Akui Ketegasan Mentan Bongkar Mafia Pangan, Mahfud MD Ungkap Tidak Semua Menteri Berani Seperti Pak Amran
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Pakar Hukum Tata Negara Prof. Mahfud MD Saat Bertemu pada Podcast Terus Terang.

Akui Ketegasan Mentan Bongkar Mafia Pangan, Mahfud MD Ungkap Tidak Semua Menteri Berani Seperti Pak Amran

Pilarpertanian - Pakar Hukum Tata Negara yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Prof. Mahfud MD mengungkapkan kekagumannya atas keberanian Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang disebutnya sebagai sosok pemberani dalam memberantas praktik mafia pangan.


Menurut Mahfud, Mentan Amran merupakan satu dari sedikit pejabat yang berani bicara tegas dan terbuka soal pelanggaran yang terjadi.


“Banyak sekali permainan yang merugikan rakyat. Saya melihat yang berani mengungkap itu adalah Pak Amran dan beliau punya tanggung jawab pada tata pemerintahan,” kata Mahfud dalam podcast Terus Terang, Selasa (22/7/2025).


Mahfud menilai sikap Mentan Amran yang berani melawan arus dan mengambil risiko demi kepentingan rakyat adalah hal yang langka di lingkungan pemerintahan. Ia bahkan mengungkap bahwa di periode pemerintahan sebelumnya, Mentan Amran kerap terlihat “kesepian” karena tidak semua menteri memiliki visi dan keberanian yang sama dalam menegakkan hukum.



“Saya lihat dulu (periode pertama) Pak Amran seperti kesepian. Dulu beliau sering komunikasi dengan saya karena banyak hal yang perlu diperbaiki. Saya bilang: ‘Hebat ini orang.’” ujar Mahfud.


Ia berharap akan muncul lebih banyak pejabat yang meneladani keberanian dan integritas seperti yang ditunjukkan oleh Mentan Amran. Menurutnya, hanya pejabat yang tidak terikat kepentingan politik dan benar-benar bersih yang mampu bersikap tegas demi kepentingan rakyat.


“Saya berharap menteri-menteri yang lain itu bisa muncul, seperti Pak Amran, yang speak up, bicara secara tegas. Yang tidak terikat pada kepentingan political trade off. Dan yang kedua, tentu bersih artinya tidak pernah melakukan kesalahan apa pun pada negara ini,” tegas Mahfud.


Lebih jauh, Mahfud juga menyinggung kembalinya Amran sebagai Mentan di periode kedua Presiden Joko Widodo hingga masa pemerintahan Presiden Prabowo sekarang ini sebagai momentum penting untuk menata ulang sektor pangan nasional yang sarat kepentingan. Meski demikian, ia menyadari bahwa tantangan yang dihadapi sangat besar.


Dalam kesempatan itu, Mahfud juga memuji langkah konkret Mentan Amran dalam mengungkap dugaan pelanggaran terhadap 212 merek beras yang tidak sesuai volume, Harga Eceran Tertinggi (HET), dan mutu. Praktik yang merugikan petani dan konsumen ini dinilai Mahfud sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil.


Mentan Amran sendiri memperkirakan potensi kerugian akibat praktik tersebut mencapai Rp99 triliun per tahun. Ia menegaskan bahwa praktik tersebut tidak akan dibiarkan dan harus ditindak tegas.


“Kita hitung kira-kira Rp99 triliun potensi kerugian masyarakat. Itu adalah perbuatan yang jahat,” tegas Amran.


Amran menambahkan bahwa langkah pemberantasan mafia pangan ini mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan instruksi langsung agar tidak ada kompromi terhadap pelanggaran regulasi.


“Pak Presiden minta, kalau masih tidak sesuai regulasi yang ada, harus ditindak tegas. Tidak ada lagi ruang diskusi,” ujar Mentan Amran.


Dalam percakapan bersama Mahfud MD, Mentan Amran menyatakan bahwa kebahagiaan terbesar bagi pejabat publik sejatinya bukan berasal dari materi, melainkan dari kemampuan menyenangkan rakyat melalui kerja nyata.


“Orang mengatakan lelah, tapi rasanya nikmat. Kenapa? Karena aku bisa berbuat untuk bangsaku,” ungkap Mentan Amran.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Produksi Pangan Nasional

Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Produksi Pangan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali melaksanakan Gerakan Tanam Serempak pada Sabtu (18/7/2026) sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi pangan nasional dan memperkuat swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Gemenggeng, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, dan dilaksanakan secara serempak di 26 provinsi pada lokasi […]

Kementan Dorong Potensi Durian Babel Sebagai Unggulan Nasional

Kementan Dorong Potensi Durian Babel Sebagai Unggulan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyambut positif Kontes Durian Tingkat Provinsi Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Lewat kontes durian ini, Kementan dapat mengakselerasi pendaftaran dan pelepasan varietas unggul lokal secara nasional guna meningkatkan produksi dalam negeri bahkan ekspor. “Kegiatan ini menjadi ajang pencarian varietas durian unggul […]

Pacu Produksi Padi, Penyuluh Kabupaten Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Secara Swadaya

Pacu Produksi Padi, Penyuluh Kabupaten Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Secara Swadaya

Pilarpertanian – Penyuluh pertanian di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menginisiasi penerapan metode PM-AAS melalui kegiatan demplot padi yang dilaksanakan secara swadaya. Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk memperkenalkan teknologi budidaya kepada petani sekaligus mendorong peningkatan produktivitas padi di wilayah tersebut. Koordinator BPP Surade, Rimawan mengatakan sejak awal pelaksanaan, banyak petani yang datang untuk melihat langsung […]

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmennya membangun kesejahteraan masyarakat Papua melalui sektor pertanian. Seiring keberhasilan program pengembangan pertanian di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan yang telah meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan menambah alokasi anggaran untuk memperluas pembangunan pertanian di Tanah Papua sesuai aspirasi masyarakat. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan keberhasilan […]

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mempercepat implementasi sistem Pertanian Modern PM-AAS sebagai strategi baru meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Berdasarkan hasil analisis usaha tani PM-AAS, penerapan sistem budidaya modern mampu meningkatkan pendapatan petani hingga lebih dari tiga kali lipat dibandingkan metode budidaya konvensional. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat memberikan arahan kepada […]

Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah, Pertanian Modern Jadi Peluang Besar

Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah, Pertanian Modern Jadi Peluang Besar

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi berani menjadi pengusaha yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menghadirkan inovasi. Menurutnya, sektor pertanian membuka peluang bisnis yang besar dengan inovasi dan teknologi pertanian modern yang ada saat ini. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat menjadi […]

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak Pengusaha Tani Indonesia (PTI) mengubah orientasi usaha dari sekadar mengejar proyek pemerintah menjadi membangun bisnis pertanian yang besar, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Menurut Wamentan Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, peluang terbesar sektor pertanian saat ini bukan berada pada proyek pemerintah, melainkan pada perluasan pasar global […]

Tarik Minat Petani Muda, Kementan Upayakan Kembangkan Ekosistem Kewirausahaan Pertanian

Tarik Minat Petani Muda, Kementan Upayakan Kembangkan Ekosistem Kewirausahaan Pertanian

Pilarpertanian – Jakarta : Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong generasi milenial saat ini untuk terjun ke sektor pertanian maupun berwirausaha produk-produk pertanian. Saat ini sudah semakin banyak anak muda yang melihat pertanian sebagai sektor yang mampu memberikan kesejahteraan sekaligus ruang berinovasi. Kementan RI juga terus mengupayakan tumbuhnya ekosistem kewirausahaan pertanian, suatu jaringan kolaboratif yang menghubungkan […]

Pusat PVTPP Perkuat Kesiapan Menuju Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Pusat PVTPP Perkuat Kesiapan Menuju Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

Pilarpertanian – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi salah satu dari tiga unit kerja lingkup Kementan yang diusulkan untuk memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2026 di tingkat Nasional. Berbagai upaya tengah dilakukan untuk memperkuat kesiapan, salah satunya menyelenggarakan kegiatan Penguatan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju […]