Kementan Tingkatkan Pengembangan Budi Daya dan Hilirisasi Ubi Jalar
Ubi Jalar Merupakan Salah Satu Tanaman yang Akan Dikembangkan Budi Daya dan Hilirisasinya oleh Kementerian Pertanian.

Kementan Tingkatkan Pengembangan Budi Daya dan Hilirisasi Ubi Jalar

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) di tahun 2022 ini memfokuskan program yang menggairahkan peningkatan produksi dan hilirisasi komoditas pangan lokal, misalnya ubi jalar. Komoditas tanaman pangan ini tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan tetapi juga sebagai bahan baku industri dan pakan ternak sehingga dapat dipastikan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan memperkuat perekonomian nasional.


Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan ubi jalar merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang sangat berpotensi dikembangkan baik aspek budi daya maupun hilirisasinya sesuai dengan Program Menteri Pertanian, Bapak Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam Cara Bertindak (CB2) yakni pengembangan diversifikasi pangan lokal. Pada tahun 2022 ini Direktorat Jenderal Tanaman Pangan melalui stimulan bantuan pemerintah mengalokasikan pengembangan 2.000 hektar di beberapa lokasi di Indonesia dan dalam rangka meningkatkan produksi, bekerja sama dengan perguruan tinggi UNPAD juga melakukan demplot perbenihan ubi jalar.


“Disamping itu juga didorong melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat), kemitraan maupun investor untuk pengembangan budi daya ubi jalar. Pola pengelolaan melalui korporasi petani juga terus dikembangkan, contoh di desa Cilembu Sumedang yang sudah menggandeng offtaker baik untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri, sudah mengakses KUR dan juga dengan berbagai variasi olahan yang meningkatkan nilai tambah,” demikian dikatakan Suwandi di Jakarta, Senin (17/1/2022).


Ubi Jalar merupakan salah satu komoditas tanaman pangan penghasil karbohidrat, protein, lemak, vitamin A (beta karoten untuk ubi jalar berwarna orange atau kuning), Vitamin C dan mineral serta antosianin yang merupakan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan sebagai pencegah kanker, dan mengikat radikal bebas di dalam tubuh. Budi daya Ubi Jalar sebetulnya tidaklah terlalu rumit namun terkadang saat tanaman sudah mulai terserang hama atau penyakit, hal ini dapat menyebabkan produktivitas menurun dan kualitas umbi rendah.



“Oleh karenanya, penerapan budi daya yang tepat sangat diperlukan agar hasil dapat meningkat dan bebas dari serangan hama dan penyakit,” ucap Suwandi.


Sementara itu dalam Webinar Bimbingan Teknis Sosialisasi (BTS) Propaktani mengangkat topik Strategi Pengelolaan Hama dan Penyakit Ubi Jalar, Peneliti Ahli Utama Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi), Badan Litbang Kementan, Yusmani Prayogo menuturkan faktor keberhasilan pengelolaan hama ubi jalar antara lain paham jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) sebagai penyebab, bioekologi masing-masing jenis OPT serta teknologi pengendalian yang efektif dan efisien. Hama utama pada tanaman ubi jalar adalah penggerek umbi, tungau puru, kumbang daun, kutu kebul dan penggerek batang.


“Adapun secara umum strategi pengendaliannya antara lain melalui kultur teknis, penggunaan varietas yang tahan, penggunaan insektisida sintetik dan pengendalian hayati seperti pemasangan trap,” tuturnya.


Peneliti Ahli Utama Balitkabi, Sumartini menjelaskan penyakit yang meyerang ubi jalar dikategorikan dalam 2 kategori. Yaitu penyakit di pertanaman (seperti bercak daun, kudis dan layu) dan penyakit di gudang seperti busuk lunak, busuk hitam, busuk permukaan dan busuk arang.


“Penyakit ubi jalar di pertanaman dapat diantisipasi dengan penggunaan mulsa plastik yang dinilai lebih baik dari mulsa jerami disamping pemilihan stek yang sehat dan varietas yang tahan. Sedangkan penyakit ubi jalar di gudang dapat dicegah dengan berhati-hati saat panen, jangan sampai membuat luka pada umbi, jangan diletakkan di terik matahari saat panen dan upayakan suhu penyimpanan kurang dari 25◦C,” jelasnya.


Sebelumnya, Menteri Pertanian SYL mengatakan cara bertindak pembangunan pertanian salah satunya pengembangan diversifikasi pangan lokal. Komoditi pangan lokal Indonesia harus digenjot memasuki pasar-pasar konsumsi internasional. Oleh karenanya, pangan lokal harus dipersiapkan dan diperkenalkan dengan baik sehingga mampu menggaet perhatian pasar ekspor.


“Di saat seperti ini dengan adanya climate change di berbagai belahan negara membuat ruang bagi produk olahan kita untuk memasuki pasar internasional. Jadi di saat produksi pangan di luar mengalami stuck, Indonesia harus mengambil posisi untuk mengisi kebutuhan itu,” tegas SYL.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Adriano, Simbol Mahasiswa Pembela Rakyat Miskin, Mentan Amran: Aspirasi Riil untuk Rakyat Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi khusus kepada Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berani menyuarakan persoalan masyarakat di daerah asalnya hingga mendorong pemerintah turun langsung melihat kondisi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Sabtu (8/8), […]

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Pilarpertanian – Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menyambut baik penjelasan juru bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengenai mekanisme dukungan Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pascabencana hidrometeorologi di Aceh. “Penjelasan yang disampaikan Pemerintah Aceh sudah tepat dan sejalan dengan data yang kami miliki. Ini menunjukkan komunikasi yang […]

Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI, Cetak SDM Unggul Pertanian

Wisuda Nasional Polbangtan dan PEPI, Cetak SDM Unggul Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mewisuda sebanyak 1.532 lulusan pendidikan tinggi vokasi pertanian pada Wisuda Nasional Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, para lulusan Polbangtan dan PEPI merupakan SDM […]

Kado Kemerdekaan RI ke-81, Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia

Kado Kemerdekaan RI ke-81, Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia

Pilarpertanian – Indonesia mencatat momentum bersejarah menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya setelah berhasil mencapai swasembada beras, Indonesia kembali membuka keran ekspor beras ke negara tetangga, Malaysia, dengan pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan ekspor beras ke Malaysia menjadi kabar baik bagi Indonesia sekaligus […]

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Mentan Amran Siapkan Aturan Baru agar Buruh Tani Bisa Dapat Alsintan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan aturan baru agar buruh tani di seluruh Indonesia dapat mengakses bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebijakan ini disiapkan untuk memastikan keterbatasan status atau ketentuan administratif tidak lagi menjadi penghalang bagi buruh tani yang membutuhkan alat produksi di lapangan. Rencana tersebut disampaikan Mentan Amran saat meninjau […]

Kementan Kembali Cetak Tenaga Muda Profesional Bidang Pertanian

Kementan Kembali Cetak Tenaga Muda Profesional Bidang Pertanian

Pilarpertanian – Jakarta ; Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan upaya untuk mencetak tenaga-tenaga muda yang terampil, adaptif dan menguasai teknologi pertanian modern. Salah satunya ditandai dengan Wisuda Nasional 1.532 lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Gedung Kementan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). “Ini adalah anak-anak kita yang […]

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Mafia Beras Rugikan Rakyat, Mentan Amran: Jangan Dialihkan Isunya, Ini Penipuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa persoalan mafia beras bukan semata-mata soal besaran keuntungan pelaku usaha, melainkan praktik penipuan yang merugikan masyarakat dalam skala sangat besar. Penegasan tersebut disampaikan di Mentan di hadapan 5.155 mahasiswa baru Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Tahun Akademik 2026/2027 usai memberikan kuliah umum, Kamis (6/8). Dalam kesempatan […]

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga beras harus sama dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Mentan Amran setelah mengecek langsung ketersediaan beras di Alor, Sabtu (8/8). Mentan Amran memerintahkan Bulog dan jajaran terkait menjaga stok serta memastikan tidak ada lagi lonjakan harga hingga […]

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta dan memilih terbang langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8). Keputusan tersebut diambil setelah Amran mendengar langsung aspirasi mahasiswa asal Alor, Adriano Padama, saat mengisi kuliah umum di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Kamis (6/8). Dalam kesempatan tersebut, Adriano menyampaikan […]