Mentan Amran: Tanam Jagung, Upaya Cegah Kejahatan Sejak di Hulu
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 Swasembada Jagung di Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat.

Mentan Amran: Tanam Jagung, Upaya Cegah Kejahatan Sejak di Hulu

Pilarpertanian - Upaya pencegahan kejahatan, kemiskinan, dan pengangguran harus dimulai dari hulu, salah satunya melalui penguatan sektor pertanian. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 Swasembada Jagung di Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, Kamis (8/1/2026).


Menurut Mentan Amran, program swasembada jagung tidak boleh dipahami semata sebagai target produksi, melainkan sebagai instrumen strategis negara dalam menyentuh akar persoalan sosial.


“Kami ingin menyampaikan swasembada jagung jangan kita lihat berdiri sendiri. Swasembada jagung menurunkan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, menurunkan pengangguran,” ujar Mentan Amran.


Ia menegaskan, ketika kemiskinan dan pengangguran ditekan sejak awal, maka potensi kejahatan dapat dicegah sebelum terjadi.



“Kalau tiga-tiganya ini terjadi, ini sama dengan preventif untuk mencegah kejahatan. Jadi kita cegat di hulu, bukan di hilir. Bukan setelah dia berbuat kejahatan. Ini adalah operasi bagian mencegah kejahatan, mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan yang hasilnya nanti mengurangi kejahatan,” tegasnya.


Mentan Amran menjelaskan, kebijakan percepatan tanam dan penguatan produksi jagung yang dijalankan pemerintah telah menunjukkan hasil konkret. Dalam satu tahun terakhir, produksi jagung nasional mengalami lonjakan signifikan.


“Hasilnya luar biasa. Bapak Presiden apresiasi kemarin. Hasilnya meningkat sampai 20 persen pada semester pertama di tahun 2025, dengan total produksi Januari–Desember 16,11 juta ton,” kata Mentan Amran.


Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen (JPK-KA14%) sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 16,11 juta ton. Angka tersebut meningkat 6,44 persen atau sekitar 974 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya.


Peningkatan produksi ini didukung oleh kenaikan luas panen jagung nasional yang mencapai 2,72 juta hektare, naik 6,73 persen secara tahunan.


Lebih lanjut, Mentan Amran menyinggung kesiapan Indonesia memasuki pasar ekspor jagung seiring melimpahnya produksi di sejumlah sentra.


“Kami hitung tadi totalnya 700 ribu hektare. Kalau dikali 5 ton saja, itu 3,5 juta ton setengah. Kita siap-siap ekspor, dan Bulog dari sekarang harus siap untuk serapannya,” ujarnya.


Berdasarkan data BPS, potensi produksi jagung pada periode Januari–Februari 2026 diperkirakan mencapai 3,14 juta ton JPK-KA14% dengan potensi luas panen sekitar 0,53 juta hektare. Kondisi ini menunjukkan tren produksi jagung nasional yang masih terus menguat di awal 2026.


Mentan Amran menegaskan, kebijakan pertanian khususnya jagung, bukan hanya urusan pangan, melainkan bagian dari strategi besar negara dalam membangun kesejahteraan dan ketertiban sosial.


Menanam jagung, menurutnya, bukan sekadar menanam komoditas, tetapi menanam solusi sejak hulu, membuka lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan mencegah kejahatan sebelum tumbuh.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Deputi BI Apresiasi Mentan Amran, Sebut Panglima Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Deputi BI Apresiasi Mentan Amran, Sebut Panglima Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Pilarpertanian – Deputi Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono mengapresiasi kerja keras Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi nasional. Thomas menyebut Mentan Amran sebagai panglima pengendalian inflasi yang berperan besar dalam memastikan stabilitas harga pangan melalui kerja nyata di lapangan. Apresiasi tersebut disampaikan Thomas […]

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Pilarpertanian – Inovasi pembangunan pertanian tidak hanya diwujudkan melalui penerapan teknologi, tetapi juga melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi petani. Salah satunya adalah penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen yang berlaku sejak 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah pemerintah untuk menekan biaya produksi sekaligus memperkuat fondasi usaha tani dalam […]

25 Tahun FK-P4S Nasional, Kementan Perkuat Peran Petani sebagai Pusat Pembelajaran Pertanian

25 Tahun FK-P4S Nasional, Kementan Perkuat Peran Petani sebagai Pusat Pembelajaran Pertanian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat peran Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pembukaan Jambore dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (FK-P4S) Nasional di Tasikmalaya, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang […]

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Pilarpertanian – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap daya beli petani di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, penguatan harga komoditas, hingga penghentian impor singkong disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan ekonomi di wilayah perdesaan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah kebijakan Presiden […]

Presiden Prabowo: Di Tengah Krisis Global, Indonesia Tetap Mampu Swasembada Pangan

Presiden Prabowo: Di Tengah Krisis Global, Indonesia Tetap Mampu Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan menjadi salah satu prestasi utama pemerintahannya dalam dua tahun terakhir. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman krisis yang dapat mengganggu perdagangan internasional, Indonesia mampu menjaga ketersediaan pangan melalui penguatan produksi dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintahan Presiden […]

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan, dan mempercepat swasembada pangan nasional. Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, transformasi pertanian dilakukan melalui pembenahan pupuk bersubsidi, penguatan harga hasil panen, modernisasi pertanian, dan optimalisasi lahan. Capaian dan kebijakan tersebut dibahas […]

Mentan Amran Sambut Wamentan Alim, Perkuat Transformasi Pertanian dan Swasembada Pangan

Mentan Amran Sambut Wamentan Alim, Perkuat Transformasi Pertanian dan Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyambut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet untuk memperkuat kerja bersama dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan dan mendorong transformasi pertanian nasional. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat komoditas strategis, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Penyambutan berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (19/10/2026). Mentan […]

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Pilarpertanian – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat produksi dalam negeri, memperbaiki tata kelola pangan, dan meningkatkan keberpihakan kebijakan kepada petani. Salah satu capaian yang menonjol adalah percepatan target swasembada pangan, didukung kebijakan dari hulu hingga hilir. Tantangan yang dihadapi tidak […]

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mengoptimalkan lahan melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) untuk meningkatkan produksi padi dan mendukung swasembada pangan. Upaya ini diwujudkan melalui Gerakan Tanam CSR 2026 di Desa Karang Petani, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (21/10/2026). Kegiatan ini mendorong pemanfaatan lahan baru agar segera ditanami. Di […]