Teknologi Budi Daya Kedelai di Lahan Sawah Tadah Hujan Bio-Detas di Lampung Timur Mendukung Swasembada Kedelai 2020
Redaksi dan Informasi pemasangan iklan Hubungi: Admin Pilarpertanian

Teknologi Budi Daya Kedelai di Lahan Sawah Tadah Hujan Bio-Detas di Lampung Timur Mendukung Swasembada Kedelai 2020

Pilarpertanian - Pilar – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menggelar “Temu Lapang Teknologi Budi Daya Kedelai di Lahan Sawah Tadah Hujan Bio-Detas” di Desa Rejo Binangun, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Senin (13/8/2018).
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Pada kesempatan itu dilakukan gelar teknologi budidaya yang bertujuan untuk mengembangkan inovasi teknologi BIO-DETAS di sawah tadah hujan dan memperkenalkan beberapa varietas unggul baru (VUB) kedelai yaitu: Varietas Dega 1, varietas Demas 1, dan varietas Argomulyo, dengan keunggulannya masing-masing.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Ini sebagai salah satu upaya pemerintah meningkatkan produksi kedelai nasional dengan sasaran mencapai swasembada pada tahun 2020.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Kepala Balitbangtan yang diwakili oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Dr. Yuliantoro Baliadi menyampaikan bahwa selain komoditas padi yang sudah mencapai swasembada di tahun 2016, jagung sudah ekspor di tahun 2018 ini, komoditas lain khususnya kedelai harus diupayakan secepatnya, sehingga pada tahun 2019/2020 status swasembada sudah dapat dinikmati.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Dikatakannya bahwa tantangan yang dihadapi dalam produksi kedelai di Indonesia meliputi 2 hal, yakni: Area tanam/panen yang tidak luas dan produktivitas rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut, dari sisi usahatani, dilakukan upaya memperluas areal tanam yang harus dibarengi dengan penerapan teknologi produksi atau budi daya yang semakin produktif dan efisien.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Menurut Erlin Retnowati dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, wilayahnya pernah menjadi sentra produksi dan terdepan dalam pengembangan kedelai. Tapi karena belum adanya jaminan pasar, banyak petani Lampung beralih ke komoditas yang dinilai lebih menjanjikan dan kompetitif dari segi ekonominya dibanding kedelai.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Kendala tersebut ditanggapi positif oleh pihak CV. Ramayana selaku mitra pemasaran. Mereka menyatakan kesanggupannya menyerap seluruh hasil panen dengan harga kesepakatan Rp. 12.000,-/kg untuk kedelai kualitas benih.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Tampak hadir pada gelaran ini Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Timur, Camat Raman Utara, Danramil Raman Utara, BPSB, Kepala BPTP Lampung, peneliti Balitkabi, Penyuluh, dan Kelompok Tani.
Baca Selengkapnya di Pilarpertanian.com
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi temu wicara antara anggota kelompok tani dengan para nara sumber. (AW/RR/WH)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan



Artikel Lainnya

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali menggelar Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (18/9/2026) sebagai upaya mempercepat penanaman, meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta memperkuat produksi pangan nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Bandar Laksamana, Kecamatan Saba Auh, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dan dilaksanakan […]

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan yang berhasil menggagalkan upaya importasi ilegal beras dan garam. Menurut Mentan Amran, penindakan tersebut menjadi langkah penting untuk melindungi 115 juta petani Indonesia sekaligus menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional. “Pak Menkeu, Pak Dirjen, mewakili petani 115 juta orang saya […]

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Pilarpertanian – Upaya pengembangan potensi varietas lokal kopi di Kabupaten Sumba Barat Daya terus diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budidaya Kopi yang dilaksanakan di Desa Laga Lete, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya. Dalam kegiatan tersebut, Nani Suwarni, Pemeriksa PVT Ahli Madya, menyampaikan materi mengenai kebijakan dan mekanisme pendaftaran varietas lokal, khususnya […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencetak rekor tertinggi pada September 2026, menembus 131,11 atau naik 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan ini menunjukkan harga yang diterima petani tumbuh lebih cepat daripada biaya yang harus mereka keluarkan. Gabah, karet, cabai rawit, dan kelapa sawit menjadi komoditas utama yang mendorong penguatan tersebut. Deputi Bidang Statistik […]

NTP Petani Tembus Rekor 129,19, Ekonomi Petani Makin Menguat

NTP Petani Tembus Rekor 129,19, Ekonomi Petani Makin Menguat

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Agustus 2026 mencapai 129,19, meningkat 1,05 persen dibandingkan Juli 2026 yang berada pada level 127,84. Capaian tersebut menjadi level tertinggi dan menunjukkan penguatan posisi ekonomi petani seiring harga yang diterima petani tumbuh lebih tinggi dibandingkan biaya yang harus dibayarkan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan peningkatan […]

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mulai membuka pendataan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk penyaluran pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2027 pada Selasa, 22 September 2026. Dalam proses ini, Kementan memperketat validasi data agar penerima dan kebutuhan pupuk benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Pemutakhiran data mencakup identitas petani, luas dan lokasi lahan, komoditas […]

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan skema pembiayaan pengembangan industri bioetanol nasional yang akan melibatkan BUMN, swasta, dan masyarakat. Pemerintah menyiapkan kepastian lahan dan legalitas kawasan, sementara rakyat didorong menjadi bagian dari ekosistem usaha agar manfaat ekonomi pengembangan bioetanol dapat dirasakan secara luas. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran usai Rapat Program Khusus […]

Wamenkum: Beras Fortifikasi Bermasalah Rugikan Konsumen, Korporasi Bisa Dijerat

Wamenkum: Beras Fortifikasi Bermasalah Rugikan Konsumen, Korporasi Bisa Dijerat

Pilarpertanian – Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut temuan dugaan ketidaksesuaian beras fortifikasi dengan informasi pada label kemasan memiliki indikasi dugaan tindak pidana penipuan. Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil penelitian dan kajian yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional bersama Satgas Pangan. Edward mengatakan dugaan tindak pidana tersebut sebagaimana diatur […]

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Amran menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (24/9) pagi. Pertemuan tersebut berlangsung sebelum para petani melakukan aksi demonstrasi bertepatan dengan momentum Hari Tani Nasional. Mentan Amran langsung menemui para petani setelah mendengar kedatangan mereka seusai salat subuh. Ia memilih berdialog […]