Mentan Amran Fasilitasi Kesepakatan Bulog dan PERPADI, Serap Gabah Petani Setara 2,1 Juta Ton Beras
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Menghadiri Kegiatan Penandatanganan Purchase Order di Auditorium Utama Kementerian Pertanian, Jakarta.

Mentan Amran Fasilitasi Kesepakatan Bulog dan PERPADI, Serap Gabah Petani Setara 2,1 Juta Ton Beras

Pilarpertanian - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan petani dengan memastikan serapan gabah setara 2,1 juta ton beras. Kesepakatan ini melibatkan Bulog dan perusahaan penggilingan padi dan beras di seluruh Indonesia.


Langsung di hadapan Mentan Amran, Kabareskrim Polri Wahyu Widada, Ketua Dewan Pengawas Bulog Sudaryono, dan Direktur Utama Bulog Novi Helmy Prasetya, sejumlah perwakilan pengusaha penggilingan padi dan beras swasta menandatangani purchase order (PO) di Auditorium Utama Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (10/2). Penandatanganan menandakan komitmen pengusaha penggilingan padi dan beras dalam bekerja sama dengan Bulog untuk menyerap gabah dari petani.


“Bukan hanya pengusaha penggilingan gabah atau Bulog, tetapi semua pihak wajib membeli gabah dengan HPP 6.500 per kilogram agar nilai tukar petani (NTP) terus meningkat,” ujar Mentan Amran.


Ia juga menekankan bahwa keputusan ini sejalan dengan arahan Presiden untuk mempercepat swasembada pangan. Penurunan harga gabah, menurutnya, bisa berdampak buruk bagi petani dan perekonomian nasional.



“Kita harus jaga agar HPP tidak turun. Jika turun, dampaknya bisa memicu kemiskinan, kesengsaraan, dan kerugian bagi petani serta negara,” tegasnya.


Dalam kesepakatan ini, pengusaha penggilingan padi sepakat untuk menyerap gabah sebanyak 2,1 juta ton dari total target panen raya sebesar 3 juta ton beras.


“Sisa 900 ribu ton akan dilakukan secara mandiri oleh Bulog. Jadi komitmen dari pengusaha itu gabah petani setara 2,1 juta ton beras,” ungkap Mentan Amran.


Untuk memastikan kebijakan ini berjalan tanpa hambatan, Mentan Amran telah meminta Kabareskrim Polri untuk mengawal proses serapan gabah dan mencegah potensi penyimpangan.


Komjen Wahyu menegaskan bahwa Polri telah melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan harga dan distribusi beras. Ia juga menginstruksikan jajaran Direktorat Tindak Pidana Khusus (Ditkrimsus) untuk melakukan pengawasan harian guna memastikan seluruh penggilingan padi mematuhi ketentuan HPP.


“Polri sudah melakukan pemantauan, banyak permasalahan terkait beras yang kami tangani. Kami akan terus menekan dan memastikan penggilingan padi tetap berkomitmen sesuai HPP,” jelas Wahyu.


Ia juga menegaskan kesiapan Polri dalam mendukung percepatan swasembada pangan sesuai arahan Presiden dan Mentan Amran.


“Kami siap mengawal dan melaksanakan kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutupnya.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan Amran Perkuat Kemitraan RI–Australia, Dadahup Siap Jadi Model Pertanian Rawa Modern

Mentan Amran Perkuat Kemitraan RI–Australia, Dadahup Siap Jadi Model Pertanian Rawa Modern

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Australia memperkuat kerja sama pengembangan sistem irigasi di kawasan cetak sawah Dadahup, Kalimantan Tengah. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas lahan rawa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penerapan teknologi dan tata kelola air yang lebih modern. Penguatan kerja sama tersebut ditegaskan dalam pertemuan bilateral Menteri […]

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman melalui percepatan pendaftaran dan pelepasan varietas tanaman lokal di seluruh Indonesia. Upaya tersebut salah satunya tercermin di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memiliki 154 varietas tanaman lokal terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP), tertinggi di luar Pulau […]

Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Mitigasi Kekeringan Nasional

Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Mitigasi Kekeringan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan 56 ribu unit pompa air pada Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah mitigasi kekeringan nasional untuk menjaga produksi pangan di tengah ancaman musim kemarau dan perubahan iklim. Program pompanisasi menjadi strategi pemerintah untuk memastikan lahan sawah tetap memperoleh pasokan air sehingga target swasembada pangan dapat terus dijaga. Menteri Pertanian (Mentan) […]

Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Pastikan Sinergi MBG dan Pertanian Perkuat Kesejahteraan Petani

Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Pastikan Sinergi MBG dan Pertanian Perkuat Kesejahteraan Petani

Pilarpertanian – Menjelang pelantikannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus memberikan manfaat bagi sektor pertanian. Menurutnya, program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat rantai pasok pangan serta menciptakan pasar yang besar bagi petani, […]

Akreditasi Perpustakaan Jadi Langkah BPPSDMP Perkuat Ekosistem Pengetahuan Pertanian

Akreditasi Perpustakaan Jadi Langkah BPPSDMP Perkuat Ekosistem Pengetahuan Pertanian

Pilarpertanian – Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian terus memperkuat budaya literasi dan pengelolaan pengetahuan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berdaya saing. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui akreditasi perpustakaan pada unit pelaksana teknis (UPT) lingkup BPPSDMP. Pada tahun 2026, proses akreditasi perpustakaan dilaksanakan pada sejumlah […]

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak Pengusaha Tani Indonesia (PTI) mengubah orientasi usaha dari sekadar mengejar proyek pemerintah menjadi membangun bisnis pertanian yang besar, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Menurut Wamentan Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, peluang terbesar sektor pertanian saat ini bukan berada pada proyek pemerintah, melainkan pada perluasan pasar global […]

Mentan Amran Tantang UNESA Kembangkan Benih Kedelai Unggul, Dukung Swasembada

Mentan Amran Tantang UNESA Kembangkan Benih Kedelai Unggul, Dukung Swasembada

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menantang Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk menghasilkan benih kedelai unggul berproduktivitas tinggi dalam mendukung percepatan swasembada kedelai nasional. Dengan kolaborasi riset bersama Unesa, Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan lahirnya varietas kedelai yang mampu menghasilkan 5-6 ton per hektare sehingga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor kedelai. Hal tersebut […]

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Pacu Produksi Nasional Tembus 3 Juta Ton

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Pacu Produksi Nasional Tembus 3 Juta Ton

Pilarpertanian – Pemerintah mempercepat langkah menuju swasembada gula putih nasional dalam dua tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk mewujudkan target tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari peremajaan tanaman tebu, peningkatan produktivitas, modernisasi budidaya, hingga transformasi industri gula nasional dengan target produksi gula nasional menembus 3 juta ton pada 2029. Hal […]

Kongres Umat Islam Indonesia VIII: Mentan Amran Siapkan Bibit dan Olah Lahan Gratis untuk Pesantren

Kongres Umat Islam Indonesia VIII: Mentan Amran Siapkan Bibit dan Olah Lahan Gratis untuk Pesantren

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak pondok pesantren mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan bibit komoditas perkebunan secara gratis, pengolahan lahan tanpa biaya, hingga pendampingan budidaya bagi pesantren yang memiliki lahan produktif. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Kongres Umat Islam Indonesia VIII yang […]