Lebih Cepat, Murah dan Efektif, Petani Mulai Terapkan Benih Porang Kultur Jaringan
Foto : Salah Satu Penanaman Porang dengan Kultur Jaringan.

Lebih Cepat, Murah dan Efektif, Petani Mulai Terapkan Benih Porang Kultur Jaringan

Pilarpertanian - Porang merupakan tanaman yang mulai dilirik karena mempunyai nilai ekomonis yang tinggi. Sampai saat ini kebutuhan benih porang bersertifikat banyak dibutuhkan petani. Kementerian Pertanian terus berupaya mendorong terobosan pemenuhan benih porang bersertifikat, salah satunya melalui invitro kultur jaringan skala rumah tangga yang dapat menghasilkan benih dalam jumlah besar secara cepat, murah, efektif dan dapat diaplikasikan oleh petani.


Kementerian Pertanian terus mendorong upaya pemenuhan benih porang. Dalam kunjungannya Plt. Direktur Perbenihan, Takdir Mulyadi ke V&M Biotechnology, Muntilan minggu lalu, menyampaikan bahwa dari aspek hulu untuk memenuhi ketersediaan benih porang bersertifikat bisa dilakukan melalui tiga cara yaitu Pertama, sertifikasi baku berbentuk bulbil, umbi dan biji atau sertifikasi baku berbentuk umbi secara kultur invitro, Kedua melalui pemurnian varietas dan Ketiga melalui sertifikasi benih varietas lokal. “Saat ini benih porang bersertifikat baru dipenuhi melalui pemurnian varietas yang sudah di lepas oleh Menteri Pertanian yaitu varietas “Madiun 1”, ujarnya.


Adapun permintaan ekspor porang sejak tahun 2019 ke Jepang dan Tiongkok sangat tinggi dengan harga umbi basah mencapai Rp. 13.000/kg, bentuk chip Rp. 50.000/kg, dan dalam bentuk tepung glukomanan bisa tembus Rp. 1,2 juta/kg.


Kendala pemenuhan benih bersertifikat melalui standar baku memerlukan waktu yang lama atau satu musim tanam selama 6 bulan dengan masa kadaluarsa benih berlaku hanya 2 bulan, dan biaya per butir cukup mahal berkisar Rp. 1.200 – 4.000 atau 30 – 100 juta per ha dengan asumsi kebutuhan benih 25 ribu pohon per ha. Sedangkan melalui kultur jaringan, benih dapat di siapkan sesuai kebutuhan jadwal tanam dan benih dapat disimpan lama di dalam botol steril.



Menurut Takdir saat diwawancara hari Kamis (7/9), animo masyarakat yang menanam porang tinggi perlu diantisipasi melalui penyediaan benih yang cepat dan harga terjangkau. Melalui teknologi kultur jaringan yang dikelola oleh masyarakat, tujuan diatas dapat tercapai.


Selanjutnya menurut Takdir, konsep kemitraan dalam pemberdayaan petani menghasilkan benih telah berhasil dilaksanakan untuk perbenihan jagung hibrida dan padi hibrida, padi hibrida, serta tanaman pangan lainnya. “Harapannya, konsep ini bisa direplikasi untuk kemitraan benih porang,” ujarnya.


Pemerintah terus mendorong pemberdayaan petani dalam menghasilkan sendiri sarana produksi seperti benih, pupuk hayati, pestisida biologi, dan pestisida nabati. Hal ini bertujuan agar peningkatan produktivitas dan kualitas produk serta nilai tambah yang meningkat dapat tercapai.


Hal senada disampaikan Pranowo, Pemilik V&M Biotechnology, Muntilan, bahwa kultur jaringan merupakan salah satu cara perbanyakan atau pergandaan tanaman secara vegetatif. Upaya pemberdayaan petani menghasilkan benih bermutu dapat dilakukan dengan pendampingan dari pihak-pihak terkait.


Dirinya mengaku bersama tim 10 kultur jaringan milenial Polbangtan Yogyakarta Magelang (Yoma), Syahrani Dwi Lukmana dan Istiana siap mendukung program pemerintah dalam pengembangan benih porang melalui kultur jaringan.


“Kementerian Pertanian terus mendukung pengembangan kawasan porang berskala ekonomi yang terintegrasi mulai dari hulu (benih) sampai hilir (industri pengolahan dan pasar), didukung oleh kelembagaan yang kuat dan sumber permodalan berorientasi ekspor”, demikian dikatakan Suwandi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan secara terpisah. Seperti yang selalu digaungkan oleh Menteri Pertanian (SYL), bahwa dirinya berkomitmen akan terus mendorong industri porang untuk mendukung Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor), ungkap Suwandi.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Dorong Ekspor Jeruk Tiga Kali Lipat, Mentan SYL Targetkan Bantu 1 Juta Bibit

Dorong Ekspor Jeruk Tiga Kali Lipat, Mentan SYL Targetkan Bantu 1 Juta Bibit

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong pengembangan komoditas hortikultura berbasis kawasan untuk mendongkrak volume ekspor hingga tiga kali lipat. Jeruk merupakan komoditas Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan permintaan ekspor cukup tinggi dan kontinue sehingga pengembangannya perlu ditingkatkan mencapai 1 juta bibit jeruk unggul, salah satunya jeruk purut yang telah memiliki […]

Mentan SYL Minta Karantina Perketat Produk Pertanian Yang Masuk ke Indonesia

Mentan SYL Minta Karantina Perketat Produk Pertanian Yang Masuk ke Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Badan Karantina Pertanian untuk memperketat setiap produk pangan dan makanan yang masuk melalui pintu-pintu bandara dan pelabuhan seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Mentan saat memimpin upacara Hari Karantina Pertanian 2021 di Lapangan Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin, 18 Oktober 2021. “Tugas dari karantina pertanian ini sangat […]

Pasar Tani Goes to Mall Dekatkan Petani dan Konsumen

Pasar Tani Goes to Mall Dekatkan Petani dan Konsumen

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus melakukan terobosan untuk mendekatkan dan mempermudah akses konsumen mendapatkan bahan pangan sehat dan berkualitas. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggelar Pasar Tani Goes to Mall. Pasar Tani Goes to Mall menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo adalah media untuk mempromosikan produk pertanian lokal sekaligus mendekatkan antara produsen dan konsumen […]

Mentan Semangati Widyaiswara, Dosen dan Penyuluh Untuk Cetak SDM Pertanian Unggul

Mentan Semangati Widyaiswara, Dosen dan Penyuluh Untuk Cetak SDM Pertanian Unggul

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong peran sumber daya manusia (SDM) yang unggul, professional dan adaptif. Pasalnya, SDM menjadi kunci penting dalam pembangunan pertanian dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman. “Besok kamu menjadi delegasi sektor pertanian. Kita rubah persepsi anak muda tentang pertanian, ubah mindset pertanian itu kotor. Pertanian itukan profesi. […]

Resmikan Kampus PEPI, Mentan Ubah Paradigma Pertanian

Resmikan Kampus PEPI, Mentan Ubah Paradigma Pertanian

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa kita tidak boleh abai terhadap sektor pertanian, karena pertanian terbukti menjadi salah satu sektor yang dapat memperkuat ekonomi nasional khususnya di tengah pandemi covid-19. Untuk itu, agar pertanian dapat terus bertahan dan bersaing menurut Mentan dibutuhkan Pembangunan SDM pertanian yang berbasis teknologi dan science, salah satunya […]

Ketidakjelasan Bulog Serap Jagung 30.000 Ton, Petani Grobogan Akhirnya Jual ke Pabrik Pakan

Ketidakjelasan Bulog Serap Jagung 30.000 Ton, Petani Grobogan Akhirnya Jual ke Pabrik Pakan

Pilarpertanian – Kepala Dinas Pertanian Grobogan, Sunanto bersama Perum Bulog Cabang Semarang telah melakukan penandatanganan berita acara kesiapan pasokan dan penetapan harga beli jagung pada tanggal 9 Oktober 2021. Berita acara ini menyepakati beberapa hal terkait penyiapan pasokan dan penyaluran jagung dengan Cadangan Stabilisasi Harga Pangan (jagung CSHP) sebanyak 30.000 ton. “Ketidakjelasan Bulog pada tindak […]

Kementan Dorong Peningkatan Nilai Tambah Bawang Merah dalam Bentuk Pangan Olahan

Kementan Dorong Peningkatan Nilai Tambah Bawang Merah dalam Bentuk Pangan Olahan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengarahkan pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Untuk mewujudkan hal tersebut, jajarannya diminta untuk bertindak cerdas, tepat dan cepat. Manusia pertanian harus menjadi pribadi yang mandiri dan bisa memanfaatkan teknologi modern. “Pembangunan hortikultura diarahkan pada peningkatan produksi, produktivitas, akses pasar dan logistik. Peningkatan daya saing hortikultura harus […]

Mentan SYL: Badan Karantina Harus Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif

Mentan SYL: Badan Karantina Harus Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jajaran Badan Karantina Pertanian (Barantan) untuk terus mengawal ekspor pertanian. Menurut Syahrul, kerja keras jajaran Barantan sudah terlihat dengan suksesnya Merdeka Ekspor yang diselenggarakan 15 Agustus lalu. “Selama tujuh hari, kita bisa mengekspor sebanyak Rp 7,26 Triliun. Semua ini bisa dilakukan karena kompak dan kerja keras semua […]

Uji Coba Inovasi Teknologi Pertanian Lahan Kering, Mentan : Aktivitas Pertanian Lebih Terukur

Uji Coba Inovasi Teknologi Pertanian Lahan Kering, Mentan : Aktivitas Pertanian Lebih Terukur

Pilarpertanian – Penggunaan teknologi dapat mengoptimalkan kinerja pertanian, termasuk pertanian di lahan kering, Indonesia tercatat memiliki 99,65 juta hektare lahan kering yang potensial. Potensi tersebut, kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), harus dioptimalkan dengan intervensi inovasi dan teknologi yang tepat. “Kita tidak bisa bertahan dengan cara – cara kemarin, harus dengan cara modern, […]