Mentan Tantang Pramuka Indonesia Ikut Wujudkan Kedaulatan Pangan
Pilarpertanian - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menantang kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka untuk melakukan gerakan menanam 250 juta tanaman pangan. Menurut Amran, gerakan itu bisa melibatkan 25 juta anggota Pramuka di seluruh Indonesia.
Tantangan itu dicetuskan Mentan didepan Ketua Kwarnas Pramuka Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso, pada acara pelantikan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi masa bakti 2025-2028, di gedung Kementan, Ragunan, Jumat (13/2/2026).
“Bisa nggak disetiap peringatan Hari Pramuka, seluruh 25 juta anggota Pramuka di Indonesia masing-masing menanam sepuluh pohon dirumahnya masing-masing. Bila itu dilakukan Indonesia bisa mengguncang dunia, kita bukan hanya bisa mewujudkan ketahanan pangan, tapi juga kedaulatan pangan,” kata Mentan Andi Amran Sulaiman.
Menurut Mentan, tanaman pangan yang ditanam bebas saja tergantung kebutuhan setiap keluarga. “Yang mudah saja, bisa cabai atau sayuran yang dapat ditanam dihalaman rumah, atau kelapa dan sebagainya,” ucap Mentan.
Mentan menunjuk contoh masyarakat di provinsi Gorontalo yang tak pernah terpengaruh fluktuasi harga cabai. Hal ini dikarenakan hampir semua masyarakat disana punya tanaman cabai di halaman rumahnya masing-masing.
Saat ini, lanjutnya, dari target 4 tahun Indonesia berhasil mewujudkan swasembada pangan hanya dalam waktu setahun . Bahkan stok pangan kali ini adalah yang terbanyak sepanjang sejarah Indonesia merdeka.
“Jadi kalau semua anggota Pramuka, dan seluruh rakyat Indonesia mau bahu membahu, Indonesia bisa kok mewujudkan kedaulatan pangannya. Dan ini akan mengguncang dunia, karena sekarang saja banyak negara yang kaget ketika kita menyetop impor pangan dari negara mereka,” tandas Mentan Amran Sulaiman.
Menanggapi tantangan itu, Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso menegaskan kesiapan Pramuka Indonesia untuk membantu pemerintah mewujudkan program ketahanan pangan. Menurut Budi, saat sekarang pun seluruh Pramuka di Indonesia sudah turut serta melakukan kegiatan itu.
“Kita sudah menggerakan anggota Pramuka untuk ikut menopang ketahanan pangan. Seperti mengedukasi tentang budidaya tanaman pangan atau ternak ikan, misalnya,” ujar Budi Waseso.
Kemudian pada peringatan hari Pramuka pada Agustus nanti, tambahnya, tema yang diangkat adalah “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Tema ini sekaligus menegaskan peran Pramuka Indonesia dalam bersinergi mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Di acara itu kita akan melakukan penanaman pohon serentak di seluruh Indonesia. Kita memiliki lebih dari 230 ribu Gugus Depan (Gudep) Pramuka di seluruh Indonesia. Dan itu bisa didayagunakan sebagai ujung tombak peningkatan ketahanan pangan Indonesia,” ujar Budi.(AW)


