Stok Beras RI Tembus 28 Juta Ton, Wamentan Sudaryono Kebut Tanam 750 Hektar Padi di Lamongan Hadapi El Nino
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Saat Meninjau Langsung Pelaksanaan Gerakan Tanam di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Jawa Timur.

Stok Beras RI Tembus 28 Juta Ton, Wamentan Sudaryono Kebut Tanam 750 Hektar Padi di Lamongan Hadapi El Nino

Pilarpertanian - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengakselerasi Gerakan Tanam (Gertam) padi seluas 750 hektar di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, sebagai upaya memperkuat produksi beras nasional dan menjaga momentum peningkatan luas tanam di salah satu lumbung pangan utama Indonesia.


Dalam upaya percepatan tersebut, Wamentan Sudaryono bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Tanam di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Sabtu (30/5/2026). Pada kesempatan itu, rombongan menyaksikan penanaman padi varietas Inpari 32 di lahan seluas 12 hektar yang menjadi bagian dari capaian tanam harian 750 hektar.


Selain melakukan penanaman bersama, Wamentan Sudaryono didampingi Kepala Bappenas dan Bupati Lamongan menyerahkan bantuan stimulan pertanian secara simbolis kepada perwakilan petani setempat guna mendukung peningkatan produktivitas. Bantuan yang disalurkan meliputi benih padi, benih jagung, hand tractor, dan rotavator.


Wamentan Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menegaskan bahwa peningkatan produksi pangan hanya dapat dicapai melalui peningkatan luas tanam. Karena itu, pemerintah terus memastikan seluruh kebutuhan petani terpenuhi, mulai dari air irigasi, benih, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian.



“Yang kita panen adalah hasil dari yang kita tanam. Kunci pertanian itu sederhana, kalau ingin panennya lebih banyak maka tanamnya harus lebih banyak. Karena itu pemerintah memastikan seluruh kebutuhan produksi dipenuhi agar petani bisa meningkatkan luas tanam dan produktivitasnya,” kata Wamentan Sudaryono.


Menurut Wamentan Sudaryono, Lamongan memiliki posisi penting dalam mendukung target produksi pangan nasional karena merupakan salah satu kabupaten dengan produktivitas pangan tertinggi di Jawa Timur. Berbagai indikator pertanian di wilayah tersebut juga menunjukkan tren positif, baik dari sisi produktivitas, luas panen, maupun hasil produksi.


Selain mendorong peningkatan produksi, Kementan juga memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi El Nino yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Wamentan memastikan kondisi cadangan pangan nasional saat ini berada dalam posisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


“Cadangan beras kita, baik yang tersimpan di Bulog, yang masih standing crop dan segera dipanen, maupun yang beredar di masyarakat, totalnya sekitar 28 juta ton. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama kurang lebih 11 bulan. Katakanlah El Nino berlangsung sampai enam bulan sekalipun, cadangan pangan kita masih cukup untuk menghadapi skenario yang paling berat,” ujarnya.


Menurut Wamentan Sudaryono, berdasarkan berbagai proyeksi, dampak El Nino diperkirakan paling kuat terjadi pada periode Juli hingga September dengan puncak pada Agustus. Namun pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan produksi pertanian tetap terjaga.


Selain menjaga kecukupan cadangan pangan, Kementan terus memperkuat infrastruktur air melalui revitalisasi jaringan irigasi, pembangunan dan perbaikan sarana pengairan, pengeboran air tanah, serta program pompanisasi di berbagai sentra produksi pangan. Sejak 2024, Kementan telah menyalurkan hampir 100 ribu unit pompa air ke berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman kekeringan dan perubahan iklim.


Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa berbagai program dan bantuan pemerintah telah memberikan dampak positif terhadap penguatan sektor pertanian di daerahnya. Salah satunya melalui kemudahan akses pupuk yang saat ini semakin mudah diperoleh petani.


“Alhamdulillah pupuk di Kabupaten Lamongan saat ini aman, tersedia dengan mudah dan harga yang terjangkau. Ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian di Lamongan,” ujar Yuhronur.


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga terus memperkuat kesiapan menghadapi perubahan iklim melalui optimalisasi jaringan irigasi, pemanfaatan pompanisasi, serta normalisasi saluran air guna menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.


“Kami akan memaksimalkan saluran irigasi yang ada, memanfaatkan bantuan pompa melalui irigasi perpompaan maupun perpipaan, serta terus melakukan perbaikan dan normalisasi jaringan irigasi. Di saat yang sama, kami juga terus mendorong penggunaan mekanisasi pertanian mulai dari penanaman, pemeliharaan hingga panen agar produktivitas semakin meningkat,” katanya.


Melalui percepatan tanam, penguatan sarana produksi, modernisasi pertanian, serta langkah mitigasi perubahan iklim, pemerintah optimistis target peningkatan produksi pangan nasional dapat tercapai sekaligus menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat di tengah berbagai tantangan global dan iklim.(ND)


Redaksi dan Informasi pemasangan iklan

Artikel Lainnya

Akselerasi Swasembada Berkelanjutan, Kementan Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pemuliaan Tanaman

Akselerasi Swasembada Berkelanjutan, Kementan Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pemuliaan Tanaman

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) terus berupaya meningkatkan inovasi dan daya saing pemuliaan tanaman sebagai salah satu faktor yang mengakselerasi tercapainya swasembada pangan berkelanjutan. Upaya yang dilakukan yakni meningkatkan mutu layanan permohonan Hak Perlidungan Varietas Tanaman (PVT) sehingga mendorong pengembangan dan penyediaan benih varietas unggul baru […]

HUT RI Ke-81, Kementan Beri Penghargaan bagi ASN dan Unit Kerja Berprestasi

HUT RI Ke-81, Kementan Beri Penghargaan bagi ASN dan Unit Kerja Berprestasi

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan Penghargaan Menteri Pertanian kepada aparatur sipil negara (ASN) dan unit kerja berprestasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai Upacara Bendera di Lapangan Upacara Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (17/8/2026). Penghargaan ini diberikan […]

Mentan Amran di Musda MUI Sulsel: Saatnya Kawal Indonesia Menuju Negara Superpower

Mentan Amran di Musda MUI Sulsel: Saatnya Kawal Indonesia Menuju Negara Superpower

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras menjadi bukti bahwa target besar bangsa dapat diwujudkan melalui kerja keras, keberanian mengambil keputusan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak para ulama untuk turut mengawal transformasi Indonesia menuju negara maju dan berdaulat. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran […]

Mentan Amran Entaskan Kemiskinan di Alor, Tiga Strategi dan Pengawalan Bantuan Pertanian Diperketat

Mentan Amran Entaskan Kemiskinan di Alor, Tiga Strategi dan Pengawalan Bantuan Pertanian Diperketat

Pilarpertanian – Pemerintah memperkuat langkah pengentasan kemiskinan di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui pembangunan sektor pertanian. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, penguatan pertanian di Alor tidak semata mengejar produksi, tetapi diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. “Tujuan utamanya pengatasan kemiskinan juga. Justru kemiskinan target kita,” tegas Mentan Amran dalam […]

Aspirasi Puncak Papua Direspons, Mentan Amran Siap Kirim Alsintan dan Bidik 500 Hektare Kopi

Aspirasi Puncak Papua Direspons, Mentan Amran Siap Kirim Alsintan dan Bidik 500 Hektare Kopi

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merespons langsung aspirasi Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dengan menyiapkan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani di 25 distrik. Tak hanya alsintan, Mentan Amran juga membuka pengembangan kopi Arabika secara bertahap hingga 500 hektare untuk memperkuat sumber ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan tersebut. Dukungan tersebut […]

Gerakan Tanam Serempak Perkuat Produksi Pangan dari Lahan Oplah dan CSR

Gerakan Tanam Serempak Perkuat Produksi Pangan dari Lahan Oplah dan CSR

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali melaksanakan Gerakan Tanam Serempak pada Jumat (21/8/2026) sebagai upaya meningkatkan indeks pertanaman (IP), memperluas areal tanam, dan memperkuat produksi pangan nasional. Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, dan dilaksanakan serempak di 25 provinsi pada lokasi Optimalisasi […]

Lepas Truk Bantuan Pangan di NTT, Mentan Amran: Ini Kemanusiaan, Harus Bergerak Cepat

Lepas Truk Bantuan Pangan di NTT, Mentan Amran: Ini Kemanusiaan, Harus Bergerak Cepat

Pilarpertanian – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas langsung truk-truk bantuan pangan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Labuan Bajo, Rabu (19/8). Membawa beras, minyak goreng, mi instan, gula, dan kebutuhan pangan lainnya, bantuan tersebut diperintahkan segera bergerak menuju titik-titik terdampak tanpa menunggu proses administrasi yang panjang. Bagi Mentan Amran, […]

Mentan Amran: Presiden Perintahkan Kirim Pompa, 200 Unit Langsung Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

Mentan Amran: Presiden Perintahkan Kirim Pompa, 200 Unit Langsung Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

Pilarpertanian – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, Kementan mengirim 200 unit pompa air ke empat provinsi di Kalimantan untuk mendukung upaya pemadaman. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan arahan Presiden Prabowo disampaikan pada malam hari dan langsung ditindaklanjuti Kementan pada keesokan […]

Adriano Mahasiswa Alor Ramaikan Karnaval Kementan, Serukan Pertanian Berdiri di Kaki Sendiri!

Adriano Mahasiswa Alor Ramaikan Karnaval Kementan, Serukan Pertanian Berdiri di Kaki Sendiri!

Pilarpertanian – Dari Alor, Nusa Tenggara Timur, ke tengah kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Jakarta. Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Alor yang sebelumnya mendapat perhatian setelah kisahnya sampai kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, kini ikut meramaikan kendaraan Karnaval Kementerian Pertanian (Kementan) dalam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas, Jakarta, Senin […]