Akselerasi Swasembada Berkelanjutan, Kementan Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pemuliaan Tanaman
Kegiatan Evaluasi Layanan PVT Wilayah Jawa Timur oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian di Batu, Jawa Timur.

Akselerasi Swasembada Berkelanjutan, Kementan Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pemuliaan Tanaman

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) terus berupaya meningkatkan inovasi dan daya saing pemuliaan tanaman sebagai salah satu faktor yang mengakselerasi tercapainya swasembada pangan berkelanjutan. Upaya yang dilakukan yakni meningkatkan mutu layanan permohonan Hak Perlidungan Varietas Tanaman (PVT) sehingga mendorong pengembangan dan penyediaan benih varietas unggul baru yang berproduktivitas tinggi.


“PVT tentunya memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan pertanian khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan. PVT tidak hanya memberikan perlindungan hukum kepada pemulia, tapi juga mendorong inovasi dalam perakitan varietas unggul, serta meningkatkan daya saing sektor perbenihan nasional,” demikian dikatakan Kepala Pusat PVTPP, Indra Zakariya Rayusman saat memberikan arahan secara online kegiatan Evaluasi Layanan PVT Wilayah Jawa Timur di Kota Batu, Kamis (20/8/2026).


Indra menegaskan hingga saat ini, Pusat PVTPP telah melakukan berbagai upaya strategis dalam memperkuat sistem PVT yang profesional dan akuntabel. Kegiatan yang telah dilakukan mencakup layanan permohonan hak PVT, pemeriksaan substantif, monitoring kewajiban pemegang hak PVT dan keragaan varietas, pembahasan regulasi, perbaikan dan penyusunan panduan berupa PPP (Panduan Prosedur Pengujian) maupun Panduan Pelaksanaan Uji BUSS (Baru, Unit, Seragam, Stabil) serta berbagai Standar Operasional dan Prosedur (SOP) kerja di bidang PVT.


“Dalam penyelenggaraan layanan PVT, kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik karena ini memang menjadi salah satu aspek penting yang perlu dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya agar pelayanan yang diberikan semakin efektif, efisien, transparan dan adaptif sesuai dengan kebutuhan para pemohon,” terangnya.



“Layanan permohonan PVT adalah bagian dari pelayanan publik, yang memang harus terus tiap waktu kita sempurnakan semua karena ini adalah bagian dari tugas pemerintah dalam melayani masyarakat,” tambah Indra.


Lebih lanjut Indra mengatakan bahwa sejalan dengan transformasi digital pelayanan publik, pada awal 2025 Pusat PVTPP telah meluncurkan aplikasi APPLY PVT sebagai sarana pengajuan permohonan Hak PVT secara elektronik. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pemohon dalam proses pengajuan, pemantauan status permohonan, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan.


“Namun demikian, implementasi aplikasi tersebut perlu dievaluasi untuk mengetahui tingkat kemudahan penggunaan, efektivitas fitur yang tersedia, kendala yang masih dihadapi pengguna, serta peluang pengembangannya,” ujarnya.


“Karena itu, pada forum evaluasi ini kami memerlukan masukan dan saran para pemohon terkait sistem PVT. Mulai dari tahap pengajuan dokumen, pembayaran biaya, pengumuman permohonan hak PVT, persiapan dan teknis pemeriksaan substantif hingga penerbitan sertifikat serta pasca penerbitan sertifikat dan juga aspek hukumnya,” pinta Indra.


Hadir langsung pada kegiatan Evaluasi Layanan PVT ini yakni Ketua Komisi PVT, Prof. Sobir. Menurutnya, pelayanan permohonan Hak PVT hingga saat ini semakin baik. Namun seiring dengan perkembangan kondisi lingkungan pemuliaan tanaman dan terus hadirnya tantangan bagi industri perbenihan, maka perlu terus dilakukan upaya perbaikan dalam penyelenggaraan permohonan PVT.


“Ini hal yang wajar karena kita harus menjadi lebih baik lagi agar menjadi faktor penting dalam proses inovasi di Indonesia. Kantor PVT bukan lagi kantor administratif tetapi kantor yang mendorong inovasi sehingga menjaga kedaulatan pangan dan bangsa,” tuturnya.


Karena itu, Guru Besar IPB University ini mengapresiasi upaya Pusat PVTPP yang terus meningkatkan kualitas layanan guna mendorong semangat para pemulia untuk menghasilkan varietas baru yang unggul. PVT memegang peran penting dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan karena salah satu faktor utama dalam swasembada pangan yakni dalam penyediaan benih unggul baru yang mampu berproduksi tinggi, adaptif terhadap kondisi lingkungan yang sudah berubah dan mutu produk yang lebih baik sehingga memberikan manfaat besar bagi petani.


“Untuk mewujudkan ini secara cepat tentunya membutuhkan varietas tanaman yang lebih banyak lagi, sehingga harapan kedepannya dengan membangun pelayanan permohoan Hak PVT yang lebih baik akan mendorong pemulia untuk membuat varietas unggul. Dengan begitu, potensi untuk membuat produksi yang berkelanjutan dan berdaulat menjadi lebih tinggi lagi,” ucap Prof. Sobir.


Adapun peserta kegiatan Evaluasi Layanan PVT ini yakni pemegang dan pemohon hak PVT wilayah Jawa Timur, hadir secara offline maupun online sebanyak 70 orang. Peserta merupakan dari instansi pemerintah, perguruan tinggi dan industri atau pelaku usaha perbenihan.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Upaya Pengembangan Kopi Sumba Barat Daya Diperkuat melalui Pendaftaran Varietas Lokal

Pilarpertanian – Upaya pengembangan potensi varietas lokal kopi di Kabupaten Sumba Barat Daya terus diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Budidaya Kopi yang dilaksanakan di Desa Laga Lete, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya. Dalam kegiatan tersebut, Nani Suwarni, Pemeriksa PVT Ahli Madya, menyampaikan materi mengenai kebijakan dan mekanisme pendaftaran varietas lokal, khususnya […]

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Kementan Buka e-RDKK 2027, Validasi Data Petani Diperketat

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mulai membuka pendataan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk penyaluran pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2027 pada Selasa, 22 September 2026. Dalam proses ini, Kementan memperketat validasi data agar penerima dan kebutuhan pupuk benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Pemutakhiran data mencakup identitas petani, luas dan lokasi lahan, komoditas […]

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan yang berhasil menggagalkan upaya importasi ilegal beras dan garam. Menurut Mentan Amran, penindakan tersebut menjadi langkah penting untuk melindungi 115 juta petani Indonesia sekaligus menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional. “Pak Menkeu, Pak Dirjen, mewakili petani 115 juta orang saya […]

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Amran menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (24/9) pagi. Pertemuan tersebut berlangsung sebelum para petani melakukan aksi demonstrasi bertepatan dengan momentum Hari Tani Nasional. Mentan Amran langsung menemui para petani setelah mendengar kedatangan mereka seusai salat subuh. Ia memilih berdialog […]

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyepakati pemberian beasiswa bagi hingga 20 mahasiswa Palestina sebagai bentuk dukungan konkret Indonesia terhadap generasi muda Palestina. Kesepakatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Palestina di bidang pendidikan, pertanian, serta sosial dan keagamaan. Kesepakatan itu disampaikan Mentan Amran saat menerima Utusan Khusus […]

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan skema pembiayaan pengembangan industri bioetanol nasional yang akan melibatkan BUMN, swasta, dan masyarakat. Pemerintah menyiapkan kepastian lahan dan legalitas kawasan, sementara rakyat didorong menjadi bagian dari ekosistem usaha agar manfaat ekonomi pengembangan bioetanol dapat dirasakan secara luas. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran usai Rapat Program Khusus […]

Wamenkum: Beras Fortifikasi Bermasalah Rugikan Konsumen, Korporasi Bisa Dijerat

Wamenkum: Beras Fortifikasi Bermasalah Rugikan Konsumen, Korporasi Bisa Dijerat

Pilarpertanian – Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut temuan dugaan ketidaksesuaian beras fortifikasi dengan informasi pada label kemasan memiliki indikasi dugaan tindak pidana penipuan. Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil penelitian dan kajian yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional bersama Satgas Pangan. Edward mengatakan dugaan tindak pidana tersebut sebagaimana diatur […]

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Pilarpertanian – Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencetak rekor tertinggi pada September 2026, menembus 131,11 atau naik 1,49 persen dibandingkan Agustus 2026. Kenaikan ini menunjukkan harga yang diterima petani tumbuh lebih cepat daripada biaya yang harus mereka keluarkan. Gabah, karet, cabai rawit, dan kelapa sawit menjadi komoditas utama yang mendorong penguatan tersebut. Deputi Bidang Statistik […]

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Kementan Percepat Tanam 50.000 Hektare, Dorong Peningkatan IP dan Antisipasi El Nino

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali menggelar Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (18/9/2026) sebagai upaya mempercepat penanaman, meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta memperkuat produksi pangan nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Bandar Laksamana, Kecamatan Saba Auh, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dan dilaksanakan […]