Saka Taruna Bumi Dikukuhkan, Mentan Ajak Pramuka Ikut Jaga Swasembada Pangan Berkelanjutan
Redaksi dan Informasi pemasangan iklan Hubungi: Admin Pilarpertanian

Saka Taruna Bumi Dikukuhkan, Mentan Ajak Pramuka Ikut Jaga Swasembada Pangan Berkelanjutan

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian menggelar acara Pelantikan Majelis Pembimbing (Mabisaka) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Saka Taruna Bumi Tingkat Nasional, masa bakti 2025–2028. Pelantikan dilakukan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn), Budi Waseso, didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).


Dalam sambutannya Mentan Andi Amran mengatakan, saat ini Indonesia berhasil mewujudkan swasembada pangan yang semula ditargetkan dicapai dalam kurun waktu empat tahun, bisa dicapai hanya dalam waktu satu tahun. Produksi beras nasional juga mencapai tingkat tertinggi, dan kesejahteraan petani pun turut meningkat.


Menurut Mentan, tantangan terbesar dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional sejatinya berawal dari komitmen dan kesadaran setiap individu. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa harus menyatukan langkah agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dan tidak bergantung pada pangan dari luar negeri.


“Kita tidak boleh bergantung pada pangan impor. Swasembada yang telah kita capai harus dijaga bersama secara berkelanjutan. Kuncinya ada pada kesatuan langkah dan aksi nyata di lapangan,” tegas Mentan.



Dalam konteks itu, lanjutnya, Gerakan Pramuka Saka Taruna Bumi menjadi sangat strategis. Serta harus berperan lebih dari sekadar simbolik dan menjadi motor perubahan melalui kegiatan nyata yang berdampak langsung.


“Saka Tarunabumi harus mampu mendorong tumbuhnya generasi muda dan petani milenial yang berintegritas, adaptif terhadap inovasi dan teknologi, serta berorientasi kewirausahaan. Sehingga dapat berkontribusi langsung dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan dan mempercepat hilirisasi pertanian,” kata Mentan Andi Amran.


“Saya tidak ingin generasi muda hanya menjadi penonton di sektor pertanian, mereka harus menjadi pelaku utama dan penggerak produksi, pengolah hasil, inovator, dan pencipta nilai tambah. Untuk itu, Saka Tarunabumi harus menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan petani muda yang profesional, adaptif terhadap inovasi dan teknologi, serta memiliki jiwa kewirausahaan,” lanjutnya lagi.


Selaras dengan Mentan, Ketua Saka Pramuka Taruna Bumi tingkat nasional yang baru dilantik, Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa penguatan Saka Taruna Bumi merupakan bagian integral dari strategi pembangunan SDM pertanian yang terarah dan terukur. Ia memastikan pembinaan tidak hanya menguatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter yang sesuai sebagai fondasi menghadapi pertanian modern.


“Integrasi pembinaan kepramukaan dengan program pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan pertanian akan mempercepat lahirnya petani muda profesional yang siap berkontribusi langsung dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” ujar Idha Widi yang juga Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI ini.


Pada kesempatan yang sama, itu, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso, menyatakan dukungan penuh Gerakan Pramuka terhadap program strategis pemerintah, khususnya dalam mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan. Capaian swasembada pangan lebih cepat dari target, dianggapnya sebagai pijakan penting menuju kedaulatan pangan nasional yang berkelanjutan.


“Bahkan dalam Jambore Nasional dan peringatan Hari Pramuka pada bulan Agustus nanti, kita mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Tema ini menekankan peran Pramuka sebagai agen perubahan yang tangguh dan peduli pada ketahanan pangan nasional,” kata Budi.


Budi optimistis, melalui program Saka Taruna Bumi dan keterlibatan generasi muda yang melek teknologi, Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan sekaligus melangkah menuju Indonesia Emas. Dia berharap kepengurusan periode 2025–2028 membuat Saka Taruna Bumi semakin solid dan progresif .


“Khususnya dalam memperluas pembinaan kader pertanian, sekaligus menjadi penggerak utama regenerasi SDM pertanian untuk memastikan swasembada pangan Indonesia tetap terjaga dan berkelanjutan,”tandasnya. (AW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kementan: Hati-hati Hoaks Rekrutmen “Petugas Sensus Pertanian 2026”, Masyarakat Waspada Modus Penipuan

Kementan: Hati-hati Hoaks Rekrutmen “Petugas Sensus Pertanian 2026”, Masyarakat Waspada Modus Penipuan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan mengenai rekrutmen “Petugas Sensus Pertanian 2026” adalah hoaks dan tidak berasal dari Kementerian Pertanian. Dalam informasi palsu tersebut, pelaku mencatut nama Kementerian Pertanian dan foto Mentan Amran dengan menawarkan lowongan kerja petugas sensus pertanian bagi lulusan SMA/sederajat dengan iming-iming […]

Bangun Ekosistem, Mentan Amran Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

Bangun Ekosistem, Mentan Amran Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat langkah menuju swasembada bawang putih nasional melalui pembangunan ekosistem terintegrasi dari perbenihan hingga pemasaran untuk konsumsi. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan menjamin harga, menyediakan benih, sarana produksi, alat mesin pertanian (alsintan), serta memperkuat peran BUMN pangan agar petani memiliki kepastian usaha dan mampu meningkatkan produksi […]

Antusiasme Temu Teknologi Kelapa di PENAS XVII Gorontalo, Bahas Budidaya hingga Hilirisasi

Antusiasme Temu Teknologi Kelapa di PENAS XVII Gorontalo, Bahas Budidaya hingga Hilirisasi

Pilarpertanian – Gorontalo; Temu Teknologi Kelapa di PENAS XVII Gorontalo disambut antusias, mengulas budidaya, inovasi teknologi, hingga strategi hilirisasi untuk mendorong nilai tambah komoditas kelapa. Rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo tak hanya menghadirkan gelar teknologi dan pameran produk unggulan dari berbagai daerah. Ajang nasional ini juga menjadi wadah peningkatan kapasitas […]

Di PENAS 2026, Wapres Gibran Sebut Indonesia Kian Mandiri Pangan Berkat Petani dan Nelayan

Di PENAS 2026, Wapres Gibran Sebut Indonesia Kian Mandiri Pangan Berkat Petani dan Nelayan

Pilarpertanian – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyatakan Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional berkat kerja keras petani dan nelayan serta dukungan kebijakan pemerintah yang berpihak pada sektor pertanian dan perikanan. Hal tersebut disampaikan Wapres saat membuka Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo, Sabtu (20/6). Menurut Wapres […]

Menteri Pertanian Tinjau Gelar Teknologi Hilirisasi Perkebunan pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Menteri Pertanian Tinjau Gelar Teknologi Hilirisasi Perkebunan pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Pilarpertanian – Gorontalo, 20 Juni 2026 – Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII resmi diselenggarakan di Provinsi Gorontalo pada tanggal 20–25 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan GORR David-Tony, Desa Hepu Hulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo ini menjadi ajang temu karya, inovasi, kemitraan, serta penguatan kolaborasi antara petani, nelayan, penyuluh pertanian, pemerintah, akademisi, dan […]

Di Puncak PENAS XVII Presiden Prabowo Kembali Tegaskan Komitmen Menuju Swasembada Pangan Nasional

Di Puncak PENAS XVII Presiden Prabowo Kembali Tegaskan Komitmen Menuju Swasembada Pangan Nasional

Pilarpertanian – Gorontalo ; Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di kawasan GOR David-Tonny, Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Presiden menjadi puncak rangkaian agenda nasional yang mempertemukan puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh pertanian, pelaku usaha, akademisi, hingga pemangku kepentingan sektor pertanian […]

Di Hadapan 100 Ribu Petani dan Nelayan seluruh Indonesia di PENAS XVII, Presiden Prabowo Pastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Di Hadapan 100 Ribu Petani dan Nelayan seluruh Indonesia di PENAS XVII, Presiden Prabowo Pastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga dan memperkuat swasembada pangan nasional secara berkelanjutan di hadapan lebih dari 100 ribu petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha pertanian yang menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Presiden Prabowo menyatakan Indonesia kini berada pada posisi yang […]

Kementan Dorong UGM Daftarkan HAKI PVT

Kementan Dorong UGM Daftarkan HAKI PVT

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) tengah masif mendorong Universitas Gadjah Mada untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Atas Intelektual (HAKI) Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). Pasalnya, UGM merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia telah banyak menghasilkan varietas unggul yang berproduktivitas tinggi serta adaptasi terhadap perubahan iklim namun hingga […]

Warehouse Hilirisasi Perkebunan Diserbu Pengunjung PENAS XVII, Penasaran Bioreaktor CPO Jadi B100

Warehouse Hilirisasi Perkebunan Diserbu Pengunjung PENAS XVII, Penasaran Bioreaktor CPO Jadi B100

Pilarpertanian – Gorontalo ; Warehouse Hilirisasi Perkebunan di PENAS XVII Gorontalo diserbu ribuan pengunjung yang penasaran teknologi bioreaktor CPO jadi B100. Memasuki hari kedua Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo, kawasan Gelar Teknologi (Geltek) menjadi salah satu titik paling ramai dikunjungi peserta dan masyarakat. Ribuan pengunjung dilaporkan memadati area pameran sejak pagi, dengan […]