Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton; Meningkat 13,36 Persen
Produksi Beras Nasional Pada Tahun 2025 Mencatat Pencapaian Positif Dibandingkan Tahun 2024.

Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton; Meningkat 13,36 Persen

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian mencatat capaian positif sektor perberasan nasional sepanjang tahun 2025. Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Januari 2026, produksi beras pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,71 juta ton, meningkat 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.


Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa peningkatan produksi beras tersebut sejalan dengan gambaran produksi padi nasional.


”Sejalan dengan gambaran produksi padi, potensi produksi beras sepanjang Januari-Desember 2025 diperkirakan akan mencapai 34,71 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024,” kata Pudji, Senin (5/1/2026)


Capaian produksi beras tersebut sejalan dengan peningkatan produksi padi nasional yang pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 60,25 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 7,10 juta ton GKG atau 13,37 persen dibandingkan tahun sebelumnya.



Peningkatan ini didorong oleh bertambahnya luas panen serta upaya penguatan produksi di berbagai sentra utama padi. BPS mencatat proyeksi luas panen Januari-Desember 2025 sebesar 11,33 juta hektare, mengalami peningkatan sebesar 1,29 juta hektare (12,8 persen).


Pudji menjelaskan bahwa proyeksi produksi tersebut diperoleh dari perhitungan luas panen dan produktivitas. Data produktivitas Januari-Agustus 2025 merupakan angka tetap hasil ubinan, sementara periode September-November 2025 masih berstatus angka sementara.


“Angka potensi ini dapat berubah sesuai kondisi terkini hasil amatan lapangan seperti serangan hama OPT (organisme pengganggu tanaman), banjir, kekeringan, waktu realisasi panen, dan sebagainya,” terangnya.


Lebih lanjut, BPS juga memproyeksikan tren positif produksi beras dalam tiga bulam mendatang. Potensi produksi beras pada periode Desember 2025-Februari 2026 diperkirakan mencapai 6,23 juta ton, meningkat 1,53 juta ton atau 32,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


“ Potensi panen tersebut terkonsentrasi di sentra-sentra produksi utama, terutama di Pulau Jawa serta beberapa wilayah di Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan, “ jelasnya.


Kementerian Pertanian (Kementan)menilai capaian ini tidak terlepas dari konsistensi pelaksanaan berbagai program strategis pertanian yang terus diperkuat sepanjang 2025. Program tersebut antara lain perluasan areal tanam dan peningkatan indeks pertanaman, optimalisasi lahan pertanian, serta penguatan sarana dan prasarana produksi seperti penyediaan benih unggul bermutu, pupuk, alsintan, dan dukungan mekanisasi pertanian.


Ke depan, Kementan menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan produksi padi dan beras nasional guna memastikan ketersediaan pangan strategis, mendukung pengendalian inflasi pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan yang berhasil menggagalkan upaya importasi ilegal beras dan garam. Menurut Mentan Amran, penindakan tersebut menjadi langkah penting untuk melindungi 115 juta petani Indonesia sekaligus menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional. “Pak Menkeu, Pak Dirjen, mewakili petani 115 juta orang saya […]

Wamenkum: Beras Fortifikasi Bermasalah Rugikan Konsumen, Korporasi Bisa Dijerat

Wamenkum: Beras Fortifikasi Bermasalah Rugikan Konsumen, Korporasi Bisa Dijerat

Pilarpertanian – Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut temuan dugaan ketidaksesuaian beras fortifikasi dengan informasi pada label kemasan memiliki indikasi dugaan tindak pidana penipuan. Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil penelitian dan kajian yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional bersama Satgas Pangan. Edward mengatakan dugaan tindak pidana tersebut sebagaimana diatur […]

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mulai membuka pendataan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk penyaluran pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2027 pada Selasa, 22 September 2026. Dalam proses ini, Kementan memperketat validasi data agar penerima dan kebutuhan pupuk benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Pemutakhiran data mencakup identitas petani, luas dan lokasi lahan, komoditas […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencetak rekor tertinggi pada September 2026, menembus 131,11 atau naik 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan ini menunjukkan harga yang diterima petani tumbuh lebih cepat daripada biaya yang harus mereka keluarkan. Gabah, karet, cabai rawit, dan kelapa sawit menjadi komoditas utama yang mendorong penguatan tersebut. Deputi Bidang Statistik […]

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Pilarpertanian – Upaya pengembangan potensi varietas lokal kopi di Kabupaten Sumba Barat Daya terus diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budidaya Kopi yang dilaksanakan di Desa Laga Lete, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya. Dalam kegiatan tersebut, Nani Suwarni, Pemeriksa PVT Ahli Madya, menyampaikan materi mengenai kebijakan dan mekanisme pendaftaran varietas lokal, khususnya […]

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan skema pembiayaan pengembangan industri bioetanol nasional yang akan melibatkan BUMN, swasta, dan masyarakat. Pemerintah menyiapkan kepastian lahan dan legalitas kawasan, sementara rakyat didorong menjadi bagian dari ekosistem usaha agar manfaat ekonomi pengembangan bioetanol dapat dirasakan secara luas. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran usai Rapat Program Khusus […]

NTP Petani Tembus Rekor 129,19, Ekonomi Petani Makin Menguat

NTP Petani Tembus Rekor 129,19, Ekonomi Petani Makin Menguat

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Agustus 2026 mencapai 129,19, meningkat 1,05 persen dibandingkan Juli 2026 yang berada pada level 127,84. Capaian tersebut menjadi level tertinggi dan menunjukkan penguatan posisi ekonomi petani seiring harga yang diterima petani tumbuh lebih tinggi dibandingkan biaya yang harus dibayarkan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan peningkatan […]

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali menggelar Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (18/9/2026) sebagai upaya mempercepat penanaman, meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta memperkuat produksi pangan nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Bandar Laksamana, Kecamatan Saba Auh, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dan dilaksanakan […]

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Amran menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (24/9) pagi. Pertemuan tersebut berlangsung sebelum para petani melakukan aksi demonstrasi bertepatan dengan momentum Hari Tani Nasional. Mentan Amran langsung menemui para petani setelah mendengar kedatangan mereka seusai salat subuh. Ia memilih berdialog […]