Lewat TTIC, Ditjen Hortikultura Gelar Pasar Murah Cabai dan Bawang Merah
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo Bersama Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto Saat Turun Mengikuti Acara Gelar Bawang Merah dan Cabai Murah di Toko Tani Indonesia Center, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Lewat TTIC, Ditjen Hortikultura Gelar Pasar Murah Cabai dan Bawang Merah

Pilarpertanian - Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan) meresmikan pasar murah untuk komoditas bawang merah dan cabai di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (19/6). Pasar murah ini direncanakan akan berlangsung mulai 19 – 25 Juni 2022 ke depan.


Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, gelaran pasar murah untuk kemoditas bawang merah dan aneka cabai merupakan kegiatan yang rutin dilakukan Kementan menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN), khususnya Idul Adha.


“Apa yang dilakukan Kementan ini adalah aktivitas yang boleh dikatakan rutin diadakan menghadapi Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru. Kegiatan ini untuk memback-up sesama kementerian dalam rangka mempersiapkan pangan dasar yang ada. Sebenarnya tugas stabilitas harga, seperti cabai yang saat ini sedang naik dan harga lainnya, bukan tugas Kementan, tapi ini demi masyarakat,” kata Syahrul.


Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Prihasto Setyanto menjelaskan, stok yang digelontorkan untuk pasar murah hari ini sebanyak 16,2 ton. Dengan rincian, bawang merah 15 ton dan aneka cabai 1,2 ton.



“Hari ini kita gelontorkan ada 15 ton untuk bawang merah dan 1,2 ton untuk aneka cabai. Kegiatan ini akan berlangsung terus selama dua pekan ke depan bahkan sampai menjelang Idul Adha,” kata Prihasto.


Prihasto mengatakan, Kementan akan melibatkan berbagai mitra, khususnya dari kegiatan Food Estate yang dikelola Kementan di Temanggung dan Wonosobo yang saat ini sudah memasuki musim panen.


“Kita ingin menjaga jangan sampai pangan, khususnya bawang merah dan aneka cabai menjelang Idul Adha mengalami gejolak. Kita mencoba menjaga harga supaya tidak terlalu tinggi harganya,” ujarnya.


Jelang Idul Adha, lanjut Prihasto, Kementan juga akan melaksanakan pasar murah di lima titik di Jakarta. Ia berharap stakeholder yang terlibat dalam kegiatan ini ikut berpartisipasi aktif membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.


Terkait dengan produksi, Prihasto mengatakan, saat ini khususnya di daratan rendah, banyak petani yang beralih menanam komoditas yang adaptif terhadap curah hujan tinggi, seperti komoditas padi.


“Kita ketahui belakangan ini curah hujan cukup tinggi, sehingga menyebabkan banyak lahan yang terserang penyakit. Akhirnya, petani di dataran rendah daripada petani berisiko menanam cabai dan bawang merah mereka mengganti dengan tanaman lain yang adaptif terhadap curah hujan,” ujarnya.


“Data yang kami miliki juga di sentra-sentra bawang merah dan cabai 90 persen itu curah hujannya rata-rata di atas selama 30 tahun terakhir, khusus bulan Mei kemarin. Jadi, memang ada anomali yang tidak bisa kita manipulasi,” sambungnya.


Meski begitu, Prihasto mengatakan, telah menyiapkan langkah-langkah mengantisipasi ini untuk mendorong musim tanam berikutnya. Antara lain memfasilitasi benih, saprodi dan sebagainya.


“Sementara itu, kami akan memfasilitasi 1.600 ha benih cabai kepada para petani sehingga begitu masuk musim tanam mereka bisa langsung melakukan budidaya,” pungkasnya.


Sebagai informasi, di lokasi TTIC cabai rawit merah dijual Rp 69.000 per kg, cabai keriting merah Rp 59.000, bawang merah Brebes Rp 40.000 per kg, bawang merah tajuk Rp 35.000 per kg, bawang merah Philips 37.000 per kg, bawang merah Temanggung super Rp 37.500, Temanggung Kuning Rp 32.500, dan Temanggung Klowor Rp 30.000. Tak hanya cabai dan bawang merah, TTIC menyediakan aneka kebutuhan pangan rumah tangga dengan harga dan kualitas yang bagus.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Pakar IPB : Dukung Trobosan Baru Pola IP 400 Dengan Prasyarat Ekosistem

Pakar IPB : Dukung Trobosan Baru Pola IP 400 Dengan Prasyarat Ekosistem

Pilarpertanian – IP 400 merupakan salah satu upaya meningkatkan produksi dan salah satu cara mengatasi alih fungsi lahan dan pertumbuhan penduduk. Ini merupakan hal baru, terobosan baru yang belum lama ini dimasifkan oleh Kementan. Kurang lebih 2 tahun terakhir ini gerakan IP 400 dikembangkan di seluruh provinsi. untuk mensosialisasikan program IP 400 Kementan melalui Direktorat […]

Kementan – TNI AU Kembangkan Sorgum dan Jagung di Area Bandara El Tari Kupang

Kementan – TNI AU Kembangkan Sorgum dan Jagung di Area Bandara El Tari Kupang

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara (AU) membudidayakan sorgum dan jagung di lahan area Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengembangan sorgum dan jagung ini menjadi bagian dari instruksi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memperkuat ketahanan pangan melalui produk pangan lokal. “Budidaya sorgum dan jagung kita harapkan […]

Hari Krida Pertanian Ke-50 Merupakan Tonggak Kebangkitan Kedelai Nasional Menuju Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern

Hari Krida Pertanian Ke-50 Merupakan Tonggak Kebangkitan Kedelai Nasional Menuju Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian dalam memperingati Hari Krida Pertanian (HKP) ke 50, melakukan kegiatan gerakan panen padi, tanam kedelai dan jagung serempak di seluruh Provinsi di Indonesia secara virtual dan secara langsung di Desa Tegal Sari, Kecamatan Weru, Sukoharjo Jawa Tengah, Rabu (22/6/22). Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang hadir mengatakan “Hari Krida ini […]

Di Era Mentan SYL, Sektor Pertanian Cetak Rekor MURI Untuk 3 Kategori Sekaligus

Di Era Mentan SYL, Sektor Pertanian Cetak Rekor MURI Untuk 3 Kategori Sekaligus

Pilarpertanian – Bertepatan dengan peringatan Hari Krida Pertanianke 50 Tahun 2022 Sektor Pertanian berhasil mencetak Rekor MURI 3 kategori sekaligus. Pertama, keberhasilan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) memasyarakatkan Gerakan IP 400 atau tanam dan panen padi 4 kali setahun. Melalui virtual, Jaya Suprana Founder Ceo MURI mengatakan, gerakan peningkatan produksi padi dengan tanam […]

Jelang Idul Adha, Kementan Pastikan Semua Ternak Sapi NTT Sehat

Jelang Idul Adha, Kementan Pastikan Semua Ternak Sapi NTT Sehat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa hewan ternak sapi yang akan dikirim dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam keadaan aman serta bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebagai upaya untuk memastikan keamanan ternak dari PMK, Kementan melakukan pengecekan terhadap hewan ternak yang akan dikirim ke luar wilayah NTT. “Bapak Menteri Pertanian meminta kami […]

Mentan SYL Dorong Varietas Unggul Untuk Tingkatkan Produksi Padi Nasional

Mentan SYL Dorong Varietas Unggul Untuk Tingkatkan Produksi Padi Nasional

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong peningkatan kualitas varietas benih padi unggul untuk terus ditingkatkan produksi beras nasional. Pasalnya, benih padi memegang peran penting dalam meningkatkan produktivitas beras sebagai salah satu pangan pokok strategis di Indonesia dan mendukung ekspor beras. “Tanpa benih varietas unggul, kita tidak akan bisa surplus beras seperti […]

Akademisi UGM : Model IP 400 didukung Pengendalian PHT

Akademisi UGM : Model IP 400 didukung Pengendalian PHT

Pilarpertanian – IP 400 merupakan salah satu upaya meningkatkan produksi dan salah satu cara mengatasi alih fungsi lahan dan pertumbuhan penduduk. Ini merupakan hal baru, terobosan baru yang belum lama ini dimasifkan oleh Kementan. Kurang lebih 2 tahun terakhir ini gerakan IP 400 dikembangkan di seluruh provinsi. Untuk mensosialisasikan program IP 400, Kementan melalui Direktorat […]

Di Peringatan HKP 2022, Mentan SYL Terima Rekor MURI Sebagai Pemrakarsa Gerakan IP400

Di Peringatan HKP 2022, Mentan SYL Terima Rekor MURI Sebagai Pemrakarsa Gerakan IP400

Pilarpertanian – Pada peringatan Hari Krida Pertanian ke 50 Tahun 2022 yang dihelat secara langsung di Kabupaten Sukoharjo, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meraih sertifikat Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa Gerakan Indeks Pertanaman (IP) 400 atau tanam dan panen padi 4 kali setahun. Rekor MURI ini pertama kalinya dicetak sepanjang sejarah pertanian […]

Laboratorium BBVeteriner Wates Pastikan Bangkai Domba di Sungai Serang, Semarang Negatif PMK

Laboratorium BBVeteriner Wates Pastikan Bangkai Domba di Sungai Serang, Semarang Negatif PMK

Pilarpertanian – Hasil dari uji laboratorium BBVeteriner Wates, Kementerian Pertanian menyimpulkan penyelidikan terhadap temuan puluhan bangkai domba di Sungai Serang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Respon yang dilakukan atas temuan ternak domba yang dibuang di sungai Serang, Semarang dilakukan dengan pengambilan sampel dan uji PCR untuk memastikan adanya dugaan kematian akibat PMK. Kepala Balai Besar Veteriner […]