Pekarangan Ditanam Jagung, Wabup Gunung Kidul Panen Bersama Petani
Foto : Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul, Bambang Wisnu Broto Saat Panen Jagung Hibrida di Pekarangan Warga Bleberan, Gunung Kidul, Jawa Tengah.

Pekarangan Ditanam Jagung, Wabup Gunung Kidul Panen Bersama Petani

Pilarpertanian - Wakil Bupati Gunung Kidul, Imawan Wahyudi mengatakan masyarakat Gunungkidul harus mulai memikirkan bagaimana mengantisipasi dampak covid-19 kedepan. Masyarakat memanfaatkan peluang-peluang dan potensi yang ada dimiliki warga Gunungkidul seperti potensi pertanian untuk harus terus dikembangkan.


“Saat ini kondisi di Gunung Kidul tinggal satu orang yang masih dirawat positif covid-19, sehingga diharapkan seluruh warga mulai memikirkan antisipasi dampak covid-19 agar Gunungkidul bisa melewatinya dengan aman,” ujar saat panen jagung hibrida di pekarangan warga Bleberan, Gunung Kidul, Minggu (28/6/2020).


Imawan menilai sektor pertanian paling tangguh di tengah situasi pandemi covid-19. Ini dibuktikan dengan masyarakat Dusun Bleberan bisa panen jagung hibrida di pekarangan dengan hasil yang menggembirakan.


“Pengembangan usaha pertanian terus kita dorong agar perekonomian masyarakat di tengah dampak Covid-19 tetap aman. Petani tetap memperoleh penghasilan,” sebutnya.



Sumaryarto, Dukuh Bleberan sekaligus mewakili Kelompok Tani Tegalsari melaporkan bahwa pertanaman jagung di pekarangan dusun Bleberan mencapai 15 ha ditanami jagung monokultur. Jika satu desa Bleberan bisa mencapai 100 ha, dengan hasil ubinan dicapai 6,2 ton per ha pipil kering, sehingga ini merupakan hasil yang sangat menggembirakan.


“Kelompok tani berharap kedepannya difasilitasi infrastruktur air untuk lebih memajukan poktan dan pemuda taninya, karena ingin mengintensifkan pertanian antara lain sayuran dan padi sawah,” ucapnya.


Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul, Bambang Wisnu Broto sangat mengapresiasi upaya Kelompok Tani Tegalsari dengan intensifikasi pekarangan menanam jagung hibrida.


“Hasilnya cukup baik dicapai 6,2 ton per hektar. Jika harga jagung Rp. 3.500 per kilogram, maka setiap satu hektar akan didapat Rp. 21,7 juta per hektar,” katanya.


Saat ini panen jagung hibrida di pekarangan Kelompok Tani Tegalsari merupakan panen perdana di musim kedua 2020. Total pertanaman jagung di musim kedua mencapai 6.056 ha. Bambang berharap pemuda tani Tegalsari bisa memajukan pertanian desanya.


“Bisa meneruskan cita-cita modernisasi pertanian, karena pertanian di Gunungkidul menjadi tumpuan untuk kedepannya,” tutur Bambang.


Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Suwandi mengatakan mengapresiasi upaya Kabupaten Gunungkidul yang memanfaatkan potensi pekarangan untuk ditanami.


“Sesuai arahan Bapak Mentan SYL bahwa kita harus jeli melihat peluang potensi yang ada. Jagung ini juga termasuk yang harus kita manfaatkan potensinya untuk bisa ditanam di lahan terbatas, pekarangan misalnya. Apalagi di wilayah Gunung Kidul ini kan tipikal lahan keringnya sesuai untuk tanam jagung,” sebutnya.


Disamping itu, Suwandi juga menerangkan rata-rata produktivitas jagung lokal saat ini sekitar 6,4 ton/ha. Kementan menargetkan produktivitas naik menjadi 8 sampai 9 ton/ha.


“Tercukupinya kebutuhan jagung juga akan semakin menjauhkan Indonesia dari keran impor jagung yang merugikan petani,” terangnya.


“Dengan pola tanam jagung mengikuti pola tanam yang dilakukan pada komoditas padi secara terus menerus maka musim panen bisa juga terus berlanjut sepanjang tahun seperti halnya di Gunungkidul ini,” sambung Suwandi.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah hadir untuk menjaga keseimbangan harga ayam dan telur agar peternak memperoleh keuntungan yang layak sekaligus masyarakat tetap mendapatkan harga pangan yang terjangkau. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rembuk perunggasan yang diselenggarakan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bersama Kementerian Pertanian, asosiasi peternak, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan […]

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mempercepat implementasi sistem Pertanian Modern PM-AAS sebagai strategi baru meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Berdasarkan hasil analisis usaha tani PM-AAS, penerapan sistem budidaya modern mampu meningkatkan pendapatan petani hingga lebih dari tiga kali lipat dibandingkan metode budidaya konvensional. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat memberikan arahan kepada […]

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmennya membangun kesejahteraan masyarakat Papua melalui sektor pertanian. Seiring keberhasilan program pengembangan pertanian di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan yang telah meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan menambah alokasi anggaran untuk memperluas pembangunan pertanian di Tanah Papua sesuai aspirasi masyarakat. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan keberhasilan […]

Metode PM AAS Tingkatkan Produksi Padi di Kabupaten Sukabumi

Metode PM AAS Tingkatkan Produksi Padi di Kabupaten Sukabumi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) tengah masif memperluas penerapan metode Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) guna mendorong percepatan peningkatan produksi padi dan modernisasi pertanian melalui mekanisasi, digitalisasi, dan penerapan teknologi budidaya presisi. Kabupaten Sukabumi sebagai penghasil beras nomor dua nasional saat ini sangat antusias menerapkan metode tersebut untuk mendongkrak produksi padi yang lebih tinggi […]

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat gerakan tanam pada lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak yang digelar pada Jumat (3/7/2026) di 25 provinsi dengan target tanam […]

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

Pilarpertanian – Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan permohonan dan penerbitan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) guna memperbanyak ketersediaan benih varietas unggul baru dalam mendukung tercapainya swasembada berkelanjutan. Upaya ini dengan mendorong semua pihak, yakni instansi pemerintah, perguruan tinggi dan industri perbenihan. “Pada tahun […]

Kementan Dorong Potensi Durian Babel Sebagai Unggulan Nasional

Kementan Dorong Potensi Durian Babel Sebagai Unggulan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyambut positif Kontes Durian Tingkat Provinsi Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Lewat kontes durian ini, Kementan dapat mengakselerasi pendaftaran dan pelepasan varietas unggul lokal secara nasional guna meningkatkan produksi dalam negeri bahkan ekspor. “Kegiatan ini menjadi ajang pencarian varietas durian unggul […]

Pusat PVTPP Perkuat Kesiapan Menuju Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Pusat PVTPP Perkuat Kesiapan Menuju Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Pilarpertanian – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi salah satu dari tiga unit kerja lingkup Kementan yang diusulkan untuk memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2026 di tingkat Nasional. Berbagai upaya tengah dilakukan untuk memperkuat kesiapan, salah satunya menyelenggarakan kegiatan Penguatan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju […]

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Pilarpertanian – Komisi IV DPR RI mendukung langkah Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat kesiapsiagaan subsektor peternakan menghadapi potensi dampak fenomena El Nino melalui penguatan kapasitas laboratorium veteriner. Penguatan sistem kesehatan hewan dinilai menjadi kunci untuk mengantisipasi risiko gangguan produksi peternakan akibat musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang. Dukungan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja spesifik […]