Pengamat: Panen Jagung Dimana-mana, Bukti Stok Melimpah
Foto : Pengamat Pangan dari Universitas Andalas, Muhammad Makky Mengatakan Bahwa Kementerian Pertanian Berhasil Menjalankan Program Ketahanan Pangan di Indonesia.

Pengamat: Panen Jagung Dimana-mana, Bukti Stok Melimpah

Pilarpertanian - Di akhir minggu ini, berita terkait tingginya harga pakan ternak dan rencana impor jagung menjadi topik yang hangat dan diperbincangkan banyak masyarakat. Tapi, perlu diketahui, ketersediaan jagung saat ini ternyata dalam kondisi melimpah, seiring panen raya di musim kedua yang terus berlangsung.


Hal ini seperti yang disampaikan Pengamat Pangan dari Universitas Andalas, Muhammad Makky dalam kesempatan bincang hangat di daerah Padang, Sumatera Barat. Menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil menjalankan program ketahanan pangan dimana jagung termasuk komoditi yang menjadi prioritas utama, disamping padi dan kedelai (Pajale).


“Bila dilihat dari data BPS, maka rata-rata produktivitas jagung nasional mencapai 54,74 ku/ha pada tahun 2020. Dengan sumber data yang sama juga tercatat pertumbuhan produksi jagung nasional periode 2018-2020 mengalami pertumbuhan rata-rata 3,97 persen/tahun. Dilain sisi, serapan komoditas jagung juga meningkat setiap tahunnya,” kata Makky, Sabtu, 25 September 2021.


Makky mengatakan, konsumsi jagung untuk pakan meningkat rata-rata 6,09 persen/tahun. Pertumbuhan konsumsi jagung pakan ini berdampak kepada resiko berkurangnya surplus neraca jagung, sehingga memberi peluang terhadap penimbunan yang dilakukan spekulan.



“Kondisi ini sebenarnya telah diantisipasi dari awal tahun oleh Kementan. Misalnya, pengelola korporasi petani khusus jagung di NTB yang memastikan stok jagung dalam kondisi melimpah. Hal serupa juga disampaikan Dinas Tanaman Pangan Banyumas, dimana panen jagung di bulan September ini mencapai 650 hektare dan 800 hektare untuk bulan Oktober dengan rata rata produktivitas 6,5 ton /ha,” katanya.


Dari hasil catatannya, Kabupaten Tangerang panen jagung pada minggu ini seluas 35 hektare. Di Majalengka, panen jagung minggu ini mencapai 75 hektare. Di pekalongan, panen jagung mencapai 50 hektare. Di kabupaten Blora seluasan 105 hektar. Di Grobogan, jagung siap panen mencapai 130 hektare. Di daerah Brebes, luas panen mencapai 275 hektare dan di Tegal mencapai 1.000 hektare.


“Dengan demikian, pernyataan Menteri Pertanian bahwa saat ini terdapat 2,3 juta ton stok jagung itu benar adanya karena didukung oleh bukti empiric di lapangan. Ditambah lagi, sebagian besar petani jagung saat ini bersyukur dengan membaiknya harga pembelian. Hal ini telah membantu perekonomian mereka khususnya selama pandemic Covid-19 ini melanda,” tutupnya.


Sementara itu, untuk menjawab keraguan pasokan dan stok jagung pakan ternak, beberapa wilayah sentra jagung mulai melakukan panen raya dan menunjukkan ke publik bahwa jagung masih melimpah pasokannya. Laporan dari petugas dinas pertanian, penyuluh maupun petani yang masuk melaporkan bahwa semakin banyak lahan jagung siap panen dalam beberapa waktu kedepan.


Berdasarkan angka prognosa secara nasional, Pada bulan September-November ini diperkirakan panen jagung mencapai 826.367 ha dengan produksi 3.745.928 ton. Adapun bulan Januari-November 2021 perkiraan luas panen jagung di Indonesia 4,2 juta hektar dengan produksi 17,5 juta ton pipilan kering.


Sebagai catatan beberapa sentra besar melaporkan panen di wilayah masing-masing. Seperti Grobogan bulan September panen seluas 27.432 hektar dengan produksi 126.592 ribu ton. Di bulan Oktober 8.712 hektar dengan produksi 40.204 ton. Di Lampung Timur bulan September panen seluas 30.349 hektar dengan produksi 140.810 ton. Di bulan Oktober 8.703 hektar dengan produksi 40.379 ribu ton.


Sentra berikutnya yang besar di Sumbawa bulan September panen seluas 6.675 hektar dengan produksi 32.918 ton. Kemudian di Janeponto Sulsel bulan September panen seluas 6.612 hektar dengan produksi 17.506 ton. Di bulan Oktober 2.713 hektar dengan produksi 57.019 ton.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan SYL Minta Karantina Perketat Produk Pertanian Yang Masuk ke Indonesia

Mentan SYL Minta Karantina Perketat Produk Pertanian Yang Masuk ke Indonesia

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong Badan Karantina Pertanian untuk memperketat setiap produk pangan dan makanan yang masuk melalui pintu-pintu bandara dan pelabuhan seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Mentan saat memimpin upacara Hari Karantina Pertanian 2021 di Lapangan Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin, 18 Oktober 2021. “Tugas dari karantina pertanian ini sangat […]

Datang Ke Kupang NTT, Mentan SYL Panen Raya Jagung

Datang Ke Kupang NTT, Mentan SYL Panen Raya Jagung

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menghadiri panen raya jagung di Desa Baumata, Kecamatan Tabenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini merupakan panen raya musim tanam 2 yang masuk kedalam program gerakan tanam jagung panen sapi (TJPS). Adapun luas lahan yang akan di panen ini kurang lebih mencapai 891 hektare yang […]

Petani Berpeluang Manfaatkan Sistem Resi Gudang (SRG) Untuk Kendalikan Stok

Petani Berpeluang Manfaatkan Sistem Resi Gudang (SRG) Untuk Kendalikan Stok

Pilarpertanian – Resi Gudang merupakan dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di gudang yang diterbitkan oleh pengelola gudang. Pengertian tersebut termaktub di Undang-Undang NOMOR 9 TAHUN 2006 TENTANG SISTEM RESI GUDANG. Pada tanggal 6 Oktober 2021, Webinar/Bimtek Propaktani episode 132 bekerja sama dengan Kopitu menyelenggarakan seminar daring bertemakan Pemanfaatan Sistem Resi Gudang & KUR […]

Dorong Ekspor Jeruk Tiga Kali Lipat, Mentan SYL Targetkan Bantu 1 Juta Bibit

Dorong Ekspor Jeruk Tiga Kali Lipat, Mentan SYL Targetkan Bantu 1 Juta Bibit

Pilarpertanian – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong pengembangan komoditas hortikultura berbasis kawasan untuk mendongkrak volume ekspor hingga tiga kali lipat. Jeruk merupakan komoditas Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan permintaan ekspor cukup tinggi dan kontinue sehingga pengembangannya perlu ditingkatkan mencapai 1 juta bibit jeruk unggul, salah satunya jeruk purut yang telah memiliki […]

Kementan Dorong Peningkatan Nilai Tambah Bawang Merah dalam Bentuk Pangan Olahan

Kementan Dorong Peningkatan Nilai Tambah Bawang Merah dalam Bentuk Pangan Olahan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengarahkan pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Untuk mewujudkan hal tersebut, jajarannya diminta untuk bertindak cerdas, tepat dan cepat. Manusia pertanian harus menjadi pribadi yang mandiri dan bisa memanfaatkan teknologi modern. “Pembangunan hortikultura diarahkan pada peningkatan produksi, produktivitas, akses pasar dan logistik. Peningkatan daya saing hortikultura harus […]

Pengamat dan Akademisi Menyoroti Pembentukan Badan Pangan Nasional

Pengamat dan Akademisi Menyoroti Pembentukan Badan Pangan Nasional

Pilarpertanian – Pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional telah resmi mengeluarkan regulasi pembentukan Badan Pangan Nasional. Sejumlah fungsi yang dijalankan lembaga baru ini sudah tersusun jelas dalam rangka mewujudkan tata kelola pangan yang lebih baik. Namun demikian, pembentukan Badan Pangan Nasional tersebut mendapat sorotan karena fungsinya tidak begitu […]

DPR RI Apresiasi Langkah Kementan Tingkatan Kedelai Nasional

DPR RI Apresiasi Langkah Kementan Tingkatan Kedelai Nasional

Pilarpertanian – Endang S. Thohari anggota DPR RI komisi 4 mendukung Langkah pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi kedelai nasional. Endang menjelaskan kedaulatan pangan menurut undang-undang negara harus menjadi hal mutlak bagi rakyatnya. “Ketersediaan dan kecukupan pangan, kemudian keterjangkauan harga, pemenuhan konsumsi, keamanan mutu dan gizinya harus jadi perhatian pemerintah (Kementan)” tuturnya. Sebagai mitra […]

Mentan SYL: Badan Karantina Harus Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif

Mentan SYL: Badan Karantina Harus Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jajaran Badan Karantina Pertanian (Barantan) untuk terus mengawal ekspor pertanian. Menurut Syahrul, kerja keras jajaran Barantan sudah terlihat dengan suksesnya Merdeka Ekspor yang diselenggarakan 15 Agustus lalu. “Selama tujuh hari, kita bisa mengekspor sebanyak Rp 7,26 Triliun. Semua ini bisa dilakukan karena kompak dan kerja keras semua […]

Ketidakjelasan Bulog Serap Jagung 30.000 Ton, Petani Grobogan Akhirnya Jual ke Pabrik Pakan

Ketidakjelasan Bulog Serap Jagung 30.000 Ton, Petani Grobogan Akhirnya Jual ke Pabrik Pakan

Pilarpertanian – Kepala Dinas Pertanian Grobogan, Sunanto bersama Perum Bulog Cabang Semarang telah melakukan penandatanganan berita acara kesiapan pasokan dan penetapan harga beli jagung pada tanggal 9 Oktober 2021. Berita acara ini menyepakati beberapa hal terkait penyiapan pasokan dan penyaluran jagung dengan Cadangan Stabilisasi Harga Pangan (jagung CSHP) sebanyak 30.000 ton. “Ketidakjelasan Bulog pada tindak […]