El Nino Mengancam, Ekspor Bawang Merah Tetap Jalan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto Saat Melakukan Pelepasan Ekspor Bawang Merah ke Thailand.

El Nino Mengancam, Ekspor Bawang Merah Tetap Jalan

Pilarpertanian - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas 4 kontainer atau 96 ton bawang merah dengan tujuan Thailand. Ekspor ini diperkirakan memiliki nilai transaksi sebesar $232.000 US atau sekitar Rp 3,4 miliar. Volume dan nilai tersebut merupakan bagian dari total komitmen sebanyak 3.360 ton atau setara 120 kontainer dengan nilai transaksi mencapai Rp 117 miliar yang melibatkan dua eksportir CV Sudah Ada dan CV Deli Lestari Jaya.


“Saat ini kita memang di bawah ancaman El Nino namun kami akan turun tangan untuk mengatasinya. Bahkan di beberapa lokasi justru produksi bawang merah di berbagai sentra di Indonesia pada bulan ini diprediksi melimpah. El Nino bukan sesuatu yang harus ditakuti. Adapun yang harus kita lakukan adalah langkah mitigasi. El Nino datang kita tetap tanam,” ujar SYL.


Dirinya mengatakan, melalui kegiatan ekspor hari ini, pemerintah ingin menyampaikan pesan bahwa negara selalu hadir untuk menjaga agar harga di tingkat petani harus tetap menguntungkan.


“Perintah Presiden Jokowi agar seluruh kementerian terkait akan saling berkoordinasi. Dengan begitu, petani bisa tetap semangat berproduksi dan negara pun masih mampu mendulang devisa untuk kepentingan pembangunan yang lebih luas,” papar SYL.



Lebih lanjut SYL menyebut, pemerintahan di bawah Presiden Jokowi mampu menjaga inflasi nasional tetap terkendali. Inflasi nasional bulan Januari hingga Juli 2023 terus menunjukkan tren menurun. Bulan Juli 2023 ini inflasi nasional bahkan mampu dijaga di angka 3,08%, angka terendah yang dicapai pada tahun 2023 ini.


Mendampingi, Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto mengutip data BPS, di mana rentang tahun 2019 hingga 2022 produksi bawang merah rata-rata mampu mencapai 2,1 juta ton setara konde basah atau sekitar 1,4 juta ton setara rogol kering siap dikonsumsi. Luas tanam nasional rata-rata 182 ribu hektar dengan produktivitas di kisaran 10 ton per hektar. Sementara kebutuhan nasional ditaksir sekitar 1,2 juta ton setahun.


“Secara agregat nasional, produksi nasional sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Bahkan, pada bulan-bulan tertentu seperti Agustus dan September, kita mampu melakukan ekspor ke berbagai negara seperti Thailand, Singapura, Malaysia dan Vietnam. Pada bulan-bulan inilah masa yang dapat kita manfaatkan untuk melakukan ekspor,” ujar Prihasto.


Lebih lanjut dirinya menyebut pada 2015 lalu, Indonesia masih mengimpor bawang merah total sebanyak 17.428 ton dengan nilai $5,4 juta US.


“Namun sejak tahun 2016 hingga sekarang, Alhamdulillah kita tidak pernah impor bawang merah konsumsi, seluruhnya bisa kita penuhi dari produksi dalam negeri,” paparnya.


Prihasto menyebut bahwa Direktorat Jenderal Hortikultura telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga produksi dan pasokan komoditas strategis cabai dan bawang merah nasional di tengah ancaman dan tantangan El Nino.


“Beberapa strategi tersebut di antaranya pengembangan pada wilayah defisit untuk bawang merah seluas 1.300 ha dan cabai seluas 1.300 ha, fasilitasi Nurseri untuk menghasilkan semaian/seedling bawang merah biji/TSS dan cabai sebanyak 80 juta benih di 33 provinsi, pengembangan UMKM Hortikultura sebanyak 178 unit serta pembangunan klinik OPT sebanyak 256 unit,” terang Prihasto.


Hingga saat ini, Kabupaten Brebes tak tergoyahkan posisinya sebagai sentra produksi terbesar bawang merah nasional. Tahun 2022 lalu, BPS mencatat produksi bawang merah Brebes mencapai 383.680 ton dengan luas panen 32.509 hektar atau berkontribusi sekitar 20% dari total produksi nasional. Meskipun saat ini sudah tumbuh sentra-sentra baru di berbagai wilayah Indonesia seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Bali, NTB, NTT, Maluku dan Papua, namun Brebes masih menjadi sentra yang terbesar dan terluas.


“Dengan luasan tanam mencapai 34 ribu hektare, kami memperkirakan produktivitas bawang merah akan mencapai 388 ribu ton dan angka ini naik dari tahun 2022 lalu. Kami pun patut berbangga hati, di tengah El Nino ini kami masih mampu melakukan ekspor bawang merah terhitung Juli hingga November nanti,” pungkas PJ Bupati Brebes, Urip Sihabuddin turut hadir di lokasi yang sama.(BB)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Menjelang 2026, Pasokan Pangan Terjaga dan Harga Relatif Stabil

Menjelang 2026, Pasokan Pangan Terjaga dan Harga Relatif Stabil

Pilarpertanian – Menjelang tahun 2026, harga berbagai komoditas pangan secara nasional terpantau relatif stabil, bahkan sejumlah komoditas menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini sejalan dengan terjaganya pasokan dan kelancaran distribusi sebagai hasil penguatan pengawasan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) […]

Mentan Andi Amran Sulaiman Bantu Rp1 Miliar untuk Anak Yatim Piatu Melalui Kegiatan IKA Unhas Peduli

Mentan Andi Amran Sulaiman Bantu Rp1 Miliar untuk Anak Yatim Piatu Melalui Kegiatan IKA Unhas Peduli

Pilarpertanian – Menteri Pertanian Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin memberikan bantuan Rp1 miliar untuk anak yatim piatu. Bantuan untuk anak yatim piatu itu berasal dari kantong pribadinya dan akan disalurkan melalui IKA Unhas dengan kegiatan yang bertajuk IKA Unhas Peduli. Andi Amran […]

Tanpa Menunggu Pagi, Petani Tebus Pupuk Subsidi Sejak 00.00 WIB

Tanpa Menunggu Pagi, Petani Tebus Pupuk Subsidi Sejak 00.00 WIB

Pilarpertanian – Pemerintah memastikan stabilitas sektor pertanian sejak hari pertama tahun 2026 dengan membuka penebusan pupuk bersubsidi mulai 1 Januari 2026 pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam menjamin ketersediaan sarana produksi pertanian sebagai pilar utama swasembada pangan nasional. Kepastian tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi antara Kementerian […]

Tahun Baru, Langsung Tebus Pupuk Bersubsidi! 147 Transaksi Pecah Hanya dalam 16 Menit

Tahun Baru, Langsung Tebus Pupuk Bersubsidi! 147 Transaksi Pecah Hanya dalam 16 Menit

Pilarpertanian – Penebusan pupuk bersubsidi tahun 2026 langsung berjalan sejak detik pertama pembukaan. Hingga pukul 00.16 WIB, tercatat 147 transaksi penebusan pupuk subsidi oleh petani di berbagai daerah, terdiri dari 74 transaksi melalui iPubers (KTP) dan 73 transaksi menggunakan Kartu Tani. Fakta ini menegaskan bahwa sistem penyaluran pupuk subsidi telah siap dan berfungsi sejak awal […]

Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton; Meningkat 13,36 Persen

Produksi Beras 2025 Tembus 34,71 Juta Ton; Meningkat 13,36 Persen

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian mencatat capaian positif sektor perberasan nasional sepanjang tahun 2025. Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Januari 2026, produksi beras pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,71 juta ton, meningkat 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, […]

Aduan Lapor Pak Amran, 133 Ton Bawang Bombay Diamankan Polrestabes Semarang

Aduan Lapor Pak Amran, 133 Ton Bawang Bombay Diamankan Polrestabes Semarang

Pilarpertanian – Polrestabes Semarang bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Kodim 0733/KS, serta Lanal Semarang berhasil menggagalkan upaya pemasukan bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang. Penindakan ini dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat melalui kanal “Lapor Pak Amran”. Sebelumnya, masyarakat menyampaikan pengaduan sebagai berikut: “Mohon maaf menyita waktunya, menginformasikan, […]

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

Pilarpertanian – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 16,11 juta ton, atau meningkat 6,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan […]

Rehabilitasi Irigasi Dipercepat, Swasembada Pangan Nyata di Depan Mata

Rehabilitasi Irigasi Dipercepat, Swasembada Pangan Nyata di Depan Mata

Pilarpertanian – Percepatan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian yang terus digenjot pemerintah menjadi fondasi penting semakin nyatanya swasembada pangan nasional khususnya swasembada beras. Didukung penguatan infrastruktur air, kinerja pangan nasional menunjukkan tren positif dengan produksi beras tahun 2025 diproyeksikan mencapai 34,79 juta ton dan stok cadangan beras pemerintah (CBP) diperkirakan menyentuh 3,3 juta ton pada awal […]

NTP Cetak Rekor Tahun 2025, Tembus 125,35

NTP Cetak Rekor Tahun 2025, Tembus 125,35

Pilarpertanian – Sektor pertanian nasional menutup tahun 2025 dengan capaian yang sangat menggembirakan. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 tercatat sebesar 125,35, atau meningkat 1,05 persen dibandingkan November 2025. Capaian ini menegaskan semakin membaiknya kesejahteraan rumah tangga pertanian di seluruh Indonesia. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, menjelaskan […]