankan. Pada kesempatan tersebut, Mentan SYL berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk menjalin kebersamaan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan […]

Dukung SDGs, Kementan Dorong Pembangunan Pertanian Low Carbon

Dukung SDGs, Kementan Dorong Pembangunan Pertanian Low Carbon

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pertanian low carbon guna mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pasalnya aktivitas pertanian yang tidak terkendalikan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap efek gas rumah kaca (GRK) yang menyebabkan suhu bumi menjadi lebih tinggi. Sektor pertanian di Indonesia sendiri melepaskan emisi GRK ke atmosfer seperti metana […]

Anggur: Calon Ikon Baru Kota Tangsel

Anggur: Calon Ikon Baru Kota Tangsel

Pilarpertanian – Siapa sangka Tangsel memiliki potensi luar biasa untuk pengembangan benih anggur. Kurang lebih lahan seluas 200 m2 yang berada di Balai Penyuluhan Pertanian, Ciputat, Tangerang Selatan dipenuhi lebih dari 60 jenis varietas tanaman merambat ini. Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto bersama dengan Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengapresiasi upaya dan inisiasi Komunitas Anggur Tangsel […]

Komitmen Menjaga Keamanan Pangan, Kementan Dukung Penuh Teknologi Budi Daya Pertanian Rendah Residu Bahan Kimia

Komitmen Menjaga Keamanan Pangan, Kementan Dukung Penuh Teknologi Budi Daya Pertanian Rendah Residu Bahan Kimia

Pilarpertanian – Sayuran merupakan komoditas hortikultura yang bernilai tinggi. Namun demikian, seringkali muncul kendala dalam pemasaran sayuran apabila akan diekspor, terutama karena persyaratan batas residu bahan kimia pertanian yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor. Jepang adalah salah satu negara dengan standar keamanan dan kesehatan pangan tertinggi di dunia. Jepang menetapkan batas seragam residu bahan kimia […]

Indonesia Catat Transaksi Ekspor Pertanian 2021 Meningkat, Hingga US$4,24 Miliar

Indonesia Catat Transaksi Ekspor Pertanian 2021 Meningkat, Hingga US$4,24 Miliar

Pilarpertanian – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia membukukan transaksi ekspor pertanian hingga US$4,24 miliar. Nilai tersebut meningkat 2,86 persen dibanding tahun sebelumnya yang membukukan transaksi senilai US$4,12 miliar. “Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya ekspor tanaman obat, aromatik, dan rempah-rempah,” ungkap Kepala BPS, Margo Yuwono pada konferensi pers BPS yang dilakukan secara daring, Senin, 17 […]

Gerakan TJPS, Strategi Jitu NTT Tingkatkan Produksi Jagung, Ternak Sapi dan Pendapatan Masyarakat

Gerakan TJPS, Strategi Jitu NTT Tingkatkan Produksi Jagung, Ternak Sapi dan Pendapatan Masyarakat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah bersinergi mendorong peningkatan produksi dan sekaligus pendapatan masyarakat melalui program strategi. Di NTT, terdapat strategi jitu yakni gerakan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) guna mewujudkan hal tersebut yang fokus pada peningkatan produksi komoditas pangan komparatif yaitu jagung dan sapi. Bagi petani NTT, Gerakan TJPS sudah cukup familiar […]

Talas Beneng, Komoditas Tanaman Pangan yang Semakin Populer Dikembangkan

Talas Beneng, Komoditas Tanaman Pangan yang Semakin Populer Dikembangkan

Pilarpertanian – Sumber daya pangan lokal menjadi pangan alternatif saat ini dan sedang gencar digalakkan Kementan, dan bisa menjadi alternatif pengganti nasi yaitu jagung, ubikayu, talas, pisang, sagu dan kentang. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis & Sosialisasi (BTS) Propaktani yang dilakukan secara daring, Ditjen Tanaman Pangan berupaya mengedukasi masyarakat dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dan topik […]

Mentan SYL Raih Penghargaan Atas Capaian Penyaluran KUR Tertinggi 2021

Mentan SYL Raih Penghargaan Atas Capaian Penyaluran KUR Tertinggi 2021

Pilarpertanian – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto memberikan penghargaan atas capaian penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL). Penghargaan tersebut diberikan Menko karena SYL sukses menyalurkan KUR sektor pertanian dengan jumlah yang sangat besar di sektor produksi. “Capaian penyaluran KUR Kementan selama 2021 sangatlah besar, […]

Kalbar Siap Sinergi Dukung Tanam Empat Kali Menuju Swasembada Pangan

Kalbar Siap Sinergi Dukung Tanam Empat Kali Menuju Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian untuk terus menggenjot produksi pangan nasional menuju swasembada berkelanjutan yang pencanangannya pada Bulan Agustus 2022, luas tanam komoditas, Padi, Jagung, Kedelai perlu ditingkatkan di masing-masing provinsi/kabupaten. Untuk dapat mencapai target luas tanam tersebut, Kementerian Pertanian dalam hal ini Direktorat Jenderal Tanaman Pangan melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinas Pertanian Tanaman […]