Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Saat Melantik Pengurus Pengusaha Tani Indonesia dan Membuka Rapat Kerja Nasional I PTI di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Pilarpertanian - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak Pengusaha Tani Indonesia (PTI) mengubah orientasi usaha dari sekadar mengejar proyek pemerintah menjadi membangun bisnis pertanian yang besar, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Menurut Wamentan Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, peluang terbesar sektor pertanian saat ini bukan berada pada proyek pemerintah, melainkan pada perluasan pasar global yang terus dibuka pemerintah seiring penguatan produksi nasional.


Pesan tersebut disampaikan Wamentan Sudaryono saat melantik pengurus Pengusaha Tani Indonesia sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PTI di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (21/7).


Menurut Wamentan Sudaryono, arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto telah menempatkan pertanian sebagai sektor prioritas nasional. Karena itu, seluruh pelaku usaha pertanian harus mampu menangkap peluang yang lahir dari kebijakan tersebut, terutama dalam memperkuat produksi dan memperluas pasar ekspor.


“Kalau sekarang pemerintah sedang membuka peluang ekspor ceker ayam ke China, peluang ekspor karet ke Rusia, atau komoditas lainnya, pengusaha tani harus ikut mengambil bagian. Jangan hanya mencari akses proyek pemerintah. Bangun bisnis yang besar, bisnis yang sehat, bisnis yang berorientasi ekspor,” tegasnya.



Wamentan Sudaryono mengingatkan bahwa ruang proyek pemerintah memiliki keterbatasan dan seluruh prosesnya diawasi secara ketat oleh berbagai lembaga. Sebaliknya, peluang bisnis pertanian jauh lebih luas apabila pelaku usaha mampu membangun jaringan pemasaran dan memanfaatkan akses pasar internasional.


“Kita ingin pengusaha tani memakai jaringan yang kita miliki untuk membuka pasar. Peluangnya jauh lebih besar daripada hanya berebut proyek. Orientasinya harus ekspor dan menciptakan nilai tambah,” ujarnya.


Lebih lanjut, Wamentan Sudaryono menegaskan bahwa kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo saat ini sepenuhnya berpihak pada penguatan sektor pertanian. Oleh karena itu, pelaku usaha harus menyesuaikan strategi bisnisnya dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan swasembada pangan sebagai prioritas utama.


“Kalau era sekarang adalah era swasembada pangan, ya pengusaha juga harus bergerak mengikuti arah itu. Jangan justru mencari usaha yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah. Ini momentum besar yang harus dimanfaatkan,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Wamentan Sudaryono mengungkapkan pemerintah tengah menjalankan program pengembangan sembilan komoditas perkebunan strategis, seperti kelapa, kakao, kopi, pala, lada, dan komoditas ekspor lainnya dengan dukungan anggaran sekitar Rp9,9 triliun. Program tersebut diyakini akan membuka peluang usaha baru di sektor perdagangan, pengolahan, hingga ekspor hasil pertanian.


“Kalau pemerintah sedang membangun sentra kelapa, kakao, kopi, atau pala, maka pengusaha tani harus sudah bersiap menjadi pedagang, pengolah, hingga eksportir komoditas tersebut. Peluangnya sangat besar,” jelasnya.


Wamentan Sudaryono juga mencontohkan keberhasilan pemerintah membuka akses ekspor durian Indonesia langsung ke China. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pemerintah terus membuka pasar baru yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha nasional.


Selain itu, Wamentan Sudaryono menegaskan bahwa seluruh pelayanan di Kementerian Pertanian dilakukan secara bersih dan transparan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mempercayai pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya ataupun pejabat Kementerian Pertanian untuk menawarkan bantuan dengan imbalan tertentu.


“Kalau ada yang mengaku orang saya atau mengaku bisa mengurus sesuatu atas nama saya, laporkan saja. Tidak ada praktik seperti itu. Semua pelayanan dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan,” tegasnya.


Pada akhir sambutannya, Wamentan Sudaryono mengajak seluruh pengurus Pengusaha Tani Indonesia untuk lebih banyak turun ke lapangan dan memahami kebutuhan petani secara langsung. Ia mengibaratkan peluang usaha seperti mencari kunci yang hilang, yang tidak akan ditemukan jika hanya berada di tempat yang nyaman.


“Jangan hanya duduk di ruangan ber-AC. Kuncinya ada di lapangan, di kebun, di sawah, di tempat-tempat yang panas. Di situlah peluang usaha pertanian sebenarnya berada,” pungkasnya.


Pelantikan Pengurus Pengusaha Tani Indonesia dan Rakernas I ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem agribisnis nasional yang modern, kompetitif, serta mampu memperluas pasar ekspor sehingga mendukung terwujudnya swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Jaga Produksi Pangan, Kementan Optimalkan Ratusan Pompa Air di Tegal

Jaga Produksi Pangan, Kementan Optimalkan Ratusan Pompa Air di Tegal

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat mitigasi kekeringan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, melalui optimalisasi pompanisasi untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Langkah ini dilakukan guna membantu petani mempertahankan produktivitas lahan dan menekan risiko kehilangan hasil panen di tengah ancaman El Nino. Melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan telah mendistribusikan 627 […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencetak rekor tertinggi pada September 2026, menembus 131,11 atau naik 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan ini menunjukkan harga yang diterima petani tumbuh lebih cepat daripada biaya yang harus mereka keluarkan. Gabah, karet, cabai rawit, dan kelapa sawit menjadi komoditas utama yang mendorong penguatan tersebut. Deputi Bidang Statistik […]

Mentan Amran Sambut Wamentan Alim, Perkuat Transformasi Pertanian dan Swasembada Pangan

Mentan Amran Sambut Wamentan Alim, Perkuat Transformasi Pertanian dan Swasembada Pangan

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyambut Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet untuk memperkuat kerja bersama dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan dan mendorong transformasi pertanian nasional. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat komoditas strategis, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Penyambutan berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (19/10/2026). Mentan […]

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Emrus: Mentan Amran Satu-satunya Menteri Berkinerja Terbaik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Emrus: Mentan Amran Satu-satunya Menteri Berkinerja Terbaik

Pilarpertanian – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendapat sorotan positif dari pakar komunikasi politik Emrus Sihombing. Dalam evaluasinya terhadap kinerja kabinet, Emrus menilai Kementerian Pertanian sebagai satu-satunya kementerian yang menunjukkan kinerja baik dan menonjol. “Menteri yang bagus kinerjanya belum tampak, kecuali […]

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Workshop Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dorong Generasi Muda Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

Pilarpertanian – Generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun pertanian modern, inovatif, dan berkelanjutan. Untuk mendorong peran tersebut, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kementerian Pertanian, menyelenggarakan Workshop on Empowering Young Leaders for a Sustainable Food and Agriculture Future di Auditorium PEPI, Tangerang, Rabu (14/10/2026), yang juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Menjadi bagian dari […]

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyepakati pemberian beasiswa bagi hingga 20 mahasiswa Palestina sebagai bentuk dukungan konkret Indonesia terhadap generasi muda Palestina. Kesepakatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Palestina di bidang pendidikan, pertanian, serta sosial dan keagamaan. Kesepakatan itu disampaikan Mentan Amran saat menerima Utusan Khusus […]

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, PVTPP Dampingi Pengembangan PM-AAS di Sukabumi, Produktivitas Padi Capai 11,2 Ton per Hektare

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, PVTPP Dampingi Pengembangan PM-AAS di Sukabumi, Produktivitas Padi Capai 11,2 Ton per Hektare

Pilarpertanian – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian, terus mendorong penguatan produksi pangan melalui pendampingan kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan pengembangan teknologi budidaya padi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Upaya ini menunjukkan hasil awal yang menjanjikan melalui panen perdana penerapan Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran. Pada […]

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Berinovasi untuk Pangan Masa Depan, Kementan Perkuat Akses Pupuk Terjangkau bagi Petani

Pilarpertanian – Inovasi pembangunan pertanian tidak hanya diwujudkan melalui penerapan teknologi, tetapi juga melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi petani. Salah satunya adalah penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen yang berlaku sejak 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah pemerintah untuk menekan biaya produksi sekaligus memperkuat fondasi usaha tani dalam […]

Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak masyarakat Toraja untuk mengambil bagian dalam memperkuat sektor pertanian nasional melalui pengembangan komoditas unggulan daerah. Pemerintah siap mendukung pengembangan kopi, jambu mete, kelapa, kakao, hingga lada agar potensi pertanian setempat dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Musyawarah […]