Wamentan Sudaryono Terima Kunjungan Wamentan RRT, Bahas 4 Poin Kerja Sama Ini
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Saat Menerima Kunjungan Resmi Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan RRT Maierdan Mugaiti di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta.

Wamentan Sudaryono Terima Kunjungan Wamentan RRT, Bahas 4 Poin Kerja Sama Ini

Pilarpertanian - Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, pagi ini menerima kunjungan resmi Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Maierdan Mugaiti, di kantor pusat Kementerian Pertanian (Kementan). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama pertanian kedua negara, khususnya di bidang perberasan, perdagangan komoditas strategis, hingga pembukaan akses pasar ekspor produk unggulan Indonesia.


Wamentan Sudaryono menyampaikan bahwa pertemuan bilateral Indonesia dan RRT berlangsung sangat produktif, dengan empat poin utama yang menjadi fokus pembahasan. Pertama, kerja sama di bidang perberasan. Indonesia yang saat ini mencatatkan produktivitas padi tinggi mendapat perhatian banyak negara, termasuk Tiongkok. Kedua belah pihak membahas potensi kolaborasi dalam riset, pengembangan benih, hingga industrialisasi sistem perberasan.


“Indonesia sangat terbuka untuk menjalin kerja sama di bidang ini. Misalnya, kami ingin mengembangkan benih unggul padi yang tahan di lahan rawa maupun di lahan air payau, sehingga petani di wilayah pesisir tetap dapat berproduksi meski kondisi air bercampur antara asin dan tawar,” kata Sudaryono usai melakukan pertemuan bilateral Indonesia RRT di Jakarta, Selasa (30/9/25).


Kedua, lanjut Wamentan Sudaryono, pertemuan bilateral ini membahas terkait peningkatan perdagangan pertanian. Diketahui nilai perdagangan Indonesia–Tiongkok saat ini mencapai 7,7 miliar USD, dengan surplus bagi Indonesia sebesar 1,7 miliar USD. Komoditas utama yang diekspor Indonesia meliputi kelapa sawit, CPO, karet alam, serta sarang burung walet.



“China memiliki kebutuhan besar terhadap komoditas strategis, khususnya CPO dan karet. Bagi Indonesia sebagai produsen, hal ini menjadi peluang karena tidak semua negara mampu menanam dan memproduksi kedua komoditas tersebut. Ini merupakan keunggulan yang harus kita manfaatkan,” tambah Wamentan.


Wamentan mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo, peningkatan produktivitas dan hasil per hektare (yield) komoditas strategis pertanian perlu terus dilakukan. Maka ke depan, dengan produksi yang meningkat, dibutuhkan pasar yang semakin luas. Salah satunya adalah pasar Tiongkok yang dinilai sangat potensial.


“Hal ini berdampak selain memberikan keuntungan bagi negara melalui perdagangan luar negeri, juga membawa manfaat langsung bagi petani karet, petani sawit, maupun pelaku usaha sarang burung walet,” kata Sudaryono.


Ketiga, pembahasan terkait akses pasar ekspor produk unggulan. Indonesia meminta dukungan Tiongkok untuk membuka akses langsung ekspor durian, sarang burung walet, dan produk perunggasan.


“Indonesia produsen durian dan sarang burung walet terbesar di dunia. China merupakan konsumen utama, karena itu kami ingin akses ekspor langsung agar petani kecil di desa juga merasakan manfaatnya. Begitu juga dengan ayam dan unggas, Indonesia sudah swasembada bahkan surplus. China adalah pasar besar yang harus kita masuki,” papar Sudaryono.


Keempat, penguatan kerja sama perdagangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan. Sudaryono menyebut Tiongkok sebagai contoh sukses dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengentaskan kemiskinan pedesaan.


“Indonesia akan terus bekerja sama dengan negara mana pun selama menguntungkan kepentingan nasional, khususnya untuk meningkatkan produksi, mengurangi impor, memperbesar ekspor, dan menambah devisa negara. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan petani,” tutup Sudaryono.


Melalui pertemuan ini, Indonesia dan Tiongkok sepakat memperkuat kemitraan strategis, membuka peluang investasi, serta memperluas akses pasar produk pertanian, sehingga dapat memberi manfaat nyata bagi kedua negara dan petani.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP Cetak Rekor 132,60 di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP Cetak Rekor 132,60 di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Pilarpertanian – Kesejahteraan petani menunjukkan perkembangan positif dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Terbaru, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Oktober 2026 mencatatkan rekor tertinggi 132,60, nilainya naik 1,13 persen dibandingkan September. Kenaikan ini menunjukkan harga hasil pertanian yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan pengeluaran yang harus mereka […]

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

33 Negara Siapkan Stok Darurat, Mentan Amran: Indonesia Bersyukur, Pangan Aman di Tengah Gejolak Dunia

Pilarpertanian – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memicu krisis pangan global, Indonesia patut bersyukur karena kondisi pangan nasional relatif aman. Ketika sedikitnya 33 negara mulai mendorong masyarakatnya menyiapkan persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat, Indonesia memiliki kekuatan produksi pangan dalam negeri dan […]

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Malam Puncak HDDAP 2026: Kementan Dorong Petani Hortikultura Lahan Kering Naik Kelas, Berdaya Saing, dan Tembus Pasar Ekspor

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar Malam Puncak Pertemuan Teknis Nasional Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) 2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Kamis (29/10/2026) malam. Acara puncak ini dihadiri oleh seluruh perwakilan dari 13 kabupaten lokasi proyek HDDAP, jajaran kementerian, mitra pembangunan, serta stakeholders terkait […]

VOCANOVA 2026 Ditutup, Kementan Dorong Generasi Muda Jadi Motor Inovasi Pertanian Modern

VOCANOVA 2026 Ditutup, Kementan Dorong Generasi Muda Jadi Motor Inovasi Pertanian Modern

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam menyiapkan generasi muda yang inovatif, kompeten, dan siap menjadi motor penggerak transformasi pertanian modern. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Vocational Agriculture Competition and Innovation (VOCANOVA) 2026 yang resmi ditutup melalui Malam Penganugerahan di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor, Rabu (4/11/2026). […]

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Pilarpertanian – Penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI) menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas anggaran, mencegah penyimpangan, dan memastikan program berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan independen, pemetaan risiko, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan menjadi kunci tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, […]

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Beras Subsidi untuk Rakyat Diselewengkan, Mentan Amran Bongkar Modusnya

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengungkap skema dugaan penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dibeli melalui aplikasi resmi Bulog, kemudian diduga disalahgunakan dengan cara dikemas ulang (repacking) menjadi kemasan 50 kilogram. Penelusuran BULOG menemukan pembelian dilakukan oleh mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang terdaftar, […]

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Kagumi Capaian Pertanian Indonesia, Mentan Tiongkok Sepakati Penguatan Kerja Sama dengan Mentan Amran

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Zhang Zhu mengapresiasi capaian sektor pertanian Indonesia dan menyepakati penguatan kerja sama dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, terutama dalam peningkatan produksi, transfer teknologi, dan pengembangan komoditas strategis. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang perdagangan dan investasi […]

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Pilarpertanian – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap daya beli petani di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, penguatan harga komoditas, hingga penghentian impor singkong disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan ekonomi di wilayah perdesaan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah kebijakan Presiden […]

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan, dan mempercepat swasembada pangan nasional. Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, transformasi pertanian dilakukan melalui pembenahan pupuk bersubsidi, penguatan harga hasil panen, modernisasi pertanian, dan optimalisasi lahan. Capaian dan kebijakan tersebut dibahas […]