Memasuki Panen Raya, Harga Cabai Berangsur Turun
Panen Raya Cabai di Berbagai Tempat di Indonesia Membuat Harga Cabai di Pasaran Berangsur Turun.

Memasuki Panen Raya, Harga Cabai Berangsur Turun

Pilarpertanian - Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, terjadi penurunan harga cabai secara rata-rata nasional. Penurunan tersebut terjadi karena beberapa sentra cabai mengalami panen raya seperti di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat sehingga ketersediaan cabai jelang Idul Adha dalam kondisi cukup.


Kementerian Pertanian memastikan pasokan aneka cabai terutama untuk wilayah Jabodetabek terpenuhi. Pasokan cabai tetap mengandalkan dari sentra di daerah Jawa yang memiliki dataran tinggi seperti Sumedang, Temanggung, Wonosobo serta daerah luar Jawa, seperti: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sumatera Utara yang memiliki produksi lebih.


Berdasarkan data ketersediaan, produksi cabai besar nasional pada bulan Juni sebesar 78.040 ton sedangkan kebutuhan cabai besar bulan Juni diperkirakan 76.317 ton sehingga neraca cabai besar surplus 1.723 ton. Untuk cabai rawit, produksi sebesar 73.562 ton sedangkan kebutuhan diperkirakan 72.159 ton sehingga neraca cabai rawit surplus sebesar 1.403 ton.


Selanjutnya, produksi cabai besar bulan Juli sebesar 99.949 ton dan cabai rawit sebesar 109.673 ton. Kebutuhan cabai besar bulan Juli diperkirakan 97.731 ton, cabai rawit diperkirakan 87.308 ton sehingga neraca cabai besar surplus 2.218 ton, neraca cabai rawit juga mengalami surplus sebesar 22.365 ton.



Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa Kementan sudah melakukan mapping terkait supply dan demand pangan strategis termasuk cabai di Indonesia. Mentan SYL menegaskan saat Launching Dukungan Kementan dalam Penyediaan Ternak Kurban dan Pangan Strategis Bagi Wilayah DKI Jakarta, Senin, 4 Juli 2022 bahwa pihaknya meyakinkan supply kita cukup dan neraca dalam kondisi aman.


“Intinya saya dengan pemprov DKI dan dengan Gubernur lain terbuka untuk melakukan supporting system terhadap kebutuhan pangan yang ada di masing-masing wilayah. Kita mau yakinkan bahwa suplai kita cukup dan neraca kita aman,” kata Mentan.


Mengutip data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per tanggal 4 Juli 2022, dua jenis cabai yaitu cabai besar dan cabai rawit yang sebelumnya mengalami kenaikan sekarang berangsur turun. Cabai merah besar misalnya, turun 1,2 persen atau Rp850 menjadi Rp70.000/kg dan cabai merah keriting turun 6,53 persen atau Rp5.050 menjadi Rp72.250/kg.


Penurunan harga juga terjadi pada cabai rawit yang sebelumnya sempat tembus Rp120.000 per kilogram di pasaran, kini perlahan turun. Masing-masing harga cabai rawit hijau dan merah turun Rp7.250 dan Rp4.100 per kilogram. Dengan demikian, hari ini harga cabai tersebut di angka Rp62.900/kg dan Rp90.700/kg.


Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa upaya Kementan dalam stabilisasi harga cabai melalui intervensi ketersediaan membuahkan hasil.


“Kementan melalui Direktorat Jenderal Hortikultura sudah menyiapkan bantuan distribusi mobilisasi barang dari daerah surplus produksi ke daerah minus serta pembinaan pasca panen untuk produk olahan kering sehingga hasilnya dapat menjadi substitusi dikala harga cabai segar relatif meningkat,” pungkasnya.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Ketua ICMI Dukung Kementan Perkuat Substitusi Pangan Lokal

Ketua ICMI Dukung Kementan Perkuat Substitusi Pangan Lokal

Pilarpertanian – Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang juga sekaligus Rektor IPB, Arif Satria mendukung penuh upaya pemerintah dalam mengembangkan substitusi pangan lokal sebagai pengganti makanan utama. Menurutnya, perluasan pangan lokal seperti yang saat ini dikerjakan jajaran Kementan dan kementerian lain adalah bukti bahwa Indonesia memiliki lahan subur dan potensi yang sangat luar […]

Menko Perekonomian Pastikan Penanaman Sorgum Dilakukan Maksimal

Menko Perekonomian Pastikan Penanaman Sorgum Dilakukan Maksimal

Pilarpertanian – Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto memastikan pengerjaan penanaman sorgum di wilayah Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dilakukan maksimal oleh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian lainnya. Menurut Airlangga, penanaman sorgum merupakan arahan langsung Presiden Jokowi dalam rapat terbatas yang digelar Kamis (4/8) di Istana Kepresidenan Jakarta. Kata dia, total luas […]

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44 Persen, Sektor Pertanian Jadi Andalan

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44 Persen, Sektor Pertanian Jadi Andalan

Pilarpertanian – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 tumbuh 5,44 persen. Hal paling menarik, tiga sektor yang berkontribusi tertinggi, salah satunya pertanian. Ini terlihat dari besaran distribusi dan andil pertanian yang mencapai 12,98 persen atau tumbuh meyakinkan sebesar 1,37 persen. Tercatat faktor tumbuhnya Nilai Tukar Pertani (NTP) yang […]

Kunjungi Sukoharjo, Mentan SYL Cek Persiapan Pengembangan Kelapa Genjah 1 Juta Batang

Kunjungi Sukoharjo, Mentan SYL Cek Persiapan Pengembangan Kelapa Genjah 1 Juta Batang

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) terus mengimplementasi program strategis guna memperkuat sektor pertanian sebagai bantalan perekonomian menghadapi krisis pangan global dan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Salah satu program andalannya, mengembangkan kelapa genjah 1 juta batang secara nasional tahun 2022-2023. “Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk pengembangan kelapa […]

Redam PMK di Sulsel, Karantina Pertanian Makassar Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak

Redam PMK di Sulsel, Karantina Pertanian Makassar Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak

Pilarpertanian – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kini tengah merebak di Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni 14 Kabupaten / Kota yang terdampak PMK telah menempatkan Sulsel sebagai zona merah. Menurut data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan tercatat 1.589 ekor hewan yang terjangkit PMK di Sulsel, dimana 689 kasus terjadi di Jeneponto. Kepala […]

Komoditas Hortikultura Kualitas Ekspor Meriahkan Booth ADM G20

Komoditas Hortikultura Kualitas Ekspor Meriahkan Booth ADM G20

Pilarpertanian – Pertemuan Kedua Agriculture Deputies Meeting (ADM 2) G20 baru saja usai. Acara yang digelar di Yogyakarta, 27-29 Juli 2022 lalu meninggalkan kisah manis bagi peserta yang hadir. Para delegasi dan tamu undangan tidak mampu menolak cita rasa buah tropis berkualitas ekspor yang saat itu disajikan sedemikian cantik dan menarik. Panitia ADM 2 kali […]

Mentan SYL Tinjau Lokasi Pengembangan Kelapa Genjah di Karanganyar

Mentan SYL Tinjau Lokasi Pengembangan Kelapa Genjah di Karanganyar

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau persiapan lokasi pengembangan kelapa genjah di Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Dalam program pengembangan kelapa genjah 1 juta batang nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan untuk Kabupaten Karanganyar sebanyak 59.000 batang. “Kami datang ini bukan untuk tanam, tapi atas perintah Bapak Presiden Jokowi untuk meninjau […]

BPS: Tiga Besar Penyumbang PDB Nasional, Pertanian Berkontribusi 12,98 Persen

BPS: Tiga Besar Penyumbang PDB Nasional, Pertanian Berkontribusi 12,98 Persen

Pilarpertanian – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono menyatakan bahwa sektor pertanian salah satu yang memiliki andil besar terhadap distribusi pertumbuhan domestik bruto (PDB) yang mencapai 12,98 persen dengan pertumbuhannya sebesar 1,37 persen. Posisi tersebut masuk tiga besar PDB lapangan usaha yang tumbuh bersama sektor industri dan pertambangan. Disisi lain, pendapatan masyarakat selama Q2 […]

Mentan SYL Tegaskan Pertanian Indonesia Tetap Tumbuh dan Tangguh

Mentan SYL Tegaskan Pertanian Indonesia Tetap Tumbuh dan Tangguh

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang berhasil dalam melewati berbagai tantangan krisis global. Hal ini terlihat dari meningkatnya produksi pertanian selama tiga tahun terakhir. Namun begitu, kata dia, kondisi itu bukan berarti aman mengingat covid dan perubahan cuaca masih terus berlangsung. Ditambah adanya perang […]