Penuhi Kebutuhan Beras, Kementan Dukung Benih Varietas Genjah
Foto : Lahan Pertanian di Lombok Barat Ditanami dengan Benih Varietas Genjah.

Penuhi Kebutuhan Beras, Kementan Dukung Benih Varietas Genjah

Pilarpertanian - Beras sebagai komoditas strategis, jumlah konsumsi semakin banyak seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Upaya yang dilakukan agar kebutuhan pangan tercukupi dengan melakukan intensifikasi lahan yaitu melalui pergantian varietas atau peningkatan Indeks Pertanaman (IP). Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam beberapa kesempatan telah menegaskan agar petani melakukan pergantian varietas maksimal 3 tahun sekali. Penggunaan varietas yang sama secara terus menerus berpotensi menurunkan ketahanan terhadap hama penyakit dan produksi cenderung stagnan.


Peningkatan IP dengan memaksimalkan lahan – lahan yang berpotensi untuk ditanam 4 kali perlu di dukung dengan persiapan benih yang memiliki umur tanam genjah seperti Varietas Cakrabuana, Agritan, Siliwangi, Pajajaran, Inpari 19 dan Inpari 13.


Dalam penyediaan benih varietas genjah, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan melakukan kerja sama perbanyakan benih sumber dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Takdir Mulyadi, Plt. Direktur Perbenihan menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi cikal bakal yang baik untuk mempersiapkan benih – benih unggul bermutu dan tentunya mempunyai kualitas tinggi. “Badan Litbang merupakan instansi pemerintah yang menginisiasi varietas unggul baru sehingga penanganan dalam penangkaran benih terutama benih sumber perlu dilakukan pendampingan yang intensif dibantu oleh penyuluh pertanian untuk aplikasi teknologi dan diterapkan oleh petani” ujarnya.


Di tempat terpisah, Suwandi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan berharap agar kerja sama ini menghasilkan benih premium yang apabila ditanam menunjukkan potensi genetik yang sesuai dengan deskripsi varietas terutama potensi hasilnya.



Salah satunya BPTP Provinsi Nusa Tenggara Barat, turut secara aktif melaksanakan kegiatan perbanyakan benih sumber yang dialokasikan di Desa Baru Kumbang, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Dalam penerapan teknologi, BPTP bekerja sama dengan BPP Lingsar yang melibatkan petani penangkar dengan lahan seluas 5 ha untuk memperbanyak benih padi genjah Varietas Cakrabuana.


“Varietas Cakrabuana diperkirakan dapat diterima dengan baik oleh petani dan dapat bersaing dengan Varietas Ciherang karena cepat panen, hasilnya tinggi dan rasa nasinya pulen,” ungkap Awaludin Hipi, Kepala BPTP NTB.


Untuk menghadapi MK I tahun 2022, BPTP NTB menangkarkan Varietas Inpari Nutrizinc, Inpari 46, Inpari 48 dan Pamelen (Padi Merah Pulen) dengan total lahan seluas 4,5 ha dengan sistem tanam jajar legowo 2:1. Pendekatan ke petani kita lakukan secara perlahan karena varietas ini baru dan sistem tanam dianggap pemborosan lahan dan biaya, padahal dengan jajar legowo 2:1 populasi lebih banyak 25%, penyinaran matahari lebih optimal, sirkulasi udara lebih bagus, mudah pemeliharaan, mudah pengendalian hama penyakit dan potensi peningkatan produksi 7-15%.


Marzuki selaku Ketua Kelompok Tani Briuk Nambah sebagai mitra BPTP NTB sangat antusias mengikuti program ini, meskipun ada kekhawatiran dengan hasil produksinya mengingat varietas Cakrabuana tidak pernah ditanam oleh petani. “Varietas ini dapat dikombinasi dengan varietas lain sehingga dalam satu tahun IP yang awalnya 3 menjadi 4, hal ini sangat menguntungkan petani karena lahan lebih produktif,” harapnya.


Program kegiatan perbanyakan benih sumber akan terus dipantau dan dikembangkan secara luas di tahun depan untuk mendukung program nasional yang berkaitan dengan upaya peningkatan produksi dan produktivitas untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. (ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan SYL di Tahun 2022 Genjot Produksi Padi Lewat Percepatan Tanam dan IP 400

Mentan SYL di Tahun 2022 Genjot Produksi Padi Lewat Percepatan Tanam dan IP 400

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan tanam padi sekaligus pencanangan perdana indeks pertanaman (IP) 400 atau penanaman 4 kali setahun di Kabupaten Klaten guna menggenjot peningkatan produksi padi. Upaya ini merupakan sebuah terobosan meningkatkan stok beras nasional agar semakin tangguh menghadapi tantangan covid-19 dan perubahan iklim, bahkan untuk mewujudkan Indonesia ekspor […]

Budi Daya Padi Ramah Lingkungan Solusi Pulihkan Kesuburan Tanah, Tingkatkan Provitas

Budi Daya Padi Ramah Lingkungan Solusi Pulihkan Kesuburan Tanah, Tingkatkan Provitas

Pilarpertanian – BTS (Bimbingan Teknis Sosialisasi) Propaktani yang diselenggarakan setiap hari, pada episode ke 281 Tanggal 12 Januari 2022 mengangkat Tema Menarik Budi Daya Padi Ramah Lingkungan. Acara yang diinisiasi Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian merupakan upaya nyata untuk mencerahkan para petani terkait dengan inovasi dan teknologi budi daya pertanian, dan juga ajang bertukar pikiran, […]

Mentan Paparkan Inovasi Kunci Hadapi Perubahan Iklim di Pertemuan D-8

Mentan Paparkan Inovasi Kunci Hadapi Perubahan Iklim di Pertemuan D-8

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa di masa pandemi Covid-19, sektor pertanian telah menunjukkan ketangguhannya sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan ke-7 Tingkat Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan negara-negara D-8 yang diselenggarakan secara virtual. “Saat puncak pandemi pada tahun 2020, dibandingkan dengan kontribusi sektor lainnya, PDB sektor […]

Kejar Luas Tanam Padi, Mentan SYL Ingatkan Pentingnya Antisipasi Dampak Iklim

Kejar Luas Tanam Padi, Mentan SYL Ingatkan Pentingnya Antisipasi Dampak Iklim

Pilarpertanian – Memasuki awal tahun 2022, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) terus mendorong percepatan tanam padi untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok tahun ini. Saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Luas Tambah Tanam dan Antisipasi Dampak Iklim di Solo, Senin malam (10/1/2022), ia mengingatkan pentingnya antisipasi dan mitigasi dari dampak perubahan iklim. “Produksi beras […]

Maksimalkan Program Utama, Kementan Dorong SDM Berkualitas Melalui Agenda Intelektual

Maksimalkan Program Utama, Kementan Dorong SDM Berkualitas Melalui Agenda Intelektual

Pilarpertanian – Program utama yang dijalankan Kementerian Pertanian harus mendapatkan dukungan berupa agenda intelektual agar lebih maksimal. Tentunya upaya ini juga di dukung dengan SDM yang berkualitas. Hal tersebut disampaikan dalam Koordinasi Pelaksanaan Proyek PHLN Lingkup Pusat Penyuluhan Pertanian TA 2022 yang dilangsungkan di Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/1/2022). Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan […]

Valorisasi Tanaman Lokal untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Pertanian

Valorisasi Tanaman Lokal untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Pertanian

Pilarpertanian – Bimtek Sosialisasi (BTS) Propaktani Episode 283 tanggal 13 Januari 2022 ini cukup menarik dan menyita perhatian para partisipan. Dengan mengangkat tema Valorisasi Tanaman Pertanian meningkatkan Nilai tambah, menghadirkan para pakar/ahli dari SITH ITB. Dalam kesempatan ini, acara dibuka dengan sambutan Dekan STIH ITB, Dr. Endah Sulistyawati. Dalam sambutannya, Endah mengatakan bahwa dirinya dan […]

Di Awal Tahun 2022, Kementan Tancap Gas Tingkatkan Layanan Informasi

Di Awal Tahun 2022, Kementan Tancap Gas Tingkatkan Layanan Informasi

Pilarpertanian – Mengawali tahun 2022, Kementerian Pertanian tancap gas dalam upaya melakukan peningkatan layanan publik dalam bentuk penyediaan informasi yang paripurna. Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kuntoro Boga Andri, Kamis, 13 Januari 2022. Kementerian Pertanian menurut Kuntoro memiliki peran yang strategis dalam rangka melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa […]

Stafsus Wapres: Pertanian Adalah Aspek Penting Dalam Menghadapi Gejolak dan Krisis Pandemi

Stafsus Wapres: Pertanian Adalah Aspek Penting Dalam Menghadapi Gejolak dan Krisis Pandemi

Pilarpertanian – Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI yang juga sekaligus Ketua Umum Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani), Guntur Subagja mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan aspek penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan gejolak krisis pandemi covid-19 yang terus berkepanjangan. Apalagi, Indoensia baru saja dilanda serangan varian baru omicron. “Karena itu kita harus merubah mindset […]

Banyak Keunggulan, Kementan Bangkitkan Pengembangan Budi Daya Koro Pedang

Banyak Keunggulan, Kementan Bangkitkan Pengembangan Budi Daya Koro Pedang

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi nasional dengan membangkitkan hingga memperluas pengembangan komoditas yang memiliki pontesi ekonomi. Tak banyak yang tahu, koro pedang merupakan komoditas tanaman pangan yang terlupakan namun memiliki banyak khasiat dan keunggulan terutama secara ekonomi sehingga menjadi perhatian untuk dikembangkan. Dirjen Tanaman Pangan menyebutkan koro […]