Menteri Pertanian RI Memberikan Apresiasi Sumber Daya Manusia Pertanian 2021
Foto : Acara pemberian apresiasi sumber daya manusia Pertanian yang dilakukan secara hybrid

Menteri Pertanian RI Memberikan Apresiasi Sumber Daya Manusia Pertanian 2021

Pilarpertanian - Acara Apresiasi Sumber Daya Manusia Pertanian Tahun 2021 yang diselenggarakan di Pusat Pelatihan Manajemen Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi bertepatan dengan hari ibu pada tanggal 22 Desember 2021.


Pada pembukaan acara, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr. Kepala Badan PPSDMP menyampaikan pencapaian kinerja selama tahun 2021 serta menyampaikan selamat hari ibu.


Penyampaian kinerja yang disampaikan sebagai contoh yaitu :


  1. Program Utama Penguatan 4.744 BPP-Kostratani.
  2. Mendorong P4S sebagai penggerak membangun pertanian.
  3. Pelatihan Peningkatan kompetensi SDM Pertanian.
    dan masih banyak yang lainnya.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan penghargaan dan motivasi kepada SDM pertanian dalam mendukung program pembangunan pertanian tahun 2021. Pada kesempatan ini, Bapak Menteri Pertanian memberikan penghargaan bagi perwakilan SDM Pertanian sejumlah 25 orang yang meliputi 8 orang penyuluh pertanian, 5 orang petani milenial, 3 orang pengelola P4S, 6 orang Widyaiswara, 2 orang Dosen, dan 1 orang Guru.



Pada kesempatan itu juga, Bapak Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH. juga memberikan sambutan dan arahan.


Pertanian akan selalu menjadi tumpuan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Global. Sumber daya alam dan output berbagai kegiatan pertanian menjadi penyedia berbagai kebutuhan yang umumnya dapat dikelompokkan sebagai 4F, yaitu pangan (food), pakan (feed), bahan bakar (fuel), serta serat dan bahan baku indusrti lain (fibre), dan tuntutan lain berupa kelestarian lingkungan (environment).


“Tantangan ini akan terus muncul dan menuntut penerapan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan output untuk mengimbangi kebutuhan food, feed, fuel, dan fibre, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.” Ucap Bapak Mentan.


Tujuan pembangunan pertanian adalah menyediakan pangan bagi 267 juta jiwa penduduk Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan ekspor komoditas pertanian ditengah pandemi Covid-19, sektor pertanian mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini terjadi karena peran serta dan partisipasi saudara-saudara semua pelaku pembangunan pertanian yang telah berkontribusi dan bekerja keras di sektor pertanian.


Sektor pertanian sebagai fondasi utama perekonomian mustahil berhasil tanpa peningkatan produktivitas. Usaha di sektor pertanian harus menghasilkan profit yang besar. Hal ini membutuhkan transformasi paradigma dari kegiatan bertani sebagai business as usual menjadi suatu bisnis yang menguntungkan.


Salah satu faktor yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian adalah SDM Pertanian, untuk itu pembangunan pertanian harus diawali dengan pembangunan SDM. Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan kualitas SDM pertanian dan membuat sektor ini menjadi lebih menarik serta menguntungkan.


SDM pertanian memiliki peranan penting dalam peningkatan produksi pertanian. Beberapa pelaku yang berperan tersebut antara lain petani, penyuluh pertanian, widyaiswara, dosen, guru, P4S dan petani milenial. Mereka adalah pelaku yang langsung. (MA)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Anggur: Calon Ikon Baru Kota Tangsel

Anggur: Calon Ikon Baru Kota Tangsel

Pilarpertanian – Siapa sangka Tangsel memiliki potensi luar biasa untuk pengembangan benih anggur. Kurang lebih lahan seluas 200 m2 yang berada di Balai Penyuluhan Pertanian, Ciputat, Tangerang Selatan dipenuhi lebih dari 60 jenis varietas tanaman merambat ini. Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto bersama dengan Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengapresiasi upaya dan inisiasi Komunitas Anggur Tangsel […]

Kalbar Siap Sinergi Dukung Tanam Empat Kali Menuju Swasembada Pangan

Kalbar Siap Sinergi Dukung Tanam Empat Kali Menuju Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian untuk terus menggenjot produksi pangan nasional menuju swasembada berkelanjutan yang pencanangannya pada Bulan Agustus 2022, luas tanam komoditas, Padi, Jagung, Kedelai perlu ditingkatkan di masing-masing provinsi/kabupaten. Untuk dapat mencapai target luas tanam tersebut, Kementerian Pertanian dalam hal ini Direktorat Jenderal Tanaman Pangan melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinas Pertanian Tanaman […]

Indonesia Catat Transaksi Ekspor Pertanian 2021 Meningkat, Hingga US$4,24 Miliar

Indonesia Catat Transaksi Ekspor Pertanian 2021 Meningkat, Hingga US$4,24 Miliar

Pilarpertanian – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia membukukan transaksi ekspor pertanian hingga US$4,24 miliar. Nilai tersebut meningkat 2,86 persen dibanding tahun sebelumnya yang membukukan transaksi senilai US$4,12 miliar. “Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya ekspor tanaman obat, aromatik, dan rempah-rempah,” ungkap Kepala BPS, Margo Yuwono pada konferensi pers BPS yang dilakukan secara daring, Senin, 17 […]

Komitmen Menjaga Keamanan Pangan, Kementan Dukung Penuh Teknologi Budi Daya Pertanian Rendah Residu Bahan Kimia

Komitmen Menjaga Keamanan Pangan, Kementan Dukung Penuh Teknologi Budi Daya Pertanian Rendah Residu Bahan Kimia

Pilarpertanian – Sayuran merupakan komoditas hortikultura yang bernilai tinggi. Namun demikian, seringkali muncul kendala dalam pemasaran sayuran apabila akan diekspor, terutama karena persyaratan batas residu bahan kimia pertanian yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor. Jepang adalah salah satu negara dengan standar keamanan dan kesehatan pangan tertinggi di dunia. Jepang menetapkan batas seragam residu bahan kimia […]

Kementan Populerkan Gadung Sebagai Pangan Alternatif Perkuat Perekonomian

Kementan Populerkan Gadung Sebagai Pangan Alternatif Perkuat Perekonomian

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mempopulerkan komoditas pangan lokal yakni gadung sebagai pangan alternatif yang memiliki banyak nilai ekonomi untuk meningkatkan perekonomian. Gadung memiliki keunggulan dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kegunaan seperti bahan pangan (karbohidrat dan protein) sumber mineral K, Ca dan Mg yang lebih baik dari jagung, beras dan gandum dapat diolah menjadi bio-etanol […]

Mentan SYL Raih Penghargaan Atas Capaian Penyaluran KUR Tertinggi 2021

Mentan SYL Raih Penghargaan Atas Capaian Penyaluran KUR Tertinggi 2021

Pilarpertanian – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto memberikan penghargaan atas capaian penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL). Penghargaan tersebut diberikan Menko karena SYL sukses menyalurkan KUR sektor pertanian dengan jumlah yang sangat besar di sektor produksi. “Capaian penyaluran KUR Kementan selama 2021 sangatlah besar, […]

Kementan Gencarkan Pangan Lokal, Mulai Lirik Tanam dan Hilirisasi Gandum

Kementan Gencarkan Pangan Lokal, Mulai Lirik Tanam dan Hilirisasi Gandum

Pilarpertanian – Propaktani Ditjen Tanaman Pangan terus gencar melakukan Bimbingan Teknis & Sosialisasi (BTS) secara daring. Di episode 285 pada Jumat (14/01) mengangkat topik ”Ayo Mengenal dan Menanam Gandum”. BTS Propaktani ini cukup efektif dalam menyebarluaskan informasi melalui daring. Selama 3 jam disetiap sesi, diisi dengan topik-topik menarik dari para narasumber pakar/ahli, pelaku usaha, pejabat […]

Kementan Tingkatkan Pengembangan Budi Daya dan Hilirisasi Ubi Jalar

Kementan Tingkatkan Pengembangan Budi Daya dan Hilirisasi Ubi Jalar

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) di tahun 2022 ini memfokuskan program yang menggairahkan peningkatan produksi dan hilirisasi komoditas pangan lokal, misalnya ubi jalar. Komoditas tanaman pangan ini tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan tetapi juga sebagai bahan baku industri dan pakan ternak sehingga dapat dipastikan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan memperkuat perekonomian nasional. Direktur […]

Dukung SDGs, Kementan Dorong Pembangunan Pertanian Low Carbon

Dukung SDGs, Kementan Dorong Pembangunan Pertanian Low Carbon

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pertanian low carbon guna mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pasalnya aktivitas pertanian yang tidak terkendalikan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap efek gas rumah kaca (GRK) yang menyebabkan suhu bumi menjadi lebih tinggi. Sektor pertanian di Indonesia sendiri melepaskan emisi GRK ke atmosfer seperti metana […]