Kehormatan Petani VS Kebebasan Pers
Gerakan Pemuda Tani Indonesia (GEMPITA) Bersama Kementan Membangun Mitra Dalam Memajukan Para Petani

Kehormatan Petani VS Kebebasan Pers

Pilarpertanian - Oleh: Ibrahim Asnawi (Koordinator Nasional GEMPITA)


Gerakan Pemuda Tani Indonesia (GEMPITA) menyikapi serius polemik yang terjadi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Majalah Tempo. Langkah Kementan melayangkan gugatan perdata atas pemberitaan Tempo edisi  yang berjudul “Poles-Poles Beras Busuk” adalah langkah yang tepat, konstitusional, dan harus didukung.


Kami melihat ini bukan sekadar urusan antara Kementan dan Tempo, tetapi telah menyentuh marwah dan kehormatan petani Indonesia.


Judul berita yang provokatif dan isi pemberitaan yang kami nilai tendensius tidak hanya menyerang institusi Kementan atau pribadi Menteri Pertanian, A. Amran Sulaiman. Lebih jauh dari itu, Pemberitaan tersebut secara tidak langsung menganggap Petani Indonesia tidak mampu menciptakan beras berkualitas untuk masyarakat indonesia, narasi seperti ini sama dengan menghina dan merendahkan warisan nenek moyang bangsa agraris.



Bagi kami di GEMPITA, program bantuan (seperti pupuk, alsintan, benih) adalah instrumen negara untuk hadir membantu petani meningkatkan produksi dan kesejahteraan. Ketika media membingkainya dengan narasi “Poles-Poles Beras Busuk”, itu sama saja dengan menuduh bahwa apa yang dihasilkan oleh petani Indonesia adalah beras yang tidak layak untuk di konsumsi. Ini adalah penghinaan terhadap kerja keras seluruh petani Indonesia.


Kami sangat menghormati kebebasan pers. Pers adalah pilar keempat demokrasi yang wajib kita jaga. Namun, kebebasan pers bukanlah kebebasan absolut untuk menghakimi. Kebebasan pers harus diiringi dengan tanggung jawab, objektivitas, dan keberimbangan sesuai amanat Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).


Sebagaimana yang kami pahami dari fakta yang ada, pihak kementerian telah memberikan 13 poin jawaban dan konfirmasi kepada Tempo. Namun, fakta tersebut tampaknya tidak disajikan secara proporsional dalam laporan investigasi mereka. Jika ini benar, Tempo telah gagal memenuhi prinsip cover both sides secara adil.


Langkah Kementan menggunakan Gugatan Perdata adalah langkah yang sangat elegan. Ini bukan pembredelan pers, seperti yang dituduhkan sebagian pihak. Ini adalah upaya uji kebenaran (verifikasi) secara terbuka, sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh undang-undang.


Saat ini, sektor pertanian sedang berjuang keras di bawah ancaman krisis pangan global, dampak El Nino, serta krisis regenerasi petani. pemberitaan dengan narasi “Poles-Poles Beras Busuk” seperti ini sama saja ingin menghinakan hasil seluruh petani Indonesia dan mematahkan semangat 160 juta petani Indonesia, yang mana jika mereka ini dikorbankan efeknya adalah Regenerasi Petani yang akan semakin jauh dari harapan, jika itu terjadi maka Tempo sama saja ingin membunuh warisan nenek moyang kita, yang mana identitas Indonesia sebagai bangsa agraris hilang tak terdengar. Apa yang kami butuhkan adalah pemberitaan yang konstruktif dan optimisme, bukan narasi negatif yang justru mematahkan semangat juang petani dan menghilangkan minat anak muda untuk kembali menghidupkan lahan-lahan nenek moyang mereka.


GEMPITA berdiri bersama Kementan dalam memperjuangkan kebenaran, ini sebagai langkah menjaga warisan sejarah nenek moyang kita semua. Kami meminta Tempo untuk lebih bijak dan objektif. Jangan korbankan kehormatan jutaan petani Indonesia hanya demi sebuah sensasi jurnalistik.


Kami menuntut pers untuk kembali ke khittahnya: menjadi mitra kritis pembangunan, bukan menjadi “algojo” yang meruntuhkan moral bangsa, terutama moral para petani yang menjadi garda terdepan ketahanan pangan nasional.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Minggu Tenang Jelang Lebaran, Mentan Amran “Bikin Ribut”

Minggu Tenang Jelang Lebaran, Mentan Amran “Bikin Ribut”

Pilarpertanian – Di saat sebagian orang mulai memasuki suasana minggu tenang menjelang Idulfitri, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman justru ‘membuat ribut’. Bukan tanpa alasan, reaksi ini muncul saat Mentan Amran menemukan sawah serta alat dan mesin pertanian (alsintan) milik negara dalam kondisi memprihatinkan. Temuan ini mencuat saat Mentan Amran meninjau pertanaman padi untuk perbenihan […]

Wamentan Sudaryono: Pemerintah Siapkan Benih Gratis Hingga 1 Juta Hektare untuk Dukung Swasembada Jagung

Wamentan Sudaryono: Pemerintah Siapkan Benih Gratis Hingga 1 Juta Hektare untuk Dukung Swasembada Jagung

Pilarpertanian – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan pemerintah menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung nasional dan mendukung target swasembada jagung. Hal tersebut disampaikan Wamentan Sudaryono dalam kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026). […]

Dongkrak Produksi Padi Nasional, Kementan Lakukan Poligonisasi Padi Gogo di Sukabumi

Dongkrak Produksi Padi Nasional, Kementan Lakukan Poligonisasi Padi Gogo di Sukabumi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menggenjot produksi padi gogo tahun 2026 dengan target luas tanam nasional sebesar 320 ribu hektar guna terus meningkatkan produksi beras nasional. Karena itu, Kementan menerjunkan tim yang berkolaborasi dengan BPS dan pemerintah daerah ke Kabupaten Sukabumi untuk melakukan kegiatan percontohan poligonisasi lahan padi gogo guna mendapatkan data luas lahan […]

Prancis Apresiasi Capaian Ketahanan Pangan Indonesia, Siap Perkuat Kerja Sama Pertanian

Prancis Apresiasi Capaian Ketahanan Pangan Indonesia, Siap Perkuat Kerja Sama Pertanian

Pilarpertanian – Pemerintah Prancis memberikan apresiasi terhadap kemajuan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Apresiasi tersebut disampaikan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, saat bertemu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (10/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Penone menyampaikan selamat atas capaian Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan serta upaya pemerintah dalam […]

Kementan dan KAHMI Bahas Pengembangan Komoditas Bernilai Tinggi untuk Tingkatkan Pendapatan Petani

Kementan dan KAHMI Bahas Pengembangan Komoditas Bernilai Tinggi untuk Tingkatkan Pendapatan Petani

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) membahas pengembangan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa. Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Abdullah Puteh, menyampaikan bahwa pihaknya melihat sejumlah tantangan yang masih dihadapi petani di lapangan, mulai dari keterbatasan […]

Mentan Amran: Stok Beras Nasional Sangat Baik, Bulan Depan Tembus 5 Juta Ton

Mentan Amran: Stok Beras Nasional Sangat Baik, Bulan Depan Tembus 5 Juta Ton

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan ketersediaan stok pangan nasional dari 11 komoditas strategis, khususnya beras, berada dalam kondisi sangat baik. Saat ini, cadangan beras nasional telah mencapai sekitar 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dan diproyeksikan terus meningkat hingga mendekati 5 juta ton dalam waktu dekat. Capaian tersebut semakin memperkuat ketahanan […]

Kementan Gandeng Champion Cabai dan Bawang Merah, Hadirkan Harga Terjangkau Jelang Lebaran

Kementan Gandeng Champion Cabai dan Bawang Merah, Hadirkan Harga Terjangkau Jelang Lebaran

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah stabilisasi harga komoditas strategis dengan menghadirkan pasokan cabai dan bawang merah dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Menggandeng Asosiasi Champion Cabai Indonesia dan Champion Bawang Merah Indonesia, pemerintah kembali menyalurkan komoditas tersebut langsung kepada konsumen rumah tangga dengan harga di bawah harga pasar eceran Jakarta. Penyaluran perdana dilaksanakan […]

Mentan Amran Minta Jajaran Kementan Jaga Kekompakan Perkuat Pertanian Nasional

Mentan Amran Minta Jajaran Kementan Jaga Kekompakan Perkuat Pertanian Nasional

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pangan. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat rapat koordinasi sekaligus buka puasa bersama jajaran Kementerian Pertanian di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Menurut Mentan Amran, berbagai capaian sektor […]

Sinergi Kementan dan Polri Dongkrak Produksi Jagung, Impor Pakan Kini Nol Persen

Sinergi Kementan dan Polri Dongkrak Produksi Jagung, Impor Pakan Kini Nol Persen

Pilarpertanian – Sinergi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia berhasil mendorong peningkatan produksi jagung nasional. Dampak nyata dari kolaborasi tersebut terlihat dari peningkatan produksi jangung nasional sehingga Indonesia mampu mencukupi kebutuhan pakan ternak nasional dan menekan impor hingga nol persen. Produksi jagung pada 2026 diproyeksikan mencapai 18 juta ton pipilan kering, didukung […]