Perkuat Brigade Pangan, Kementan Tingkatkan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi
Kegiatan Peningkatan Kapastitas Manajemen Usaha Tani Padi bagi Brigade Pangan Model dan Penanggung Jawab Brigade Pangan Kabupaten/Kota di BBPMKP Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Perkuat Brigade Pangan, Kementan Tingkatkan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia pertanian guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Manajemen Usaha Tani Padi bagi Brigade Pangan Model dan Penanggung Jawab (LO) Brigade Pangan Kabupaten/Kota yang berlangsung di BBPMKP Ciawi, Bogor, pada 15–17 September 2026, BPPSDMP membekali 73 peserta yang terdiri atas 48 manajer Brigade Pangan Model dan 25 penanggung jawab (LO) Brigade Pangan dari 25 provinsi yang menjadi lokasi program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia pertanian menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.


“Peningkatan kompetensi, kapasitas manajerial, serta karakter kepemimpinan pengelola Brigade Pangan terus diperkuat agar pengelolaan usaha tani semakin profesional, produktif, dan mampu mendukung percepatan swasembada pangan secara berkelanjutan,” ujar Mentan Amran.


Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti mengatakan Brigade Pangan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan produksi pangan, khususnya pada kawasan optimalisasi lahan dan cetak sawah rakyat yang menjadi fokus pemerintah.



Menurut Arsanti, Brigade Pangan tidak hanya berfungsi sebagai pengelola usaha tani modern, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mendorong transformasi pertanian melalui penerapan teknologi, penguatan kelembagaan, dan pengembangan usaha agribisnis di tingkat lapangan.


“Brigade Pangan harus memiliki kemampuan teknis, manajerial, dan kewirausahaan yang kuat agar mampu menjadi model pengelolaan usaha tani modern yang dapat direplikasi secara nasional,” kata Arsanti.


Pada penutupan kegiatan yang berlangsung Kamis (17/9/2026), , Sekretaris BPPSDMP Zuroqi Mubarok menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas manajemen usaha tani padi, memperkuat kepemimpinan dan jiwa kewirausahaan, serta menyiapkan Brigade Pangan Model sebagai praktik baik yang dapat direplikasi di berbagai daerah.


Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber terkait kebijakan swasembada pangan berkelanjutan, peran strategis Brigade Pangan dalam peningkatan produksi pada lahan optimalisasi dan cetak sawah rakyat, mitigasi risiko operasional, strategi pengembangan bisnis, kemitraan, pengelolaan kawasan budidaya padi, hingga strategi komunikasi dalam mendukung konsolidasi lahan pertanian skala luas.


Selain pembekalan teknis dan manajerial, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan penguatan karakter melalui Pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD), pembinaan karakter, sesi motivasi kepemimpinan, olahraga bersama, malam renungan dan api unggun, serta penyusunan rencana tindak lanjut sebagai bekal implementasi di wilayah masing-masing.


Dalam arahan penutupan, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat dalam mengembangkan usaha tani dan menjadi penggerak transformasi pertanian di daerah masing-masing.


Arsanti mengingatkan bahwa Brigade Pangan Model merupakan Brigade Pangan yang menjadi teladan dalam penerapan pengelolaan lahan pertanian modern, peningkatan produksi dan produktivitas, penguatan kelembagaan usaha tani berbasis bisnis, peningkatan pendapatan, serta pengembangan inovasi dan kreativitas di sektor pertanian.


Ia juga menegaskan pentingnya peran penanggung jawab atau liaison officer (LO) Brigade Pangan sebagai penghubung antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani, dan pengurus Brigade Pangan dalam memastikan program berjalan efektif serta mendukung percepatan swasembada pangan di lapangan.


Dalam sesi diskusi, salah satu peserta menyampaikan kendala terkait ketersediaan bahan bakar untuk mendukung operasional alat dan mesin pertanian (alsintan). Menanggapi hal tersebut, Arsanti menyatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna mendukung kelancaran operasional Brigade Pangan.


Sebagai contoh keberhasilan pengembangan pertanian modern, Arsanti menyoroti kawasan Muara Telang yang telah dilengkapi berbagai sarana pendukung, termasuk keberadaan SPBU khusus pertanian untuk menjamin ketersediaan bahan bakar bagi operasional alsintan.


“Brigade Pangan harus menjadi contoh keberhasilan pertanian modern di daerah masing-masing. Teruslah berinovasi, bangun kolaborasi, dan tetap semangat dalam menjalankan usaha tani. Apa yang kita kerjakan hari ini bukan hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Arsanti.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BPPSDMP dalam membangun Brigade Pangan Model sebagai best practice yang dapat direplikasi secara nasional sekaligus mengoptimalkan peran penanggung jawab Brigade Pangan kabupaten/kota dalam mendampingi pengembangan kawasan pertanian modern dan berdaya saing.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Ratas di Istana, Mentan Amran Perkuat Produksi Pertanian Dukung Kemandirian Energi

Ratas di Istana, Mentan Amran Perkuat Produksi Pertanian Dukung Kemandirian Energi

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan produksi pangan nasional, khususnya beras terus dijaga untuk mempertahankan ketahanan pangan dan keberlanjutan swasembada. Pada saat yang sama, sektor pertanian juga siap mendukung agenda kemandirian energi nasional melalui pengembangan energi berbasis sumber daya domestik. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) di Istana […]

Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Mentan Amran Dorong Sawit Indonesia Naik Kelas Lewat Hilirisasi

Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Mentan Amran Dorong Sawit Indonesia Naik Kelas Lewat Hilirisasi

Pilarpertanian – Ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya tumbuh 5,49 persen sepanjang Januari–Juli 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut memperkuat kontribusi komoditas sawit dalam ekspor pertanian sekaligus menunjukkan besarnya potensi komoditas perkebunan Indonesia di pasar global. Pertumbuhan ekspor tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah memperkuat sektor sawit dari hulu hingga […]

Kementan Distribusikan 1.000 Pompa Air untuk Antisipasi Kekeringan di Grobogan

Kementan Distribusikan 1.000 Pompa Air untuk Antisipasi Kekeringan di Grobogan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 1.000 unit pompa air ke Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang berpotensi mengganggu produksi pangan. Pompa tersebut akan ditempatkan di 500 titik rawan kekeringan. Intervensi ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi tanaman yang sedang tumbuh atau standing crop, sekaligus membantu petani mempertahankan produksi selama musim […]

Drone Turun ke Sawah Konawe, Kementan Uji Pertanian Modern untuk Kejar Swasembada Pangan

Drone Turun ke Sawah Konawe, Kementan Uji Pertanian Modern untuk Kejar Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mempercepat swasembada pangan melalui optimalisasi lahan, peningkatan indeks pertanaman (IP), serta penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian. Langkah tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Bersama di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (14/9/2026). Kegiatan tanam dilaksanakan pada hamparan lahan CSR seluas 112 hektare. Pada […]

Dukung Unismuh Bangun Usaha dari Sektor Pertanian, Mentan Amran: Manfaatkan Lahan Produktif

Dukung Unismuh Bangun Usaha dari Sektor Pertanian, Mentan Amran: Manfaatkan Lahan Produktif

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuka peluang bagi mahasiswa dan alumni Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) untuk terjun langsung ke sektor pertanian melalui pemanfaatan lahan produktif. Kementerian Pertanian (Kementan) siap mendukung pengolahan tanah dan pendanaan untuk sejumlah komoditas strategis, seperti kakao, mete, dan jagung. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda […]

Kementan: Digitalisasi Perizinan Pestisida Harus Beri Kepastian bagi Industri

Kementan: Digitalisasi Perizinan Pestisida Harus Beri Kepastian bagi Industri

Pilarpertanian – Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian, Indra Zakaria Rayuzman, menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan produk pestisida yang beredar memenuhi persyaratan mutu sekaligus memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Hal itu disampaikan Indra saat membuka Pameran dan Seminar APROPI AgrochemBIZ Show […]

Terharu dengar Kisah Maba Unismuh yang Ditinggal Ayah Sejak Kecil, Mentan Amran Langsung Beri Bantuan

Terharu dengar Kisah Maba Unismuh yang Ditinggal Ayah Sejak Kecil, Mentan Amran Langsung Beri Bantuan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terharu mendengar kisah Harlen, mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) yang menjalani hidup sebagai piatu dan telah ditinggal ayah sejak kecil. Di tengah keterbatasan, Harlen tetap berjuang melanjutkan pendidikan dan tinggal di asrama karena tidak sanggup membayar biaya kos. Mentan Amran yang mendengar kisah tersebut langsung memberikan […]

Kementan Alokasikan AUTP untuk 100 Ribu Hektare, Lindungi Petani Hadapi El Nino

Kementan Alokasikan AUTP untuk 100 Ribu Hektare, Lindungi Petani Hadapi El Nino

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk melindungi 100 ribu hektare lahan pertanian pada 2026. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah mengantisipasi risiko gagal panen akibat kekeringan, banjir, maupun serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) di tengah potensi El Nino. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman beberapa saat lalu mengatakan […]

Mentan Amran Perintahkan Usut Dugaan Mahar Bantuan Alsintan: “Jangan Kasih Ampun!”

Mentan Amran Perintahkan Usut Dugaan Mahar Bantuan Alsintan: “Jangan Kasih Ampun!”

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memerintahkan aparat kepolisian mengusut dan menindak tegas dugaan pungutan atau mahar dalam penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani. Mentan Amran menegaskan, tidak boleh ada satu rupiah pun yang diminta kepada petani sebagai syarat memperoleh bantuan pemerintah. Perintah tersebut disampaikan Mentan Amran setelah mendengar langsung […]