BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton
Produksi Jagung Pipilan Kering dengan Kadar Air 14% pada Tahun 2025 Meningkat 6,44% Dibandingkan dengan Tahun 2024.

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

Pilarpertanian - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 16,11 juta ton, atau meningkat 6,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Menurutnya, produksi jagung nasional pada 2025 meningkat hampir satu juta ton.


“Angka ini mengalami peningkatan sebanyak 0,97 juta ton dibandingkan dengan Januari hingga Desember 2024,” ujarnya dalam keterangannya di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (5/1/2026).


BPS juga mencatat produksi jagung pada November 2025 berada di level yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan tren produksi yang relatif lebih baik.



“Pada November 2025, produksi jagung diperkirakan mencapai 1,03 juta ton dan lebih tinggi dibandingkan November 2024 yang sebesar 0,98 juta ton,” kata Pudji.


Untuk periode ke depan, BPS memperkirakan produksi jagung masih berada pada level yang cukup stabil. Potensi produksi pada akhir 2025 hingga awal 2026 juga mengalami kenaikan.


“Potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Desember 2025 hingga Februari 2026 diperkirakan sebesar 4,22 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 0,03 juta ton atau 0,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” jelasnya.


Dari sisi luas panen, hasil pengamatan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) menunjukkan luas panen jagung pipilan pada November 2025 mencapai 0,16 juta hektare, meningkat dibandingkan November 2024 yang seluas 0,14 juta hektare. Sementara itu, potensi luas panen pada Desember 2025 hingga Februari 2026 diperkirakan mencapai 0,70 juta hektare.


“Potensi luas panen jagung pipilan pada Desember 2025 hingga Februari 2026 mengalami penurunan sebesar 0,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Pudji.


Secara kumulatif, BPS memperkirakan potensi luas panen jagung pipilan sepanjang Januari hingga Desember 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.


“Dengan demikian, potensi luas panen jagung pipilan sepanjang Januari hingga Desember 2025 diperkirakan seluas 2,72 juta hektare atau mengalami peningkatan sebesar 0,17 juta hektare atau 6,73 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” ungkapnya.


Pudji menegaskan, angka potensi luas panen tersebut telah mencakup jagung yang dipanen tidak untuk dipipil, seperti jagung yang dipanen muda atau untuk hijauan pakan ternak.


“Potensi luas panen ini sudah termasuk tanaman jagung yang akan dipanen bukan untuk dipipil, dan angka potensi masih dapat berubah bergantung pada kondisi pertanaman jagung, seperti serangan hama, banjir, kekeringan, waktu pelaksanaan panen oleh petani, dan faktor lainnya,” pungkasnya.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

Pilarpertanian – Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan permohonan dan penerbitan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) guna memperbanyak ketersediaan benih varietas unggul baru dalam mendukung tercapainya swasembada berkelanjutan. Upaya ini dengan mendorong semua pihak, yakni instansi pemerintah, perguruan tinggi dan industri perbenihan. “Pada tahun […]

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman melalui percepatan pendaftaran dan pelepasan varietas tanaman lokal di seluruh Indonesia. Upaya tersebut salah satunya tercermin di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memiliki 154 varietas tanaman lokal terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP), tertinggi di luar Pulau […]

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Pacu Produksi Nasional Tembus 3 Juta Ton

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Pacu Produksi Nasional Tembus 3 Juta Ton

Pilarpertanian – Pemerintah mempercepat langkah menuju swasembada gula putih nasional dalam dua tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk mewujudkan target tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari peremajaan tanaman tebu, peningkatan produktivitas, modernisasi budidaya, hingga transformasi industri gula nasional dengan target produksi gula nasional menembus 3 juta ton pada 2029. Hal […]

Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah, Pertanian Modern Jadi Peluang Besar

Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah, Pertanian Modern Jadi Peluang Besar

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi berani menjadi pengusaha yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menghadirkan inovasi. Menurutnya, sektor pertanian membuka peluang bisnis yang besar dengan inovasi dan teknologi pertanian modern yang ada saat ini. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat menjadi […]

Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Produksi Pangan Nasional

Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Produksi Pangan Nasional

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali melaksanakan Gerakan Tanam Serempak pada Sabtu (18/7/2026) sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi pangan nasional dan memperkuat swasembada pangan berkelanjutan. Kegiatan dipusatkan di Desa Gemenggeng, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, dan dilaksanakan secara serempak di 26 provinsi pada lokasi […]

Pacu Produksi Padi, Penyuluh Kabupaten Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Secara Swadaya

Pacu Produksi Padi, Penyuluh Kabupaten Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Secara Swadaya

Pilarpertanian – Penyuluh pertanian di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menginisiasi penerapan metode PM-AAS melalui kegiatan demplot padi yang dilaksanakan secara swadaya. Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk memperkenalkan teknologi budidaya kepada petani sekaligus mendorong peningkatan produktivitas padi di wilayah tersebut. Koordinator BPP Surade, Rimawan mengatakan sejak awal pelaksanaan, banyak petani yang datang untuk melihat langsung […]

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmennya membangun kesejahteraan masyarakat Papua melalui sektor pertanian. Seiring keberhasilan program pengembangan pertanian di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan yang telah meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan menambah alokasi anggaran untuk memperluas pembangunan pertanian di Tanah Papua sesuai aspirasi masyarakat. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan keberhasilan […]

Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Pastikan Sinergi MBG dan Pertanian Perkuat Kesejahteraan Petani

Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Pastikan Sinergi MBG dan Pertanian Perkuat Kesejahteraan Petani

Pilarpertanian – Menjelang pelantikannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus memberikan manfaat bagi sektor pertanian. Menurutnya, program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat rantai pasok pangan serta menciptakan pasar yang besar bagi petani, […]

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Ajak Pengusaha Tani Indonesia Fokus Ekspor, Wamentan Sudaryono : Jangan Berebut Proyek, Bangun Bisnis yang Besar

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak Pengusaha Tani Indonesia (PTI) mengubah orientasi usaha dari sekadar mengejar proyek pemerintah menjadi membangun bisnis pertanian yang besar, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Menurut Wamentan Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, peluang terbesar sektor pertanian saat ini bukan berada pada proyek pemerintah, melainkan pada perluasan pasar global […]