Kementan Dorong UGM Daftarkan HAKI PVT
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Leli Nuryati Saat Menghadiri Pelatihan PVT di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Kementan Dorong UGM Daftarkan HAKI PVT

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) tengah masif mendorong Universitas Gadjah Mada untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Atas Intelektual (HAKI) Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). Pasalnya, UGM merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia telah banyak menghasilkan varietas unggul yang berproduktivitas tinggi serta adaptasi terhadap perubahan iklim namun hingga saat ini belum menjadi pemegang hak PVT.


“Hingga saat ini, perguruan tinggi yang telah mendapatkan sertifikat hak PVT hanya 5% dan sampai saat ini UGM belum menjadi pemegang hak PVT, sementara potensi varietas hasil riset para peneliti dan dosennya sangat tinggi untuk diajukan Hak PVT nya,” demikian dikatakan Kepala Pusat PVTPP, Sekretariat Jenderal Kementan, Leli Nuryati dalam kegiatan Pelatihan PVT: Dari Inovasi Pemuliaan menuju Hilirisasi dan Kemitraan Industri, yang diselenggarakan oleh Intellectual Property Management Office (IPMO) UGM di Yogyakarta, Senin (22/6/2026).


Leli menuturkan sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kementan dituntut untuk mendorong tumbuhnya inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan produksi dan nilai tambah ekonomi. Saat ini, Pusat PVTPP Kementan tengah bersinergi dengan Kemendiktisaintek guna mendorong perguruan tinggi mendaftarkan Hak PVT untuk meningkatkan inovasi perbenihan yang dapat mengakselerasi pencapaian swasembada pangan dan nilai tambah produk ekspor.


“Oleh karena itu, kami mendorong penuh UGM untuk daftarkan Hak PVT. Keberadaan Hak PVT tidak hanya bertujuan melindungi hak pemulia, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan produktivitas, kualitas, daya saing, nilai tambah ekonomi bagi pemulia dan UGM itu sendiri sebagai kampus penghasil inovasi dan mendorong keberlanjutan sektor pertanian Indonesia,” tegasnya.



Di tempat yang sama, Ketua Intellectual Property Management Office (IPMO) Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Sang Kompiang Wirawan mengungkapkan UGM sebagai salah satu perguruan tinggi riset terkemuka di Indonesia, memiliki komitmen untuk mendorong pengelolaan kekayaan intelektual yang lebih optimal, salah satunya PVT. Di antaranya melalui penguatan kapasitas sivitas akademika dalam memahami dan memanfaatkan berbagai instrumen perlindungan kekayaan intelektual, termasuk PVT.


“Untuk itu kami memprioritaskan mendorong Hak PVT karena menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas inovasi, penguatan hilirisasi hasil penelitian. Selain itu untuk perluasan kolaborasi dengan dunia industri dan pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya.


“PVT sangat penting juga bagi kampus salah satunya agar dapat meningkatkan akreditasi kampus dan nilai riset yang dilakukan sivitas akademika UGM,” pintanya.


Tak hanya itu, lanjut Prof Sang Kompiang, bentuk komitmen serius UGM mendorong PVT yakni melalui sinergi dengan program PrimeSTeP yang dikelola oleh Science and Techno Park (STP) UGM. Sebagai program yang berfokus pada inkubasi, akselerasi, dan hilirisasi produk inovasi unggulan universitas, Primestep menempatkan aspek perlindungan kekayaan intelektual, khususnya PVT, sebagai tahapan awal yang sangat krusial.


“Sinergi ini memastikan bahwa varietas tanaman baru yang dikembangkan oleh pemulia UGM tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga memiliki kesiapan matang untuk masuk ke dalam ekosistem inkubasi STP UGM, sehingga mempercepat proses komersialisasi dan adopsi oleh mitra industri perbenihan,” ungkapnya.


Bersamaan, perwakilan PT Agri Makmur Pertiwi, Aris Setiawan mengatakan PVT sangat penting bagi dunia usaha perbenihan sehingga PVT menjadi hal yang wajib dilakukan untuk menjaga inovasi yang keberlanjutan. Peranan UU No. 29 tahun 2000 tentang PVT memberikan kepastian hukum dalam usaha perbenihan nasional, membuka peluang bagi industri dalam negeri, keamanan investasi, mengurangi sengketa hak kepemilikan varietas dan peredaran benih, kepastian produk yang digunakan bagi perusahaan dan menjamin pemanfaatan keragaman plasma nutfah.


“UGM berpotensi besar menjadi perguruan tinggi dengan inovasi-inovasi public variety. Misalnya komoditas yang jarang disentuh peneliti seperti tanaman temu-temuan untuk bahan obat dan jamu, maupun tanaman kacang-kacangan. Pola Kerjasama dengan berbagai pihak pemegang hak PVT yang telah diaplikasikan PT AMP terbuka lebar, baik melalui sistem royalty maupun beli putus,” tuturnya.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Perkuat Brigade Pangan, Kementan Tingkatkan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi

Perkuat Brigade Pangan, Kementan Tingkatkan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia pertanian guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi bagi Brigade Pangan Model dan Penanggung Jawab (LO) Brigade Pangan Kabupaten/Kota yang berlangsung di BBPMKP Ciawi, Bogor, pada 15–17 September […]

Terharu dengar Kisah Maba Unismuh yang Ditinggal Ayah Sejak Kecil, Mentan Amran Langsung Beri Bantuan

Terharu dengar Kisah Maba Unismuh yang Ditinggal Ayah Sejak Kecil, Mentan Amran Langsung Beri Bantuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terharu mendengar kisah Harlen, mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) yang menjalani hidup sebagai piatu dan telah ditinggal ayah sejak kecil. Di tengah keterbatasan, Harlen tetap berjuang melanjutkan pendidikan dan tinggal di asrama karena tidak sanggup membayar biaya kos. Mentan Amran yang mendengar kisah tersebut langsung memberikan […]

Kementan: Digitalisasi Perizinan Pestisida Harus Beri Kepastian bagi Industri

Kementan: Digitalisasi Perizinan Pestisida Harus Beri Kepastian bagi Industri

Pilarpertanian – Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian, Indra Zakaria Rayuzman, menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan produk pestisida yang beredar memenuhi persyaratan mutu sekaligus memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Hal itu disampaikan Indra saat membuka Pameran dan Seminar APROPI AgrochemBIZ Show […]

NTP Petani Tembus Rekor 129,19, Ekonomi Petani Makin Menguat

NTP Petani Tembus Rekor 129,19, Ekonomi Petani Makin Menguat

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Agustus 2026 mencapai 129,19, meningkat 1,05 persen dibandingkan Juli 2026 yang berada pada level 127,84. Capaian tersebut menjadi level tertinggi dan menunjukkan penguatan posisi ekonomi petani seiring harga yang diterima petani tumbuh lebih tinggi dibandingkan biaya yang harus dibayarkan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan peningkatan […]

Ratas di Istana, Mentan Amran Perkuat Produksi Pertanian Dukung Kemandirian Energi

Ratas di Istana, Mentan Amran Perkuat Produksi Pertanian Dukung Kemandirian Energi

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan produksi pangan nasional, khususnya beras terus dijaga untuk mempertahankan ketahanan pangan dan keberlanjutan swasembada. Pada saat yang sama, sektor pertanian juga siap mendukung agenda kemandirian energi nasional melalui pengembangan energi berbasis sumber daya domestik. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) di Istana […]

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali menggelar Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (18/9/2026) sebagai upaya mempercepat penanaman, meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta memperkuat produksi pangan nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Bandar Laksamana, Kecamatan Saba Auh, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dan dilaksanakan […]

Drone Turun ke Sawah Konawe, Kementan Uji Pertanian Modern untuk Kejar Swasembada Pangan

Drone Turun ke Sawah Konawe, Kementan Uji Pertanian Modern untuk Kejar Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mempercepat swasembada pangan melalui optimalisasi lahan, peningkatan indeks pertanaman (IP), serta penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian. Langkah tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Bersama di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (14/9/2026). Kegiatan tanam dilaksanakan pada hamparan lahan CSR seluas 112 hektare. Pada […]

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan skema pembiayaan pengembangan industri bioetanol nasional yang akan melibatkan BUMN, swasta, dan masyarakat. Pemerintah menyiapkan kepastian lahan dan legalitas kawasan, sementara rakyat didorong menjadi bagian dari ekosistem usaha agar manfaat ekonomi pengembangan bioetanol dapat dirasakan secara luas. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran usai Rapat Program Khusus […]

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mulai membuka pendataan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk penyaluran pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2027 pada Selasa, 22 September 2026. Dalam proses ini, Kementan memperketat validasi data agar penerima dan kebutuhan pupuk benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Pemutakhiran data mencakup identitas petani, luas dan lokasi lahan, komoditas […]