Bantuan Distribusi Kedelai Ringankan Beban Pengrajin Tahu Tempe
Foto : Kementerian Pertanian Memberikan Bantuan Distribusi Kedelai dari Surabaya dan Gresik ke Kopti Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Bantuan Distribusi Kedelai Ringankan Beban Pengrajin Tahu Tempe

Pilarpertanian - Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) hadir untuk membantu meringankan beban pengrajin tempe dan tahu dengan memberikan bantuan biaya distribusi.


Upaya tersebut didukung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga di tengah pandemi.


BKP Kementan bersama dengan Dinas Pangan Provinsi dan Kabupaten membantu menekan biaya produksi dengan memberikan biaya transportasi atau angkutan. Biaya distribusi tersebut dari gudang kedelai baik importir atau distributor yang disalurkan ke pengrajin kecil melalui Kopti sehingga para pengrajin tempe dan tahu memperoleh harga kedelai yang lebih murah.


Upaya yang dilakukan BKP Kementan dan pemerintah daerah tersebut merupakan respon atas harga kedelai yang masih cukup tinggi disamping ada permohonan Koperasi Pengrajin Tempe Tahu Indonesia (Kopti) dari berbagai wilayah.



Sepanjang bulan Juli 2021, total volume kedelai yang disalurkan dengan bantuan biaya distribusi dari BKP maupun Dinas Pangan provinsi mencapai sekitar 2.100 ton. Sebaran pendistribusiannya meliputi wilayah Kopti Kabupaten Serang 110 ton, Kopti Kabupaten Sidoarjo 300 ton, Paguyuban Pengrajin Tahu Tempe Kabupaten Bojonegoro 100 ton, Kopti Jawa Barat 1.290 ton, dan Kopti Jawa Tengah 300 ton. Dengan bantuan distribusi tersebut, setidaknya dapat mengurangi biaya produksi sekitar 200-500 per kg tergantung wilayah pendistribusian.


Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan BKP, Risfaheri saat dimintai keterangan, Senin (16/08/2021) menyampaikan dengan adanya bantuan subsidi distribusi atau transportasi, diharapkan pengrajin tempe dan tahu tetap semangat berproduksi untuk menyediakan pangan, serta dapat memberi efek psikologis untuk turunnya harga tempe dan tahu.


‘’Pemerintah akan terus berupaya menstabilkan pasokan dan harga pangan tidak hanya kedelai tetapi juga komoditas pangan lain terutama komoditas pangan pokok/strategis, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses komoditas pangan dengan harga yang wajar di tengah pandemi COVID-19 saat ini’’ ujar Risfaheri.


Ketua Kopti Kabupaten Serang, Dadan Subarna mengatakan harga kedelai tinggi berpengaruh terhadap para pengrajin, fasilitasi distribusi dari Kementan sangat membantu.


“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementan dan jajarannya yang telah membantu meringankan beban para pengrajin tempe dan tahun di wilayah Kopti Serang akibat tingginya harga kedelai. Harga kedelai saat ini cukup tinggi dibandingkan harga kedelai tahun sebelumnya, bantuan dari Kementan ini sangat bermanfaat bagi para pengrajin di masa seperti ini,” ujarnya.


Senada dengan Dadan, Ita salah satu pengrajin tempe dan tahu anggota Kopti Kabupaten Serang juga merasa senang atas bantuan subsidi dari Kementan,


‘’Alhamdulillah sangat membantu bagi kami pengrajin tempe dan tahu, karena biaya angkutnya dibantu oleh Kementan sehingga kami mendapatkan harga jual kedelai yang lebih murah. Semoga bantuan ini terus dapat dilakukan saat harga tinggi”.


Sejak awal tahun 2021, harga kedelai impor menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan, diatas harga acuan pemerintah yang ditetapkan sebesar 8.500 per kg di tingkat pengrajin tempe dan tahu. Kondisi ini tentu membuat pengrajin tempe dan tahu sebagai pelaku utama yang terdampak, menjadi pukulan terberat di tengah lesunya penjualan sebagai dampak pandemi COVID-19.


Tidak hanya dari sisi pengrajin, kalangan masyarakat juga merasakan imbasnya dengan adanya kenaikan harga kedelai. Hampir sebagian besar masyarakat mengkonsumsi tempe dan tahu setiap harinya karena harganya yang terjangkau dibandingkan dengan sumber protein hewani.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

PPVTPP Kementan Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan SOP dan SPP Pelepasan Varietas Tanaman

PPVTPP Kementan Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan SOP dan SPP Pelepasan Varietas Tanaman

Pilarpertanian – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian (PPVTPP Kementan) menggelar Forum Konsultasi Publik/Public Hearing Standar Pelayanan Publik (SPP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelepasan Varietas Tanaman. Kegiatan ini dihadiri perwakilan unit kerja lingkup Kementan, asosiasi produsen benih, pelaku usaha perbenihan, serta penyelenggara pemuliaan tanaman secara luring dan daring. Kepala Pusat PVTPP, […]

Mentan Amran Rangkul dan Siapkan Mahasiswa Jadi Penerus Arah Pertanian Nasional

Mentan Amran Rangkul dan Siapkan Mahasiswa Jadi Penerus Arah Pertanian Nasional

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa mahasiswa merupakan kunci dalam menentukan arah masa depan bangsa, termasuk dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional. “Karena ini nanti memimpin menggantikan kita. Pemimpin masa depan. Kita harus isi mereka dengan hal-hal positif,” kata Mentan Amran dalam diskusi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh Indonesia […]

Kementan Percepat Tanam Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Kementan Percepat Tanam Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Pilarpertanian – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan melalui pencapaian swasembada pangan nasional berkelanjutan, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak seluas 50.000 hektare pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan tanam dipusatkan di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, serta dilaksanakan serentak di […]

Antisipasi Musim Kemarau, Kementan Gerak Cepat Tinjau Saluran Irigasi Rusak di Sukabumi

Antisipasi Musim Kemarau, Kementan Gerak Cepat Tinjau Saluran Irigasi Rusak di Sukabumi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat meninjau kondisi saluran irigasi rusak di Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi agar segera dilakukan perbaikan guna mengamankan produksi beras dalam mewujudkan swasembada berkelanjutan 2026. Perbaikan saluran irigasi ini merupakan prioritas utama mengingat akan hadirnya ancaman musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi mulai bulan Mei. “Tujuan kita ke […]

Kementan Percepat Tanam di Grobogan, Alsintan Disalurkan Antisipasi Kemarau

Kementan Percepat Tanam di Grobogan, Alsintan Disalurkan Antisipasi Kemarau

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat olah lahan dan penanaman di sejumlah sentra produksi pangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan curah hujan yang berpotensi mengganggu musim tanam hingga memicu gagal tanam. Salah satu upaya dilakukan di Desa Rowosari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kementan menyalurkan bantuan tiga unit pompa air berkapasitas 6 inci […]

Pacu Produksi Nasional, Kementan Tanam Padi Serempak di 25 Provinsi

Pacu Produksi Nasional, Kementan Tanam Padi Serempak di 25 Provinsi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mengakselerasi tanam serentak seluas 50 ribu hektare di 25 provinsi sebagai langkah cepat menjaga produksi pangan nasional, sekaligus merespons ancaman musim kemarau dan percepatan pemulihan lahan terdampak bencana. Gerakan tanam serentak yang dilaksanakan Kamis (30/4/2026) ini mencakup lahan optimalisasi (oplah), cetak sawah rakyat (CSR), serta lahan terdampak bencana, dengan titik […]

Pupuk Dunia Langka di Tengah Krisis Geopolitik, Presiden Prabowo Justru Turunkan Harga 20% untuk Petani

Pupuk Dunia Langka di Tengah Krisis Geopolitik, Presiden Prabowo Justru Turunkan Harga 20% untuk Petani

Pilarpertanian – Saat harga pupuk dunia melonjak lebih dari 40% akibat gangguan pasokan global, Presiden Prabowo justru mengambil langkah berbeda dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20% guna menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan kecerdasan Presiden Prabowo membaca situasi dunia terhadap potensi krisis pupuk global […]

Hadapi Tantangan Iklim, Kementan Andalkan Pompanisasi untuk Kejar Tanam di Sukoharjo

Hadapi Tantangan Iklim, Kementan Andalkan Pompanisasi untuk Kejar Tanam di Sukoharjo

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat olah lahan dan tanam di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan lewat intervensi pompanisasi untuk mengantisipasi kekeringan akibat fenomena El Nino. Berdasarkan data, Sukoharjo memiliki luas baku sawah (LBS) 20.085 hektare. Dari jumlah itu, luas tanam atau standing crop padi saat ini mencapai 14.573 hektare. Namun, sekitar 6.516 […]

Di Hadapan Jajaran TNI, Mentan Amran Sebut Ketahanan Pangan Tercapai Berkat Sinergi dan Disiplin Prajurit

Di Hadapan Jajaran TNI, Mentan Amran Sebut Ketahanan Pangan Tercapai Berkat Sinergi dan Disiplin Prajurit

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan Amran) Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan penguatan ketahanan pangan nasional tidak terlepas dari sinergi kuat dan kedisiplinan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengawal pelaksanaan program pertanian hingga ke tingkat lapangan. Menurut Mentan Amran, keterlibatan TNI dari tingkat terbawah hingga pimpinan tertinggi menjadi faktor kunci dalam memastikan program pertanian berjalan efektif […]