Tuduhan Indah Megahwati Tidak Berdasar, Fakta Disiplin ASN Tidak Bisa Diputarbalikkan
Kementerian Pertanian Menegaskan Bahwa Penegakan Disiplin ASN Merupakan Kewajiban Institusi dan Tidak Ada Kaitan dengan Kepentingan Personal.

Tuduhan Indah Megahwati Tidak Berdasar, Fakta Disiplin ASN Tidak Bisa Diputarbalikkan

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian menegaskan bahwa penanganan kasus ketidakhadiran dan pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) atas nama Dr. Ir. Indah Megahwati, M.P., dilakukan secara objektif, berbasis data, dan sepenuhnya mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Andi Nur Alam Syah, menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil institusi berpijak pada aturan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.


“Kami bekerja berdasarkan regulasi, bukan opini. Penegakan disiplin ASN adalah kewajiban institusi dan sama sekali tidak terkait dengan kepentingan personal siapa pun,” ujar Andi di Jakarta, Senin (26/1/2026).


Andi menjelaskan, berdasarkan rekapitulasi kehadiran resmi, Indah Megahwati tercatat tidak masuk kerja tanpa alasan sah selama 39 hari kerja berturut-turut, terhitung sejak 1 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025.



“Ketidakhadiran tersebut tercatat secara sistematis dalam administrasi kepegawaian dan dapat diverifikasi,” jelasnya.


Perbuatan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Pasal 4 huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, yang mewajibkan setiap PNS untuk masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja.


Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kepegawaian Ditjen PSP, Ida Zuraida, menjelaskan bahwa PP Nomor 94 Tahun 2021 secara tegas mengatur sanksi atas pelanggaran tersebut.


“Pasal 1 ayat (2) huruf d angka 4 PP 94 Tahun 2021 menyebutkan bahwa PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan sah secara terus-menerus selama 10 hari kerja dapat dijatuhi hukuman disiplin berat berupa Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri,” jelas Ida.


Selain itu, lanjut Ida, Pasal 15 ayat (2) PP 94 Tahun 2021 juga mengatur penghentian pembayaran gaji.


“Pembayaran gaji dihentikan sejak bulan berikutnya apabila ketidakhadiran tanpa alasan sah berlangsung terus-menerus selama 10 hari kerja,” tambahnya.


Ida juga mengungkapkan bahwa yang bersangkutan sempat menyampaikan surat keterangan istirahat dengan keterangan berada dalam kondisi koma selama dua bulan. Namun, setelah dilakukan klarifikasi resmi, surat tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.


“Kami telah melakukan verifikasi ke RSU Bakti Asih sesuai dengan surat keterangan yang disampaikan. Hasilnya, dokter yang tercantum dalam surat tersebut tidak terdaftar, sehingga keabsahan surat keterangan medis tersebut tidak dapat diverifikasi,” terang Ida.


Sebelumnya, Indah Megahwati juga telah dibebaskan sementara dari jabatannya berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 424/KPTS/KP.370/M/09/2024 tanggal 9 September 2024, karena diduga melanggar ketentuan Pasal 5 huruf g PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.


Menanggapi tuduhan yang menyebut Dirjen PSP tidak kompeten, Kementerian Pertanian menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak berdasar dan menyesatkan publik.


“Pengangkatan pejabat pimpinan tinggi madya atau eselon I tidak dilakukan secara serampangan. Prosesnya melalui seleksi ketat, penilaian oleh Tim Penilai Akhir, hingga penetapan oleh Presiden,” tegas Andi.


Andi menambahkan bahwa dirinya meniti karier sebagai PNS di Kementerian Pertanian melalui proses panjang dan penugasan strategis.


“Saya menjalani proses karier dari bawah, melalui evaluasi berlapis dan tanggung jawab nyata di lapangan. Fokus saya adalah bekerja mendukung swasembada pangan dan pelayanan publik, bukan menanggapi tuduhan tanpa dasar,” pungkasnya.


Kementerian Pertanian memastikan bahwa seluruh proses penegakan disiplin ASN dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta tidak dipengaruhi oleh tekanan, opini publik, maupun narasi personal yang tidak didukung fakta.


Institusi juga mengimbau agar ruang publik tidak digunakan untuk mengaburkan fakta administratif dan ketentuan hukum yang telah diverifikasi secara resmi.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Deputi BI Apresiasi Mentan Amran, Sebut Panglima Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Deputi BI Apresiasi Mentan Amran, Sebut Panglima Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Pilarpertanian – Deputi Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono mengapresiasi kerja keras Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi nasional. Thomas menyebut Mentan Amran sebagai panglima pengendalian inflasi yang berperan besar dalam memastikan stabilitas harga pangan melalui kerja nyata di lapangan. Apresiasi tersebut disampaikan Thomas […]

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Pilarpertanian – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat produksi dalam negeri, memperbaiki tata kelola pangan, dan meningkatkan keberpihakan kebijakan kepada petani. Salah satu capaian yang menonjol adalah percepatan target swasembada pangan, didukung kebijakan dari hulu hingga hilir. Tantangan yang dihadapi tidak […]

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Mentan Amran: Kebijakan Presiden Prabowo Dongkrak Daya Beli Petani Lampung

Pilarpertanian – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap daya beli petani di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, penguatan harga komoditas, hingga penghentian impor singkong disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan ekonomi di wilayah perdesaan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, arah kebijakan Presiden […]

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Pilarpertanian – Inovasi pembangunan pertanian tidak hanya diwujudkan melalui penerapan teknologi, tetapi juga melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi petani. Salah satunya adalah penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen yang berlaku sejak 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah pemerintah untuk menekan biaya produksi sekaligus memperkuat fondasi usaha tani dalam […]

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Percepat Tanam CSR Banyuasin, Kementan Perkuat Pengairan dan Brigade Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian terus mengoptimalkan lahan melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) untuk meningkatkan produksi padi dan mendukung swasembada pangan. Upaya ini diwujudkan melalui Gerakan Tanam CSR 2026 di Desa Karang Petani, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (21/10/2026). Kegiatan ini mendorong pemanfaatan lahan baru agar segera ditanami. Di […]

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Perkuat SPI, Kementan Dorong Pengawasan Independen dan Mitigasi Risiko

Pilarpertanian – Penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI) menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas anggaran, mencegah penyimpangan, dan memastikan program berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan independen, pemetaan risiko, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan menjadi kunci tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, […]

Presiden Prabowo: Di Tengah Krisis Global, Indonesia Tetap Mampu Swasembada Pangan

Presiden Prabowo: Di Tengah Krisis Global, Indonesia Tetap Mampu Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan menjadi salah satu prestasi utama pemerintahannya dalam dua tahun terakhir. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman krisis yang dapat mengganggu perdagangan internasional, Indonesia mampu menjaga ketersediaan pangan melalui penguatan produksi dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintahan Presiden […]

Mentan Amran Sambut Wamentan Alim, Perkuat Transformasi Pertanian dan Swasembada Pangan

Mentan Amran Sambut Wamentan Alim, Perkuat Transformasi Pertanian dan Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyambut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet untuk memperkuat kerja bersama dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan dan mendorong transformasi pertanian nasional. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat komoditas strategis, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Penyambutan berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (19/10/2026). Mentan […]

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Kementan Perkuat Kebijakan Pro-Petani dan Peran Penyuluh

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada petani untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan, dan mempercepat swasembada pangan nasional. Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, transformasi pertanian dilakukan melalui pembenahan pupuk bersubsidi, penguatan harga hasil panen, modernisasi pertanian, dan optimalisasi lahan. Capaian dan kebijakan tersebut dibahas […]