Kementan Terus Dorong Pengamanan OPT dengan Dem Area BTS
Kegiatan Dem Area Budidaya Tanaman Sehat oleh Kementerian Pertanian di Poktan Tani Tanjung Sari Sebagai Upaya Pengamanan Tanaman dari OPT.

Kementan Terus Dorong Pengamanan OPT dengan Dem Area BTS

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian terus berupaya melakukan percepatan kegiatan untuk mendukung pengamanan tanaman pangan dari serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Upaya-upaya tersebut salah satunya yaitu dengan kegiatan Dem Area Budidaya Tanaman Sehat (BTS). Pada tahun 2022, Poktan Tani Tanjung Sari merupakan salah satu poktan yang menerima kegiatan BTS Tahun 2022 di Kalimantan Barat dengan luas lahan 50 ha. Total penerima bantuan kegiatan Dem Area BTS di Kalimantan Barat adalah 15 poktan dengan total lahan seluas 920 ha yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Mempawah yaitu Sungai Pinyuh, Sungai Kunyit, Jongkat, Anjongan, Toho, Mempawah Hilir dan Segodong.


Rolib selaku Ketua Kelompok Tani Tanjung Sari mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan atas alokasi kegiatan yang diberikan kepada kelompok taninya. “Saya bersyukur bisa mendapatkan kegiatan ini, sehingga saya dan petani lainnya bisa belajar cara berbudidaya padi yang aman bagi lingkungan dan aman bagi manusia”, ungkap Rolib.


Dalam kunjungannya, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Mohammad Takdir Mulyadi menyampaikan bahwa diharapkan petani mampu meningkatkan kualitas, produktivitas dan kesejahteraannya tanpa mengurangi kesehatan lahan dan keseimbangan ekologinya. “Dengan penerapan BTS diharapkan kita dapat mewariskan lahan yang tetap sehat kepada anak cucu kita”, ucap Takdir.


Takdir menambahkan, dem area BTS ini dapat dijadikan tempat bagi petugas POPT dan Penyuluh untuk mensosialisasikan kemanfaatan BTS ini bagi kelompok tani lainnya, sehingga diharapkan dapat direplikasi dan dimasifkan dalam skala yang lebih luas.



“Komponen BTS ini antara lain: penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) yang tahan terhadap hama dan penyakit tertentu, pembenah tanah, pupuk hayati, pestisida nabati dan pestisida biologi yang juga dapat dibuat sendiri oleh petani” tambahnya.


Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi terus mendorong dan mendukung kegiatan Perlindungan Tanaman Pangan yang berbasis ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan alami sebagai bahan pengendali. Suwandi menjelaskan bahwa ini sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mensosialisasikan secara masif kegiatan-kegiatan semacam ini, karena dapat membantu petani yang saat ini dibebankan dengan biaya produksi yang tinggi dengan ini dapat menguranginya.


“Kegiatan semacam ini harus terus dilakukan dan disosialisasikan sehingga dapat di replikasikan secara luas. Dengan ini, kelestarian dan kesehatan lahan dapat terjaga dan biaya produksi pun dapat berkurang, sehingga petani dapat keuntungan lebih dan tentunya kesejahteraan petani bisa meningkat” tutup Suwandi.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Di Era Mentan SYL, Sektor Pertanian Cetak Rekor MURI Untuk 3 Kategori Sekaligus

Di Era Mentan SYL, Sektor Pertanian Cetak Rekor MURI Untuk 3 Kategori Sekaligus

Pilarpertanian – Bertepatan dengan peringatan Hari Krida Pertanianke 50 Tahun 2022 Sektor Pertanian berhasil mencetak Rekor MURI 3 kategori sekaligus. Pertama, keberhasilan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) memasyarakatkan Gerakan IP 400 atau tanam dan panen padi 4 kali setahun. Melalui virtual, Jaya Suprana Founder Ceo MURI mengatakan, gerakan peningkatan produksi padi dengan tanam […]

Kementan – TNI AU Kembangkan Sorgum dan Jagung di Area Bandara El Tari Kupang

Kementan – TNI AU Kembangkan Sorgum dan Jagung di Area Bandara El Tari Kupang

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara (AU) membudidayakan sorgum dan jagung di lahan area Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengembangan sorgum dan jagung ini menjadi bagian dari instruksi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memperkuat ketahanan pangan melalui produk pangan lokal. “Budidaya sorgum dan jagung kita harapkan […]

Laboratorium BBVeteriner Wates Pastikan Bangkai Domba di Sungai Serang, Semarang Negatif PMK

Laboratorium BBVeteriner Wates Pastikan Bangkai Domba di Sungai Serang, Semarang Negatif PMK

Pilarpertanian – Hasil dari uji laboratorium BBVeteriner Wates, Kementerian Pertanian menyimpulkan penyelidikan terhadap temuan puluhan bangkai domba di Sungai Serang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Respon yang dilakukan atas temuan ternak domba yang dibuang di sungai Serang, Semarang dilakukan dengan pengambilan sampel dan uji PCR untuk memastikan adanya dugaan kematian akibat PMK. Kepala Balai Besar Veteriner […]

Jelang Idul Adha, Kementan Pastikan Semua Ternak Sapi NTT Sehat

Jelang Idul Adha, Kementan Pastikan Semua Ternak Sapi NTT Sehat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa hewan ternak sapi yang akan dikirim dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam keadaan aman serta bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebagai upaya untuk memastikan keamanan ternak dari PMK, Kementan melakukan pengecekan terhadap hewan ternak yang akan dikirim ke luar wilayah NTT. “Bapak Menteri Pertanian meminta kami […]

FAO Nilai Mentan Kelola Pertanian Sangat Baik

FAO Nilai Mentan Kelola Pertanian Sangat Baik

Pilarpertanian – Perwakilan FAO untuk Indonesia, Rajendra Aryal mengapresiasi kebijakan dan program kerja yang dijalankan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) berhasil mengelola sektor pertanian dengan sangat baik, terutama dalam kondisi-kondisi yang sulit yakni covid-19. Terbukti, dalam 2 tahun ini sektor pertanian berkembang secara positif dan memberikan kontribusi yang sangat signifikan kepada perekonomian Indonesia. […]

FAO Apresiasi Capaian Kinerja Pertanian Indonesia

FAO Apresiasi Capaian Kinerja Pertanian Indonesia

Pilarpertanian – Kepala Perwakilan FAO, Rajendra Aryal mengapresiasi capaian kerja yang dilakukan jajaran Kementerian Pertanian selama tiga tahun terakhir. Menurut dia, Kementan di bawah pimpinan Syahrul Yasin Limpo (SYL) sukses mempertahankan produktivitas sehingga Indonesia mampu bertahan dari terpaan krisis global yang melanda seluruh dunia. “FAO sangat mengapresiasi kepemimpinan Bapak Menteri yang selama ini, mengelola sektor […]

Hari Krida Pertanian Ke-50 Merupakan Tonggak Kebangkitan Kedelai Nasional Menuju Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern

Hari Krida Pertanian Ke-50 Merupakan Tonggak Kebangkitan Kedelai Nasional Menuju Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian dalam memperingati Hari Krida Pertanian (HKP) ke 50, melakukan kegiatan gerakan panen padi, tanam kedelai dan jagung serempak di seluruh Provinsi di Indonesia secara virtual dan secara langsung di Desa Tegal Sari, Kecamatan Weru, Sukoharjo Jawa Tengah, Rabu (22/6/22). Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang hadir mengatakan “Hari Krida ini […]

Di Peringatan HKP 2022, Mentan SYL Terima Rekor MURI Sebagai Pemrakarsa Gerakan IP400

Di Peringatan HKP 2022, Mentan SYL Terima Rekor MURI Sebagai Pemrakarsa Gerakan IP400

Pilarpertanian – Pada peringatan Hari Krida Pertanian ke 50 Tahun 2022 yang dihelat secara langsung di Kabupaten Sukoharjo, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meraih sertifikat Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa Gerakan Indeks Pertanaman (IP) 400 atau tanam dan panen padi 4 kali setahun. Rekor MURI ini pertama kalinya dicetak sepanjang sejarah pertanian […]

Pasarkan Beras Premium, Petani Wajo Andalkan Performa Mesin Pengering Bantuan Pemerintah

Pasarkan Beras Premium, Petani Wajo Andalkan Performa Mesin Pengering Bantuan Pemerintah

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) konsisten memberikan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan produksi dan nilai jual produk tanaman pangan. Pemerintah pun sangat ketat melakukan pengawasan agar penggunaan bantuan tersebut benar-benar optimal. Bantuan Alsin vertical dryer padi kapasitas 10 ton bantuan pemerintah pusat mendorong petani untuk meningkatkan kualitas beras […]