Komisi IV DPR RI Apresiasi Gerak Cepat Mentan Tanggap Bencana Sumatra
Rapat Kerja Antara Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR RI tentang Tanggap Bencana Sumatra.

Komisi IV DPR RI Apresiasi Gerak Cepat Mentan Tanggap Bencana Sumatra

Pilarpertanian - Komisi IV DPR RI mengapresiasi langkah cepat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Gerak cepat tersebut dinilai sangat membantu petani dan masyarakat yang terdampak banjir besar.


Apresiasi disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, atau akrab disapa Titiek Soeharto. Ia mengungkapkan terima kasih atas keterlibatan dan gotong royong semua pihak termasuk Mentan Amran dan jajaran Kementerian Pertanian.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan bantuan baik moril maupun materil. Terima kasih Menteri Pertanian, Menteri KKP, Menteri Kehutanan yang telah bergotong royong tanggap darurat bencana banjir,” kata Titiek dalam Raker Terkait Upaya Pemulihan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Pascabencana, Jakarta, Rabu (14/1/2026).


Selain itu, penghargaan juga disampaikan oleh T.A. Khalid, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra Dapil Aceh. Ia mengaku bangga melihat kehadiran negara melalui aksi nyata Kementan sejak masa tanggap darurat.



“Saya mengucapkan terima kasih kepada kementerian yang telah melakukan langkah-langkah saat banjir di saat masih darurat. Saya melihat ada pergerakan dari Kementerian Pertanian, ada bantuan darurat ke Aceh seperti yang disampaikan Menteri Amran. Begitu juga dengan Kementerian KKP dan Kementerian Kehutanan,” ucap Khalid.


Khalid memuji respons cepat Mentan Amran dan jajaran terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan pokok saat bencana. “Saya secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, saya tengah malam telepon keluarkan beras, silakan Bapak (Menteri) bilang, surat bisa (menyusul). Alhamdulillah bencana kami parah tapi kami stok bagus, itu terima kasih,” ungkapnya.


Senada, Rahmat Saleh, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS Dapil Sumatra Barat, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Menteri Pertanian dan aksi tanggap darurat yang dilakukan, termasuk penyaluran bantuan pangan.


“Apresiasi kami berikan kepada Menteri Pertanian, Menteri KKP, Menteri Kehutanan yang sudah turun langsung ke daerah bencana dan melakukan aksi-aksi tanggap darurat. Waktu itu Pak Menteri Pertanian lagi sakit ya tapi dengan pernyataan Bapak untuk membantu sekian ribu ton beras, minyak goreng, itu menjadi pengobat bagi masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Ilham Pangestu, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Golkar Dapil Aceh, mendukung penuh Mentan Amran yang mengusulkan penambahan anggaran untuk rehabilitasi sektor pertanian di wilayah terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya percepatan pemulihan pascabencana, mengingat kerusakan sawah akibat sedimentasi lumpur membutuhkan waktu lama untuk kembali produktif.


“Kita ingin cepat action pemulihan di Aceh dan bagaimana kita menerjemahkan cita-cita Bapak Presiden untuk swasembada. Penambahan anggaran seperti yang disampaikan Mentan kalau itu memang diperlukan untuk perekonomian, saya sangat setuju, yang penting actionnya kami tunggu,” jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Mentan Amran menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian telah mengirimkan bantuan nyata kepada masyarakat terdampak sejak masa tanggap darurat. Bantuan tersebut meliputi pengiriman bahan pangan pokok dari bantuan reguler dan nonreguler maupun bantuan dari Kementerian Peduli.


“Itu kami kirim semua bantuan, ada bantuan negara. Kami siapkan beras tiga kali lipat dari kebutuhan di tiga provinsi tersebut. Kemudian ada bantuan teman-teman Kementerian Pertanian dan mitra terhimpun bantuan Rp75 miliar,” ungkap Mentan Amran.


Selain itu, Mentan Amran juga menurunkan langsung tim di lokasi bencana untuk memperkuat koordinasi lapangan serta memastikan bantuan tersalurkan secara cepat. “Yang pertama, sejak terjadi bencana, itu tim kami paginya berada di lapangan, satu provinsi dua Eselon I sampai hari ini,” terangnya.


Tidak hanya itu, Mentan Amran juga memastikan jajarannya bergerak cepat untuk memulihkan sektor pertanian terdampak bencana di Sumatra. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,49 triliun dari APBN 2026 dan mengusulkan tambahan anggaran Rp5,1 triliun untuk mempercepat pemulihan di tiga provinsi terdampak.


Usulan tambahan anggaran Rp5,1 triliun tersebut akan difokuskan untuk rehabilitasi tambahan lahan sawah senilai Rp3,4 triliun, rehabilitasi kawasan perkebunan Rp456,4 miliar, bantuan benih hortikultura Rp19,1 miliar, pakan ternak Rp262,8 miliar, penyediaan sarana dan prasarana Rp674,7 miliar, serta rehabilitasi bangunan dan sarana penunjang lainnya sebesar Rp291 miliar.


“Kebutuhan ini berasal dari pemulihan sektor pertanian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang harus dilakukan secara menyeluruh di seluruh lokasi terdampak. Di sisi lain, program prioritas untuk menjaga pertanian berkelanjutan tetap harus berjalan. Kami memohon dukungan pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI untuk mendukung alokasi tambahan anggaran dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,” ucap Mentan Amran.(PW)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Potensi Kekeringan Menguat, Kementan Dorong Optimalisasi Pompa Air

Potensi Kekeringan Menguat, Kementan Dorong Optimalisasi Pompa Air

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kesiapan menghadapi potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan mulai berdampak pada April mendatang. Berbekal pengalaman menghadapi El Nino 2023, pemerintah memperkuat langkah mitigasi dengan menitikberatkan pada kecepatan intervensi, optimalisasi sarana prasarana, serta kesiapan petani dalam memanfaatkan bantuan yang telah disalurkan. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Andi Nur Alam […]

El Nino Datang, Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan

El Nino Datang, Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan

Pilarpertanian – Pemerintah memperketat pengawasan harga pangan di tengah potensi dampak El Nino serta gangguan pasokan global. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas strategis seperti kedelai. “Nanti kami kumpulkan para importir. Jangan menaikkan harga terlalu tinggi,” kata Menteri Amran sebelum mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo […]

Sentuhan Nyata untuk Rakyat Kecil: Mentan Amran Bantu Modal Rp20 Juta untuk Pedagang Kerupuk di Bone

Sentuhan Nyata untuk Rakyat Kecil: Mentan Amran Bantu Modal Rp20 Juta untuk Pedagang Kerupuk di Bone

Pilarpertanian – Kepedulian terhadap pelaku usaha kecil kembali ditunjukkan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menghadiri kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Jadi Bone ke-696 di Lapangan Merdeka Watampone, Minggu (5/4/2026). Di tengah ribuan masyarakat, Mentan Amran turun langsung menyapa warga dan mendengarkan berbagai cerita kehidupan mereka. Salah satu yang menarik perhatian adalah seorang […]

Kementan Perkuat Perbenihan Bawang Putih, DPR RI Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri

Kementan Perkuat Perbenihan Bawang Putih, DPR RI Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat sektor perbenihan bawang putih sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan menekan ketergantungan impor. Upaya ini mendapat dukungan dari Komisi IV DPR RI yang mendorong penguatan sektor hulu pertanian secara menyeluruh. Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto, menegaskan bahwa […]

Mentan Amran: Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah, Aman Hingga 11 Bulan ke Depan

Mentan Amran: Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah, Aman Hingga 11 Bulan ke Depan

Pilarpertanian – Di tengah kondisi global yang semakin tidak menentu, sejumlah negara kini menghadapi tekanan serius akibat keterbatasan produksi pangan domestik. Ketergantungan pada impor, gangguan rantai pasok, serta dampak konflik dan perubahan iklim membuat banyak negara kesulitan menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakatnya. Namun di tengah situasi tersebut, Indonesia justru berada pada posisi yang relatif kuat […]

ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

Pilarpertanian – Di balik deretan rumah yang berada dalam Komplek Perumahan Arya Green Residence, Tajur Halang, Kabupaten Bogor, tumbuh sebuah oase hijau yang menjadi simbol harapan baru bagi ketahanan pangan keluarga. Dikenal dengan nama MASJO HARMONY FARM, kawasan ini merupakan inisiatif kreatif dari pasangan suami istri, sama-sama sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertanian yakni […]

Hadapi El Nino, Kementan Dorong Petani Gunakan AUTP untuk Lindungi Produksi

Hadapi El Nino, Kementan Dorong Petani Gunakan AUTP untuk Lindungi Produksi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai langkah melindungi produksi di tengah potensi dampak El Nino yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan nasional tetap aman. “El Nino itu diperkirakan […]

Mentan Amran : Pangan Adalah Alat Pertahanan Negara, Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor

Mentan Amran : Pangan Adalah Alat Pertahanan Negara, Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pangan kini bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan instrumen strategis dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan negara. Di tengah ancaman krisis global, Indonesia dinilai semakin tangguh setelah berhasil meningkatkan produksi dan menekan ketergantungan impor pangan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Stadium General Pasis SeskoAU Angkatan ke-64 TP 2026 […]

Hilirisasi dan Kelembagaan Sudah Matang, 3 Komoditas Unggulan Kab. Lumajang Siap Sukseskan HDDAP

Hilirisasi dan Kelembagaan Sudah Matang, 3 Komoditas Unggulan Kab. Lumajang Siap Sukseskan HDDAP

Pilarpertanian – Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mewakili Bupati, membuka rangkaian kegiatan HDDAP dengan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan petani melalui pengembangan 1.000 hektare kawasan pertanian modern. Program ini diarahkan pada modernisasi pertanian, penguatan kelembagaan, serta membuka akses petani ke pasar yang lebih luas. Ia menyoroti bahwa selama ini dalam siklus pertanian, […]